Jambore Pemuda Subang 2026, Kepala Disparpora Nenden Setiawati Tekankan Empat Pesan Penting bagi Generasi Muda

SUBANG-Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Subang, Nenden Setiawati, menyampaikan empat pesan penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan era digital. Pesan tersebut disampaikan saat membuka Jambore Pemuda Subang 2026, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 itu berlangsung di Batalyon Infanteri 312/Kala Hitam, Kabupaten Subang, dengan melibatkan 100 peserta dari berbagai organisasi kepemudaan dan komunitas pemuda.
Dalam sambutannya, Nenden menegaskan peringatan Hari Sumpah Pemuda tidak boleh sekadar menjadi kegiatan seremonial. Momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan semangat kebangsaan, serta meningkatkan kesadaran generasi muda untuk mengambil peran dalam pembangunan bangsa.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital, persaingan dunia kerja, perubahan sosial, serta tuntutan kreativitas dan inovasi mengharuskan pemuda terus belajar, beradaptasi, dan meningkatkan kapasitas diri agar mampu menghadapi berbagai tantangan zaman.
“Pemuda tidak cukup hanya menjadi penonton perubahan. Pemuda harus mampu menjadi pelaku perubahan, penggerak kemajuan, dan bagian dari solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Nenden menjelaskan, Jambore Pemuda 2026 dirancang sebagai ruang pembelajaran, kolaborasi, sekaligus pengembangan karakter dan kepemimpinan generasi muda. Selama dua hari, peserta mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari pembekalan kepemimpinan, kepeloporan, kewirausahaan muda, partisipasi pemuda dalam pembangunan daerah, hingga Camping Ceria untuk memperkuat kebersamaan dan kerja sama.
Ia menyampaikan empat hal yang perlu menjadi bekal bagi generasi muda. Pertama, menjadi pemimpin yang berkarakter. Menurut Nenden, kepemimpinan tidak selalu dimulai dari jabatan atau kedudukan, melainkan dari kemampuan memimpin diri sendiri, menjaga integritas, bertanggung jawab atas pilihan, serta memberikan teladan yang baik bagi lingkungan sekitar.
Kedua, berani bertindak dan menjadi pelopor perubahan. Nenden mendorong pemuda agar tidak hanya menunggu kesempatan, tetapi berani mengambil inisiatif dan menghadirkan solusi atas persoalan di lingkungannya. Ia menilai gagasan dan kreativitas akan lebih bermakna apabila diwujudkan melalui tindakan nyata yang dilakukan secara konsisten.
Ketiga, membangun kewirausahaan dan kemandirian. Di tengah perkembangan teknologi digital, generasi muda diharapkan mampu membaca peluang, berinovasi, serta memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. Nenden berharap semakin banyak wirausaha muda tumbuh di Kabupaten Subang sehingga mampu membuka lapangan kerja dan turut menggerakkan perekonomian daerah.
Keempat, memperkuat persatuan dan kolaborasi. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan di tengah perbedaan latar belakang, pengalaman, maupun organisasi. Menurutnya, berbagai komunitas kepemudaan harus saling melengkapi dan bekerja sama demi kepentingan yang lebih besar, yakni kemajuan generasi muda dan Kabupaten Subang.
“Jadikan perbedaan itu sebagai kekuatan. Tinggalkan sekat-sekat organisasi ketika kita berbicara tentang kepentingan yang lebih besar, yaitu kemajuan pemuda dan masa depan Kabupaten Subang,” pesannya.
Nenden menambahkan, Kabupaten Subang memiliki potensi besar di berbagai sektor, mulai dari pertanian, pariwisata, ekonomi kreatif, kewirausahaan, hingga industri. Potensi tersebut membutuhkan dukungan generasi muda yang kreatif, terampil, mandiri, dan berdaya saing.
Ia berharap para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru selama jambore, tetapi juga memiliki komitmen untuk menerapkan ilmu yang didapat di organisasi, komunitas, sekolah, kampus, desa, maupun lingkungan masyarakat.
Melalui semangat “Pemuda Bergerak, Subang Ngabret”, Nenden mengajak generasi muda untuk tidak berhenti berbicara tentang perubahan, tetapi berani menciptakan peluang, mengembangkan inovasi, memperkuat solidaritas sosial, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Jambore Pemuda Kabupaten Subang 2026 diharapkan menjadi titik awal lahirnya generasi muda yang tangguh, mandiri, berkarakter, dan peduli terhadap masyarakat. Dengan bekal tersebut, pemuda Subang diharapkan siap menghadapi tantangan era digital sekaligus mengambil peran strategis dalam memajukan daerah.(znl/ysp)
