Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Jejak Sejarah Kecamatan Kasomalang Subang yang Punya Pesona Alam Terbaik

P
Paramitha AuliaEditor: Heru Ramdani
|12:15 WIB
Bagikan:
Jejak Sejarah Kecamatan Kasomalang Subang yang Punya Pesona Alam Terbaik
Jejak Sejarah Kecamatan Kasomalang Subang yang Punya Pesona Alam Terbaik (Image From: Subang.go.id/Edited by Canva)

PASUNDANEKSPRES.ID - Apa kamu adalah salah satu bagian dari Kecamatan Kasomalang? Nah, saatnya kamu tahu tentang sejarah Kecamatan Kasomalang Subang. 

Terletak di ketinggian sekitar 500 meter di atas permukaan laut, wilayah ini menawarkan udara yang sejuk, lanskap yang bergelombang, serta hamparan kebun yang seolah tidak ada habisnya. Suasananya khas pedesaan, tenang, dan jauh dari hiruk pikuk kota.

Kasomalang dikenal sebagai salah satu sentra perkebunan nanas dan teh di Kabupaten Subang. 

Bidang pertanian dan perkebunan masih menjadi denyut utama kehidupan masyarakat, sekaligus membuka peluang besar untuk pengembangan wisata alam. 

Jejak Sejarah Kecamatan Kasomalang Subang 

Perjalanan Kasomalang menjadi kecamatan tidak terjadi dalam semalam. Ada proses panjang yang mengiringinya, terutama sejak masa-masa awal berdirinya Kabupaten Subang. 

Awal Pembentukan Wilayah

Semuanya bermula dari Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1950, peraturan yang menjadi fondasi pembentukan kabupaten-kabupaten di Jawa Barat.

Di sinilah struktur pemerintahan Kabupaten Subang mulai ditetapkan, termasuk penyusunan kecamatan-kecamatan di bawahnya.

Dilansir dari csr.subang.go.id, selama Agresi Militer Belanda I, Residen Kosasih Purwanagara tetap memimpin perjuangan di Subang hingga akhirnya meninggalkan wilayah itu pada 26 Oktober 1947, disusul hilangnya kabar Residen Mukmin dari Purwakarta.

Kekosongan komando ini mendorong digelarnya rapat di Cimanggu pada 5 April 1948 yang menetapkan pembentukan Kabupaten Karawang Timur (mencakup Subang–Purwakarta) dan mengangkat Danta Gandawikarma sebagai bupati pertamanya.

Tanggal tersebut kemudian ditetapkan sebagai Hari Lahir Kabupaten Subang. Pemisahan resmi Subang dan Purwakarta sebagai dua kabupaten mandiri baru terjadi pada 29 Juni 1968 melalui UU No. 4/1968.

Dilansir dari Wikipedia, Kasomalang berada di bawah Kecamatan Jalancagak. Seiring bertambahnya jumlah penduduk dan semakin kompleksnya kebutuhan administratif, muncullah tuntutan untuk memperluas pelayanan pemerintahan. Akhirnya, pada 2007 Kasomalang resmi dimekarkan menjadi kecamatan tersendiri. 

Peta Wilayah Kecamatan Kasomalang

Kecamatan Kasomalang membawahi delapan desa, masing-masing memiliki karakter geografis dan potensi unggulan:

  • Bojongloa
  • Cimanglid
  • Kasomalang Kulon
  • Kasomalang Wetan
  • Pasanggrahan
  • Sindangsari
  • Sukamelang
  • Tenjolaya

Rute menuju Kasomalang kini lebih mudah dilewati dari arah Subang Kota, Jalancagak, maupun Ciater. Perbaikan jalan desa turut membantu mempercepat distribusi hasil pertanian.

Nah, itulah mengenai sejarah Kecamatan Kasomalang Subang yang mungkin belum kamu tahu. Semoga artikel ini dapat membantumu. 

(ipa)

Berita Terbaru

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle27 menit lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional32 menit lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle1 jam lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle1 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle2 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional2 jam lalu
Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Nasional2 jam lalu
Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Nasional2 jam lalu
DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

Headline2 jam lalu