Kaki Patah Akibat Kecelakaan, Ma Tayem Tetap Berjuang Mencari Nafkah, BAZNAS Subang Salurkan Bantuan

PASUNDANEKSPRES.ID - Kecelakaan yang dialami Ma Tayem pada April 2026 mengubah aktivitas sehari-hari nenek sekaligus buyut asal Dusun Krajan I, RT/RW 02/01, Desa Kediri, Kecamatan Binong, Kabupaten Subang.
Sebelum mengalami kecelakaan, Ma Tayem masih aktif berkeliling kampung untuk mencari rezeki. Ia membeli berbagai barang bekas atau rusak dari masyarakat, mulai dari uang rusak, emas yang patah atau rusak hingga barang lainnya yang masih memiliki nilai.
Namun, saat sedang menjalankan aktivitas mencari nafkah tersebut, Ma Tayem mengalami kecelakaan. Ia tertabrak sepeda motor hingga mengalami patah pada kaki kanannya.
Selain kaki yang patah, bagian wajah Ma Tayem juga mengalami benturan akibat kecelakaan tersebut. Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Kondisinya mengharuskan Ma Tayem menjalani operasi dan pemasangan pen pada kaki kanannya.
Meski telah menjalani operasi, perjuangan Ma Tayem belum selesai. Ia masih membutuhkan pemeriksaan dan kontrol secara berkala serta biaya pengobatan lanjutan.
Di tengah kondisi tersebut, Ma Tayem tetap berusaha menjalani kehidupan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi fisiknya yang belum sepenuhnya pulih tentu menjadi tantangan tersendiri bagi perempuan lanjut usia tersebut.
Melihat kondisi tersebut, pengajuan bantuan pembiayaan pengobatan disampaikan kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang.
Pada Jumat Berkah, (2/10/2026), jajaran BAZNAS Kabupaten Subang hadir bersilaturahmi sekaligus melakukan supervisi atas pengajuan bantuan biaya pengobatan Ma Tayem.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Subang juga menyalurkan bantuan biaya pengobatan untuk membantu kebutuhan perawatan Ma Tayem.
Bantuan diserahkan secara langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Subang Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Ust. T. Munandar Hilmi, S.Ag., bersama Kabag dan staf BAZNAS Kabupaten Subang.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Subang melalui Program Subang Cageur, khususnya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan dukungan biaya kesehatan.
Program tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dana Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) yang dititipkan masyarakat melalui BAZNAS untuk disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bagi Ma Tayem, bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban biaya pengobatan setelah kecelakaan yang dialaminya.
Terlebih, kebutuhan pemeriksaan dan kontrol pascaoperasi masih harus dijalani secara berkala. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena Ma Tayem sebelumnya mengandalkan aktivitas berkeliling kampung untuk mendapatkan penghasilan.
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Subang Dr. H. A. Sukandar, M.Ag., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini mempercayakan Zakat, Infak dan Sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Subang.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada Bupati Subang, ASN Kabupaten Subang, para pegawai dan karyawan perusahaan serta seluruh masyarakat Kabupaten Subang.
Menurut BAZNAS, dukungan para muzaki dan munfik menjadi bagian penting dalam keberlangsungan berbagai program sosial, termasuk bantuan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Apresiasi khusus juga diberikan kepada Direktur Utama, ASN dan seluruh pegawai RSUD Kabupaten Subang yang secara rutin menitipkan infaknya melalui program Berseri atau Berinfak Setiap Hari kepada BAZNAS Kabupaten Subang.
“Semoga setiap Zakat, Infak dan Sedekah yang dititipkan melalui BAZNAS menjadi amal ibadah yang diterima Allah SWT dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” demikian harapan BAZNAS Kabupaten Subang.
BAZNAS juga mendoakan seluruh muzaki, munfik dan mutashoddiq agar senantiasa diberikan keberkahan rezeki, kesehatan lahir dan batin serta dikabulkan segala doa dan harapannya.
Melalui Program Subang Cageur, BAZNAS Kabupaten Subang berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat dari dana ZIS bagi masyarakat Kabupaten Subang yang membutuhkan.
Karena itu, dukungan dari keluarga, masyarakat, pemerintah maupun lembaga sosial menjadi penting agar masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit tidak merasa berjuang sendirian.
Bantuan yang disalurkan BAZNAS diharapkan dapat menjadi bagian dari ikhtiar Ma Tayem untuk menjalani proses pemulihan setelah kecelakaan sekaligus menghadapi kebutuhan hidup sehari-hari.
BAZNAS Kabupaten Subang pun kembali mengajak masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian melalui Zakat, Infak dan Sedekah sehingga semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan manfaatnya.
BAZNAS Kabupaten Subang — Zakat Menguatkan Indonesia.(hdi)
