Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Karang Taruna Galakkan Pendidikan Mental bagi Generasi Muda di Subang Selatan

E
EgiEditor: Egi
|05:37 WIB
Bagikan:
Karang Taruna Galakkan Pendidikan Mental bagi Generasi Muda di Subang Selatan
Ketua Karang Taruna Kecamatan Kasomalang Agung Muhammad Anwar(Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Ketua Karang Taruna Kecamatan Kasomalang, Agung Muhammad Anwar menegaskan pentingnya penguatan pendidikan mental bagi generasi muda, khususnya di wilayah Subang Selatan.

Di tengah geliat pembangunan kawasan industri dan teknologi bertajuk Subang Smartpolitan, generasi muda dituntut untuk siap bersaing secara mental dan intelektual.

Namun, di balik semangat kemajuan tersebut, ada satu fondasi yang dinilai belum cukup kokoh: pendidikan mental.

Menurutnya, tantangan terbesar yang dihadapi generasi Z saat ini bukan sekadar kurangnya keterampilan teknis, tetapi lemahnya daya tahan mental menghadapi gempuran teknologi dan perubahan sosial yang sangat cepat.

"Hari ini yang paling utama adalah pendidikan mental. Ini harus benar-benar digalakkan dan jadi prioritas," ujar Agung saat ditemui pada kegiatan pembinaan pemuda di Kasomalang, Rabu (8/7/2025).

Agung menyoroti bagaimana revolusi digital telah membawa perubahan besar dalam kehidupan anak muda, dari pola komunikasi, akses informasi, hingga nilai-nilai hidup.

Gen Z, generasi yang lahir dan tumbuh bersama teknologi, kerap terjebak dalam dunia maya yang penuh distraksi, ekspektasi semu, dan tekanan sosial dari media sosial.

"Anak muda sekarang lebih mudah stres, mudah cemas, dan cenderung kehilangan arah karena hidup mereka sangat terikat dengan dunia digital. Kalau mental mereka tidak dibentuk dengan baik, akan sulit menghadapi tantangan era Subang Smartpolitan," tegasnya.

Sebagai bentuk konkret dari komitmen tersebut, Karang Taruna Kecamatan Kasomalang menggulirkan sejumlah program pendidikan karakter dan pembinaan mental. 

Program ini mencakup pelatihan kepemimpinan, kegiatan sosial berbasis komunitas, pembiasaan nilai-nilai religius, hingga kamp pelatihan mental untuk meningkatkan kepekaan sosial dan disiplin.

Menurut Agung, pembentukan sumber daya manusia (SDM) unggul di wilayah Subang tidak bisa hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur atau penyediaan lapangan kerja semata.

Dibutuhkan manusia-manusia tangguh, beretika, dan mampu beradaptasi dalam lingkungan yang dinamis dan kompetitif.

"Era Smartpolitan adalah era kompetisi global. Kalau mental pemudanya lemah, mudah menyerah, tidak punya semangat belajar dan tanggung jawab sosial, maka peluang yang besar ini bisa jadi bumerang," lanjutnya.

Agung juga mendorong agar semua pihak—baik pemerintah desa, sekolah, organisasi kepemudaan, hingga tokoh agama—turut mengambil peran aktif dalam membina generasi muda secara menyeluruh.

Ia meyakini bahwa pembinaan mental bukan tugas satu instansi atau lembaga saja, tapi kerja kolektif seluruh elemen masyarakat.

Selain pembinaan karakter, Karang Taruna Kecamatan Kasomalang juga mulai mengarahkan pemuda untuk melek digital secara sehat.

Dalam beberapa kegiatan pelatihan, mereka menyisipkan sesi edukasi tentang penggunaan media sosial yang bijak, literasi digital, dan pencegahan dampak negatif seperti kecanduan gawai, konten destruktif, dan disinformasi.

"Kita tidak bisa menolak teknologi. Tapi kita bisa membekali anak-anak muda kita dengan fondasi mental yang kuat agar mereka tidak tenggelam di dalamnya," tambah Agung.

Ia pun berharap pemerintah daerah Kabupaten Subang turut memberikan perhatian serius terhadap pembangunan karakter pemuda.

Menurutnya, investasi terbesar dari pembangunan Smartpolitan bukan hanya jalan tol, pabrik, atau teknologi, melainkan generasi muda yang kuat secara mental dan siap membawa kemajuan itu ke arah yang benar.

"Kalau mental generasi mudanya kuat, maka apapun tantangan di masa depan, mereka akan siap. Kita ingin anak-anak Kasomalang, dan Subang secara umum, bukan hanya jadi penonton di tengah geliat industri, tapi jadi pelaku utama yang membangun Subang dari dalam," pungkasnya.(hdi/sep)

Berita Terbaru

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline18 menit lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga36 menit lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline55 menit lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle1 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle2 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle3 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat4 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline4 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional11 jam lalu