Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

KDM Ingatkan Masyarakat Perkuat Kepedulian Sosial

Z
Zaenal AbidinEditor: Asep
|19:40 WIB
Bagikan:
KDM Ingatkan Masyarakat Perkuat Kepedulian Sosial
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM mengingatkan masyarakat untuk kembali memperkuat kepedulian sosial serta mengaktifkan aturan wajib lapor bagi penghuni baru di lingkungan tempat tinggal.(Zaenal Abidin/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Menyusul kasus penculikan dan penganiayaan tragis yang terjadi di Bandung, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM mengingatkan masyarakat untuk kembali memperkuat kepedulian sosial serta mengaktifkan aturan wajib lapor bagi penghuni baru di lingkungan tempat tinggal.

KDM menilai, kejadian kekerasan yang dilakukan oleh pelaku bernama Taufik Hidayat terhadap kekasihnya menjadi gambaran masih lemahnya pengawasan lingkungan. 

Menurutnya, kasus tersebut dapat terjadi salah satunya akibat menurunnya kepekaan sosial warga terhadap kondisi di sekitar tempat tinggal. 

"Problem kita adalah sikap acuh. Lingkungan sudah mulai kehilangan kepedulian, sementara aparat lingkungan semakin tidak peka. Kasus ini menjadi cermin bahwa lingkungan harus kembali peduli," ujar KDM.

Untuk mencegah kejadian serupa terulang, KDM meminta peran Ketua RT, RW, kelurahan, hingga pemilik rumah kos diperkuat. Pendataan warga pendatang dinilai menjadi langkah penting sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia menegaskan, aturan lama mengenai kewajiban melapor bagi tamu atau penghuni baru yang tinggal lebih dari 1×24 jam perlu kembali diterapkan secara konsisten. 

Menurutnya, pendataan tersebut bukan hanya persoalan administrasi, tetapi bagian dari sistem perlindungan sosial di lingkungan.

KDM Mendorong Pemanfaatan Teknologi

KDM juga mendorong pemanfaatan teknologi sederhana dalam proses pendataan.

Pemilik kos dapat melakukan pelaporan dengan mengirimkan identitas penghuni kepada pihak lingkungan agar keberadaan warga pendatang lebih mudah dipantau. 

"Lurah, RT, dan RW sudah memiliki handphone. Pemilik kos cukup memotret penghuni, melaporkan data dan identitasnya sebagai warga pendatang sementara. Jika terjadi persoalan, proses identifikasi bisa dilakukan lebih cepat," jelasnya kepada Pasundan Ekspres.

Selain pengawasan lingkungan, KDM mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam menjaga anggota keluarganya, terutama anak-anak yang berada jauh dari rumah. Menurutnya, orang tua harus tetap memberikan perhatian dan pengawasan agar anak tidak menjadi korban maupun terlibat dalam tindakan kriminal.

Terkait kasus penganiayaan di Bandung, KDM menilai tindakan pelaku telah melampaui batas kemanusiaan dan layak mendapatkan hukuman maksimal. Namun, ia menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum serta majelis hakim.

Melalui kejadian tersebut, KDM berharap masyarakat Jawa Barat dapat kembali membangun budaya saling peduli antarwarga. Lingkungan yang aktif berkomunikasi dan saling mengawasi dinilai menjadi salah satu kunci mencegah potensi tindak kejahatan. 

"Dengan penguatan sistem pendataan warga, sinergi antara masyarakat dan aparat lingkungan diharapkan mampu menciptakan suasana yang lebih aman, tertib, serta memberikan rasa nyaman bagi seluruh warga," pungkasnya.(znl/sep)

Berita Terbaru

Subang Masuk 4 Besar Daerah dengan Tambang Ilegal Terbanyak di Jabar, Ini Jumlahnya

Subang Masuk 4 Besar Daerah dengan Tambang Ilegal Terbanyak di Jabar, Ini Jumlahnya

Subang19 menit lalu
Uu Soroti Penurunan Perolehan Suara PPP di Subang, Minta Kader Menangkan Lima Kursi DPRD

Uu Soroti Penurunan Perolehan Suara PPP di Subang, Minta Kader Menangkan Lima Kursi DPRD

Headline41 menit lalu
Rekomendasi Villa untuk Gathering di Subang yang Pas Buat Acara Rame-rame

Rekomendasi Villa untuk Gathering di Subang yang Pas Buat Acara Rame-rame

Lifestyle1 jam lalu
Apa Itu Eskul Korp Kadet di SMA? Ini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya

Apa Itu Eskul Korp Kadet di SMA? Ini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bagaimana Cara Melamar Di Kawasan Industri Subang Terbaru 2026, Lengkap dengan Jalur Resmi

Bagaimana Cara Melamar Di Kawasan Industri Subang Terbaru 2026, Lengkap dengan Jalur Resmi

Subang3 jam lalu
Belum Dieksekusi, Silfester Matutina Malah Sempat Jadi Komisaris BUMN, Cuma 5 Hari Menjabat

Belum Dieksekusi, Silfester Matutina Malah Sempat Jadi Komisaris BUMN, Cuma 5 Hari Menjabat

Nasional4 jam lalu
Kawasan Industri Subang Makin Ramai, Hotel dan Penginapan Bakal Ketiban Berkah

Kawasan Industri Subang Makin Ramai, Hotel dan Penginapan Bakal Ketiban Berkah

Subang5 jam lalu
Tiga Calon Sekda Subang Jalani Cek Kesehatan di RSUD Ciereng

Tiga Calon Sekda Subang Jalani Cek Kesehatan di RSUD Ciereng

Headline6 jam lalu
Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Terungkap

Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Terungkap

Nasional6 jam lalu
Rekomendasi Tempat Ngopi untuk Meeting di Subang Paling Nyaman, Cek di Sini!

Rekomendasi Tempat Ngopi untuk Meeting di Subang Paling Nyaman, Cek di Sini!

Lifestyle7 jam lalu