Kisruh Menu MBG di Subang, SPPG Sindangsari 1 Beri Penjelasan

PASUNDANEKSPRES.ID - Kegaduhan terkait menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kasomalang mereda setelah SPPG Sindangsari 01 memberikan klarifikasi terbuka kepada orang tua murid dan masyarakat.
Asisten Lapangan (Aslap) SPPG Sindangsari 01, Tafta Zani, menjelaskan polemik muncul karena sebagian orang tua murid membandingkan menu MBG dari dapur Sindangsari 01 dengan dapur lain yang menerapkan sistem menu mingguan.
“Menu yang dipermasalahkan sebenarnya adalah menu satu hari distribusi. Terjadi salah persepsi karena dibandingkan dengan dapur lain yang menyusun menu untuk satu minggu,” ujar Tafta Zani.
Menanggapi situasi tersebut, SPPG Sindangsari 01 melakukan koordinasi dan klarifikasi secara terbuka dengan melibatkan aktivis mahasiswa, tokoh masyarakat, perwakilan komite sekolah, Karang Taruna kecamatan, serta insan media.
Dalam forum tersebut, Tafta Zani memaparkan secara rinci mekanisme penyusunan menu MBG yang diterapkan dapur Sindangsari 01. Setelah penjelasan disampaikan, para pihak yang hadir memahami duduk persoalan dan memastikan tidak ada pelanggaran dalam pelaksanaan program.
Tafta menegaskan menu MBG yang dibagikan telah sesuai dengan petunjuk teknis dan standar gizi yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).
“Semua menu sudah sesuai juknis dan aturan dari BGN. Tidak ada pengurangan porsi maupun kualitas gizi,” tegasnya.
Ia juga menekankan komitmen SPPG Sindangsari 01 untuk bersikap transparan dan terbuka terhadap kritik maupun masukan dari guru, orang tua murid, dan masyarakat.
“Sebelum pendistribusian, menu selalu kami konfirmasikan dan umumkan kepada pihak sekolah,” pungkasnya.(hdi/ded)
