Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pengamat Ekonomi: Percepatan Realisasi APBD Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

E
EgiEditor: Egi
|19:38 WIB
Bagikan:
Pengamat Ekonomi: Percepatan Realisasi APBD Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Pengamat Ekonomi STIESA Dr Gugyh Susandy SE MSI CBM menjelaskan betapa pentingnya mendorong percepatan realisasi APBD untuk pertumbuhan ekonomi daerah.(Muhammad Faishal/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Pengamat Ekonomi STIESA Dr Gugyh Susandy SE MSI CBM menjelaskan betapa pentingnya mendorong percepatan realisasi APBD untuk pertumbuhan ekonomi daerah.

Dia menjelaskan terlebih dahulu bagaimana pendapatan nasional dan pertumbuhan ekonomi memiliki hubungan yang erat. 

Ia mengatakan, peningkatan pendapatan nasional dapat menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang positif. 

"Ketika pendapatan nasional meningkat, itu berarti bahwa produksi barang dan jasa di dalam negeri juga meningkat," ucapnya. 

Selain itu, pendapatan nasional juga sering digunakan sebagai indikator untuk mengukur pertumbuhan ekonomi suatu negara. 

"Peningkatan pendapatan nasional yang stabil dapat menunjukkan bahwa ekonomi suatu negara sedang tumbuh," ucapnya. 

Gugyh bilang, dalam analisis ekonomi, pendapatan nasional dan pertumbuhan ekonomi seringkali digunakan bersama-sama untuk memahami kondisi ekonomi suatu negara dan membuat kebijakan ekonomi yang tepat. 

Dalam konteks ekonomi daerah, pengeluaran pemerintah yang dimaksud adalah realisasi belanja APBD. Hal tersebut memiliki peran nyata dalam meningkatkan pendapatan nasional dan pertumbuhan ekonomi. 

"Belanja APBD Subang sebesar Rp3 triliun, dan PDRB tahun 2023 berdasarkan harga konstan sebesar Rp31 triliun, maka kontribusi belanja APBD terhadap PDRB sebesar 10 persen. Meskipun angka tersebut tidak besar namun acapkali realisasi belanja APBD ini menjadi triger atau pemicu awal kegiatan ekonomi rumah tangga dan sektor lainnya sehingga perannya menjadi besar bagi pendapatan dan pertumbuhan ekonomi di Subang," ucapnya. 

Dia menyebut, realisasi belanja APBD dapat didorong apabila aliran pendapatan berlangsung lancar sesuai target baik pendapatan transfer pusat dan pendapatan asli daerah. 

Disamping itu, proses penyerapan anggaran oleh organisasi perangkat daerah (OPD) juga harus dilakukan dengan tata kelola yang profesional dan akuntabel sejak perencanaan sampai kepada tahapan pengadaan barang jasa serta pencairan belanja. 

"Jika dapat fokus kepada dua hal ini, maka cukup untuk mendongkrak efektivitas realisasi APBD," ucapnya.(fsh/ysp)

Berita Terbaru

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

Nasional15 menit lalu
Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Lifestyle26 menit lalu
Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Headline59 menit lalu
Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle2 jam lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle2 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional3 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional3 jam lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle3 jam lalu
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional3 jam lalu