Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Perdana, PT Meiloon Technology Indonesia Latih Warga Gembor dan Sembung Bahasa Mandarin dan Instrumentasi Kontrol

H
Hadi MartadinataEditor: Yusup Suparman
|09:45 WIB
Bagikan:
Perdana, PT Meiloon Technology Indonesia Latih Warga Gembor dan Sembung Bahasa Mandarin dan Instrumentasi Kontrol

SUBANG- Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di tengah berkembangnya kawasan industri terus dilakukan melalui kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. Salah satunya melalui program pelatihan bahasa Mandarin dan instrumentasi kontrol yang melibatkan warga Desa Gembor dan Desa Sembung.

Program yang difasilitasi Balai Latihan Kerja (BLK) CPES Bekasi tersebut menjadi salah satu langkah untuk membekali masyarakat dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Sebanyak 32 peserta mengikuti pelatihan, masing-masing 16 orang pada program bahasa Mandarin dan 16 orang pada program instrumentasi kontrol.

HRD Manager PT Meiloon PT Meiloon Technology Indonesia, Reza, mengatakan program tersebut berangkat dari pentingnya peningkatan kapasitas masyarakat di sekitar kawasan industri. Menurutnya, keberadaan industri idealnya tidak hanya mendorong pertumbuhan usaha, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat setempat untuk meningkatkan kompetensi.

“Kalau SDM-nya berkembang, perusahaan berkembang, pemerintah juga berkembang, dan ekonomi masyarakat ikut tumbuh,” ujar Reza saat diwawancara pada Senin (2/11/2026). 

Ia menilai pendidikan dan pelatihan memiliki dampak berantai terhadap kehidupan masyarakat. Peningkatan keterampilan dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi warga untuk memasuki dunia kerja, sekaligus mendukung perkembangan ekonomi di wilayah tempat industri beroperasi.

Pelatihan bahasa Mandarin dipilih untuk menambah kemampuan komunikasi peserta, sedangkan instrumentasi kontrol diarahkan pada pengenalan keterampilan teknis. Kedua bidang tersebut diharapkan dapat menjadi bekal tambahan bagi peserta ketika menghadapi persaingan kerja.

Di tengah perkembangan industri, kemampuan calon tenaga kerja tidak hanya diukur dari ijazah atau pengalaman. Keterampilan praktis, kemampuan beradaptasi, etos kerja, serta komunikasi juga menjadi faktor yang dapat mendukung kesiapan seseorang dalam bekerja.

Reza menjelaskan, perusahaan tidak selalu mensyaratkan penguasaan teknis tingkat tinggi untuk setiap posisi. Kemampuan dasar seperti berhitung, kemauan belajar, kedisiplinan, serta kemampuan beradaptasi juga menjadi hal penting. Adapun keterampilan teknis dapat terus dikembangkan melalui proses pembelajaran dan praktik.

“Yang penting ada kemauan untuk belajar dan diberikan kesempatan untuk berlatih. Pengetahuan teknis bisa dipelajari secara bertahap,” jelasnya.

Menurutnya, pembelajaran bahasa pun tidak cukup hanya mengandalkan teori. Peserta perlu membiasakan diri untuk berbicara dan mempraktikkan bahasa yang dipelajari agar kemampuan komunikasinya berkembang secara bertahap.

Melalui pelatihan tersebut, peserta diharapkan memperoleh nilai tambah yang dapat dimanfaatkan ketika melamar pekerjaan, baik di PT Meiloon maupun di perusahaan lain yang membutuhkan kompetensi serupa.

Meski demikian, Reza menegaskan bahwa keikutsertaan dalam program pelatihan tidak otomatis menjamin peserta diterima bekerja di perusahaan. Apabila terdapat lowongan yang sesuai, peserta tetap harus mengikuti proses seleksi berdasarkan kebutuhan dan ketentuan rekrutmen yang berlaku.

Karena itu, pelatihan ini lebih tepat dipandang sebagai upaya mempersiapkan tenaga kerja agar memiliki bekal keterampilan yang lebih baik. Peluang kerja tetap bergantung pada ketersediaan posisi, kesesuaian kompetensi, serta hasil seleksi masing-masing peserta.

Keterlibatan warga dari Desa Gembor dan Desa Sembung juga menjadi bagian penting dalam upaya mendekatkan program peningkatan keterampilan kepada masyarakat di sekitar kawasan industri. 

Pengamat sosial sekaligus Direktur PT KMK, Megi Akbar Setiawan, turut menyoroti pentingnya pengembangan keterampilan vokasi bagi masyarakat. Ia menilai peningkatan kemampuan tenaga kerja menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan agar masyarakat lebih siap menghadapi kebutuhan dunia industri.

“Ini untuk meningkatkan vokasi dan meningkatkan keterampilan,” ujarnya.

Penguatan pelatihan vokasi dinilai perlu berjalan beriringan dengan kebutuhan industri dan kondisi masyarakat. Dengan begitu, program pelatihan tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesiapan tenaga kerja lokal.

Di sisi lain, keberhasilan program semacam ini juga membutuhkan kesinambungan. Materi pelatihan perlu relevan dengan kebutuhan pekerjaan, sementara peserta perlu mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan keterampilan yang telah dipelajari.

Kolaborasi antara perusahaan, lembaga pelatihan, pemerintah, dan masyarakat diharapkan dapat memperluas akses peningkatan kompetensi bagi warga.(adv/hdi/ysp) 

HADI MARTADINATA/PASUNDAN EKSPRES
PELATIHAN: Sebanyak 32 peserta mengikuti pelatihan, masing-masing 16 orang pada program bahasa Mandarin dan 16 orang pada program instrumentasi kontrol.

Berita Terbaru

KAI Terapkan Jadwal Baru, Gapeka 2026 Resmi Berlaku dan Tiket Desember Sudah Tersedia

KAI Terapkan Jadwal Baru, Gapeka 2026 Resmi Berlaku dan Tiket Desember Sudah Tersedia

Nasional1 jam lalu
Transfer Bank Bakal Kena Pajak Digital Mulai 9 November, Ini Kata DJP

Transfer Bank Bakal Kena Pajak Digital Mulai 9 November, Ini Kata DJP

Nasional1 jam lalu
Dari Kepedulian Menjadi Kebahagiaan, Kapolres Subang Wujudkan Impian Mak Datem Miliki Rumah Layak Huni

Dari Kepedulian Menjadi Kebahagiaan, Kapolres Subang Wujudkan Impian Mak Datem Miliki Rumah Layak Huni

Subang1 jam lalu
Persib Bandung Fokus Hadapi Melbourne Victory di ACL Two 2026/2027

Persib Bandung Fokus Hadapi Melbourne Victory di ACL Two 2026/2027

Olahraga1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Polres Subang Kerahkan 675 Personel Amankan Pilkades Serentak di 165 Desa

Polres Subang Kerahkan 675 Personel Amankan Pilkades Serentak di 165 Desa

Subang1 jam lalu
Kebakaran Hutan dan Lahan Kepung Papua, Warga Wamena Berjuang Cegah Api Merembet ke Permukiman

Kebakaran Hutan dan Lahan Kepung Papua, Warga Wamena Berjuang Cegah Api Merembet ke Permukiman

Nasional1 jam lalu
Tokoh Masyarakat Genteng Dukung Ibnu Al Mahdi di Pilkades Patimban

Tokoh Masyarakat Genteng Dukung Ibnu Al Mahdi di Pilkades Patimban

Subang2 jam lalu
Perdana, PT Meiloon Technology Indonesia Latih Warga Gembor dan Sembung Bahasa Mandarin dan Instrumentasi Kontrol

Perdana, PT Meiloon Technology Indonesia Latih Warga Gembor dan Sembung Bahasa Mandarin dan Instrumentasi Kontrol

Subang2 jam lalu
Puting Beliung Sagalaherang Subang Terjang Permukiman, Pohon Tumbang Tutup Jalan Utama

Puting Beliung Sagalaherang Subang Terjang Permukiman, Pohon Tumbang Tutup Jalan Utama

Subang2 jam lalu
26 Tahun Bertahan di Rumah Tak Layak, Potret Perjuangan Keluarga Encep yang Kini Dapat Bantuan

26 Tahun Bertahan di Rumah Tak Layak, Potret Perjuangan Keluarga Encep yang Kini Dapat Bantuan

Headline2 jam lalu