Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Alami Fluktuasi, DKUPP Terus Pantau Harga Bahan Pokok

Z
Zaenal AbidinEditor: Asep
|19:40 WIB
Bagikan:
Alami Fluktuasi, DKUPP Terus Pantau Harga Bahan Pokok
Sejumlah harga bahan pokok di Kabupaten Subang mengalami perubahan berdasarkan hasil pemantauan Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Subang, Senin (2/11/2026).(Zaenal Abidin/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Sejumlah harga bahan pokok di Kabupaten Subang mengalami fluktuasi. Hal itu berdasarkan hasil pemantauan Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Subang, Senin (2/11/2026).

 Kenaikan terjadi pada sejumlah komoditas cabai, bawang merah, serta beberapa jenis sayuran dan buah-buahan. Berdasarkan daftar harga rata-rata bahan pokok DKUPP Subang, komoditas cabai menjadi salah satu yang mengalami kenaikan cukup menonjol. Cabai merah keriting naik dari sebelumnya Rp55.000 menjadi Rp60.000 per kilogram atau bertambah Rp5.000.

Sementara itu, cabai merah besar mengalami kenaikan dari Rp28.000 menjadi Rp30.000 per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada cabai rawit hijau yang semula Rp55.000 menjadi Rp60.000 per kilogram, serta cabai rawit merah dari Rp53.000 menjadi Rp60.000 per kilogram.

Selain cabai, harga bawang merah turut mengalami kenaikan dari Rp28.000 menjadi Rp30.000 per kilogram. Kenaikan tersebut menunjukkan adanya perubahan harga pada sejumlah komoditas yang banyak dibutuhkan masyarakat.

Kenaikan juga terjadi pada komoditas sayuran. Harga kol naik dari Rp8.000 menjadi Rp9.000 per kilogram, sedangkan buncis mengalami kenaikan dari Rp16.000 menjadi Rp20.000 per kilogram atau bertambah Rp4.000.

Komoditas lainnya yang mengalami kenaikan adalah ketimun. Harga sebelumnya Rp10.000 kini menjadi Rp12.000 per kilogram. Sementara itu, tomat merah super naik dari Rp8.000 menjadi Rp10.000 per kilogram.

Untuk komoditas buah-buahan, harga jeruk mengalami kenaikan dari Rp18.000 menjadi Rp19.000 per kilogram. Dengan demikian, kenaikan harga tidak hanya terjadi pada kelompok cabai dan sayuran, tetapi juga pada sejumlah komoditas lainnya.

Di sisi lain, beberapa bahan pokok justru mengalami penurunan harga. Sawi hijau turun dari Rp10.000 menjadi Rp8.000 per kilogram, sedangkan kentang mengalami penurunan dari Rp16.000 menjadi Rp15.000 per kilogram.

Penurunan juga terjadi pada komoditas kacang-kacangan. Harga kacang kedelai turun dari Rp15.000 menjadi Rp14.000 per kilogram. Sementara itu, kacang tanah mengalami penurunan dari Rp42.000 menjadi Rp9.000 per kilogram berdasarkan data pemantauan DKUPP.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan DKUPP Kabupaten Subang, Moch Irwan Ahadiat, SE, M.Si., mengatakan perubahan harga sejumlah komoditas dipengaruhi oleh faktor distribusi dan kondisi pasokan di pasaran. 

"Memang ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, terutama cabai dan sejumlah sayuran. Namun, berdasarkan hasil pemantauan kami, pasokan bahan pokok di pasaran masih dalam kondisi aman dan kondusif," ungkapnya.

DKUPP Melakukan Pemantauan Harga

Ia menambahkan, DKUPP terus melakukan pemantauan harga bahan pokok di pasar tradisional untuk mengetahui perkembangan harga sekaligus memastikan ketersediaan barang kebutuhan masyarakat tetap terjaga. 

"Maka langkah tersebut dilakukan agar perubahan harga dapat terpantau dan kondisi perdagangan di Kabupaten Subang tetap terkendali," pungkasnya.(znl/sep)

Berita Terbaru

Menteri Sugiono dan Wihaji Turun ke Subang, Perkuat Peran Kader TPK Cegah Stunting

Menteri Sugiono dan Wihaji Turun ke Subang, Perkuat Peran Kader TPK Cegah Stunting

Headline42 menit lalu
Alami Fluktuasi, DKUPP Terus Pantau Harga Bahan Pokok

Alami Fluktuasi, DKUPP Terus Pantau Harga Bahan Pokok

Subang52 menit lalu
Ahli Waris Zaenal, Awak Kapal KM Virgo Terima Rp1,03 M

Ahli Waris Zaenal, Awak Kapal KM Virgo Terima Rp1,03 M

Karawang1 jam lalu
Pengabdian Masyarakat, Cakrawala Indonesia Bangkit UPI Dorong Potensi Desa Wisata Cibeusi

Pengabdian Masyarakat, Cakrawala Indonesia Bangkit UPI Dorong Potensi Desa Wisata Cibeusi

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Tiga Siswi SMP IT Al-Majid Tembus Tahap Nasional EMC 2026, Uji Kemampuan Logika hingga Pemecahan Masalah

Tiga Siswi SMP IT Al-Majid Tembus Tahap Nasional EMC 2026, Uji Kemampuan Logika hingga Pemecahan Masalah

Subang1 jam lalu
Usia Jalan Mulus, Dinas PUPR Pastikan Perbaikan Jalan jadi Prioritas

Usia Jalan Mulus, Dinas PUPR Pastikan Perbaikan Jalan jadi Prioritas

Subang1 jam lalu
Pimpin Gladi Kesiapsiagaan, Sekda Purwakarta Siaga Hadapi Potensi Bencana

Pimpin Gladi Kesiapsiagaan, Sekda Purwakarta Siaga Hadapi Potensi Bencana

Purwakarta1 jam lalu
1.500 Unit Hunian Warisan Bangsa  Purwakarta Mulai Serah Terima

1.500 Unit Hunian Warisan Bangsa Purwakarta Mulai Serah Terima

Purwakarta1 jam lalu
Industri Hotel di Purwakarta Lesu, Pengamat Sebut Tak Bisa Andalkan Mekanisme Pasar

Industri Hotel di Purwakarta Lesu, Pengamat Sebut Tak Bisa Andalkan Mekanisme Pasar

Purwakarta1 jam lalu
OMOWAY “LIGHT UP INDONESIA” Hadir di Bandung, Satukan OMO-Riders untuk Menjelajahi Masa Depan Mobilitas Pintar

OMOWAY “LIGHT UP INDONESIA” Hadir di Bandung, Satukan OMO-Riders untuk Menjelajahi Masa Depan Mobilitas Pintar

Jawa Barat2 jam lalu