Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Perumda Tirta Rangga Subang Resmikan Kantor Pemasaran AMDK, Siap Perluas Pasar Air Kemasan

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|16:38 WIB
Bagikan:
Perumda Tirta Rangga Subang Resmikan Kantor Pemasaran AMDK, Siap Perluas Pasar Air Kemasan
Jajaran Direksi dan Pegawai Perumda Tirta Rangga Subang saat memperkenalkan produk Air Minum Dalam Kemasan bermerek TRS Water.

SUBANG – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Rangga Subang menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan usaha Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dengan meresmikan kantor pemasaran khusus yang terpisah dari kantor pusat.

Kantor tersebut berlokasi di Jalan Perumnas Subang dan diresmikan pada Selasa (24/6/2025).

Direktur Utama Perumda Tirta Rangga Subang, Lukman Nurahakim, menyampaikan bahwa kehadiran kantor pemasaran ini merupakan bukti keseriusan perusahaan dalam memperkuat divisi AMDK secara mandiri.

"Kami kini memiliki kantor pemasaran khusus untuk AMDK. Ini menandakan komitmen perusahaan dalam membentuk tim tersendiri yang fokus pada pengembangan bisnis air kemasan," ujar Lukman.

Lukman menjelaskan, tim AMDK dibentuk secara terpisah dari unit layanan air bersih yang selama ini menjadi fokus utama PDAM. Tim ini akan bertanggung jawab penuh dalam hal pemasaran, penjualan, hingga manajemen produksi AMDK, tanpa terlibat dalam kegiatan penyediaan air bersih.

Ke depan, struktur organisasi unit AMDK akan diperkuat dengan pembentukan jabatan setingkat manajer khusus.

Bahkan, tidak menutup kemungkinan Perumda Tirta Rangga akan membentuk anak perusahaan tersendiri jika bisnis AMDK ini terus berkembang.

"Pemerintah tentu akan menilai keseriusan kami. Jika usaha ini berkembang pesat, pembentukan anak perusahaan khusus AMDK sangat mungkin dilakukan. Namun semua itu bergantung pada kesinambungan bisnis dan dukungan pemerintah," jelas Lukman.

Saat ini, Perumda Tirta Rangga Subang telah mengantongi izin edar untuk berbagai varian AMDK, mulai dari kemasan cup, galon, hingga botol ukuran 330 ml dan 600 ml.

Untuk varian galon, produksi telah berjalan dalam skala terbatas dan digunakan untuk kebutuhan internal perusahaan. Sementara untuk kemasan cup dan botol, sudah dipasarkan ke masyarakat dengan volume distribusi lebih dari 2.000 karton per bulan.

"Target distribusi kami sebenarnya mencapai 10.000 hingga 20.000 karton per bulan, di luar varian galon. Ini merupakan langkah awal dalam upaya diversifikasi bisnis Perumda secara lebih serius," tambahnya.

Meskipun saat ini Perumda Tirta Rangga Subang belum memiliki gudang penyimpanan yang memadai, perusahaan telah menyiapkan lahan pengembangan di area belakang kantor pemasaran untuk pembangunan fasilitas gudang yang lebih representatif ke depannya.

Selain itu, Perumda Subang juga membuka peluang kemitraan bagi masyarakat yang berminat menjadi mitra penjualan produk AMDK.

"Kami mengundang masyarakat untuk bergabung sebagai mitra. Silakan datang langsung ke kantor pemasaran kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut," tuturnya.

Asisten Daerah (Asda) II Pemerintah Kabupaten Subang, H. Hidayat, turut memberikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan Perumda Tirta Rangga Subang dalam pengembangan usaha air kemasan ini.

"Hari ini kita menyaksikan langsung adanya fasilitas khusus untuk pemasaran dan pengemasan AMDK. Ini menandakan keseriusan manajemen Perumda dalam menjalankan usaha secara profesional," ujarnya.

Hidayat menyebut, dari laporan yang disampaikan manajemen, telah terdistribusi ribuan karton air kemasan ke berbagai wilayah. Capaian ini dinilai sebagai perkembangan yang menggembirakan dan layak didukung semua pihak.

"Saya berharap ke depan jangkauan distribusi diperluas hingga ke tingkat kecamatan dan desa. Selain memberikan akses air minum berkualitas dan terjangkau, ini juga berpotensi menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk mendukung pembangunan Subang," katanya.

Hidayat pun menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran Perumda Tirta Rangga Subang atas inovasi dan kerja keras yang telah dilakukan.

"Teruslah berinovasi dan mengembangkan usaha agar menjadi perusahaan yang mandiri, tidak bergantung pada penyertaan modal dari pemerintah daerah, tetapi mampu bertahan dan berkembang dengan mengedepankan kemandirian dan profesionalisme," pungkasnya. (cdp/idr)

Berita Terbaru

Klarifikasi Menteri Haji soal Tenaga Ahli dan Staf, Dua Anak Gus Irfan Resmi Mundur

Klarifikasi Menteri Haji soal Tenaga Ahli dan Staf, Dua Anak Gus Irfan Resmi Mundur

Nasional23 menit lalu
Susunan Upacara Hari Sumpah Pemuda 2026 Lengkap dengan Jadwal dan Teks Doa

Susunan Upacara Hari Sumpah Pemuda 2026 Lengkap dengan Jadwal dan Teks Doa

Nasional48 menit lalu
Indonesia Expo 2026 Digelar di Myanmar, 39 Perusahaan RI Siap Jajaki Kerja Sama

Indonesia Expo 2026 Digelar di Myanmar, 39 Perusahaan RI Siap Jajaki Kerja Sama

Nasional1 jam lalu
Kejutan Besar! AFC Umumkan Ranking Poin Liga Indonesia Masuk 5 Besar Asia

Kejutan Besar! AFC Umumkan Ranking Poin Liga Indonesia Masuk 5 Besar Asia

Olahraga1 jam lalu
ADVERTISEMENT
209 Menu dari 7 Merek Minuman Berlabel Nutri Level Kemenkes, Ini Daftarnya

209 Menu dari 7 Merek Minuman Berlabel Nutri Level Kemenkes, Ini Daftarnya

Nasional2 jam lalu
Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini, 27 Oktober 2026: Hujan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah

Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini, 27 Oktober 2026: Hujan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah

Subang2 jam lalu
Eks Gubernur Bank Sentral Hongaria Ditangkap, Diduga Selewengkan Dana Rp14,7 Triliun

Eks Gubernur Bank Sentral Hongaria Ditangkap, Diduga Selewengkan Dana Rp14,7 Triliun

Nasional2 jam lalu
Dana Karhutla Sumatera Selatan Tembus Rp200 Miliar, Bagaimana Transparansi dan Perlindungan Warga?

Dana Karhutla Sumatera Selatan Tembus Rp200 Miliar, Bagaimana Transparansi dan Perlindungan Warga?

Nasional2 jam lalu
Angin Puting Beliung Terjang Padalarang KBB, Sejumlah Rumah Rusak hingga Pohon Tumbang

Angin Puting Beliung Terjang Padalarang KBB, Sejumlah Rumah Rusak hingga Pohon Tumbang

Jawa Barat3 jam lalu
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Ini Kata PN Jakpus

Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Ini Kata PN Jakpus

Nasional3 jam lalu