POLSUB Dorong Pengembangan Potensi Lokal Lewat Riset dan Kolaborasi dengan Masyarakat

SUBANG-Politeknik Negeri Subang (POLSUB) terus mendorong pengembangan budaya serta potensi lokal melalui kegiatan riset dan kolaborasi bersama masyarakat. Upaya tersebut dinilai penting untuk menggali berbagai potensi yang ada di daerah agar dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Direktur POLSUB Oyok Yudiyanto mengatakan, pengembangan potensi lokal perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, pelaku usaha, kelompok masyarakat, hingga para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai keterbatasan, khususnya dalam proses produksi dan pengembangan produk. Melalui riset yang tepat, potensi yang sebelumnya belum optimal diharapkan dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah. "Kita coba kembangkan budaya kita. Potensi yang ada sangat besar dan tentunya harus kita pikirkan bagaimana pengembangannya ke depan," ujarnya.
Ia menjelaskan, salah satu tantangan yang perlu mendapat perhatian adalah keterbatasan masyarakat dalam memproduksi suatu produk secara berkelanjutan. Karena itu, dibutuhkan pemikiran ulang mengenai teknologi, metode produksi, maupun riset yang sesuai dengan kondisi di lapangan.
Oyok menegaskan, kerja sama antara perguruan tinggi dengan masyarakat tidak boleh berhenti pada tahap penelitian saja. Hasil riset diharapkan dapat diterapkan dan memberikan dampak langsung, sehingga berbagai inovasi yang dikembangkan benar-benar dapat menjawab kebutuhan masyarakat.
Salah satu potensi yang tengah menjadi perhatian adalah pengembangan produk pertanian, termasuk madu. Menurut Oyok, terdapat sejumlah kendala dalam pengembangan madu di wilayah tertentu, salah satunya ketika tanaman yang menjadi sumber pakan lebah tidak mampu menghasilkan madu secara optimal setelah ditanam di daerah yang berbeda. "Jadi, kita coba mempelajari itu. Jangan sampai produk yang berhasil di satu wilayah langsung di-copy paste ke wilayah lain, karena kondisi setiap daerah bisa berbeda," jelasnya.
Melalui proses identifikasi dan riset, POLSUB berupaya mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan pengembangan produk tersebut. Jika hasil penelitian menunjukkan keberhasilan, inovasi tersebut diharapkan dapat diterapkan secara bertahap dan dikembangkan lebih luas.
Oyok berharap kolaborasi antara POLSUB dan masyarakat dapat terus diperkuat. Dengan memadukan pengetahuan akademik, pengalaman masyarakat, serta potensi lokal, berbagai hasil riset diharapkan tidak hanya menjadi kajian, tetapi mampu menghasilkan inovasi yang bermanfaat dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.(znl/sep)
