Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

SSIA Kucurkan Rp1,1 Triliun untuk Capex Semester I 2026, Subang Smartpolitan Jadi Fokus Utama

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|11:00 WIB
Bagikan:
SSIA Kucurkan Rp1,1 Triliun untuk Capex Semester I 2026, Subang Smartpolitan Jadi Fokus Utama
Proyek Subang Smartpolitan. (Foto: Surya Semesta Internusa/SSIA)

SUBANG – PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) terus menggeber ekspansi bisnisnya sepanjang 2026. Hingga semester I-2026, perseroan telah merealisasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp1,1 triliun.

Angka tersebut setara dengan sekitar separuh dari total anggaran capex yang disiapkan SSIA sepanjang tahun ini, yakni mencapai Rp2,2 triliun. Porsi terbesar anggaran tersebut diarahkan untuk pengembangan kawasan industri terpadu Subang Smartpolitan di Jawa Barat.

Vice President of Investor Relations and Sustainability SSIA, Erlin Budiman, mengatakan penggunaan capex 2026 difokuskan pada sejumlah proyek strategis, terutama pembebasan dan pematangan lahan.

"Capex untuk SSIA itu ada di Rp2,2 triliun, di mana Rp1,5 triliun kita dedikasikan untuk pembangunan Subang saat ini, yang terdiri dari land acquisition dan juga land development," ujar Erlin dalam Public Expose Live 2026, Senin (7/9/2026).

Dari total alokasi Rp1,5 triliun untuk Subang, hingga akhir Juni 2026 SSIA telah merealisasikan sekitar Rp330 miliar.

Pengembangan Subang Smartpolitan menjadi salah satu proyek penting SSIA dalam mendorong pertumbuhan bisnis kawasan industri. Kawasan ini diproyeksikan menjadi salah satu pusat industri baru di Jawa Barat seiring meningkatnya minat investasi dan pembangunan fasilitas manufaktur di wilayah Subang.

Tak hanya sektor kawasan industri, SSIA juga menggelontorkan dana untuk bisnis perhotelan. Perseroan menyiapkan sekitar Rp330 miliar untuk menyelesaikan proyek Paradisus by Meliá Bali.

Hingga semester pertama 2026, sekitar Rp200 miliar dari anggaran tersebut telah direalisasikan.

Target Pendapatan Disesuaikan

Di tengah agresifnya belanja modal, SSIA melakukan penyesuaian terhadap target pendapatan konsolidasi 2026.

Manajemen kini memproyeksikan pendapatan sebesar Rp7,2 triliun, sedikit lebih rendah dibandingkan target awal Rp7,5 triliun.

Erlin menyebut penyesuaian tersebut dipengaruhi adanya penundaan penjualan serta pergeseran jadwal kontrak pada anak usaha konstruksi SSIA, PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA).

"Ada sedikit pergeseran menjadi Rp7,2 triliun karena memang ada beberapa hal, adanya pending dari sisi penjualan atau juga peralihan kontrak Nusa Raya. Namun, kita masih bisa mencapai 63% pertumbuhan year-on-year," jelasnya.

Meski target pendapatan diturunkan, SSIA masih mempertahankan optimisme terhadap kinerja laba.

Perseroan tetap membidik laba bersih Rp400 miliar hingga akhir 2026. Jika target tersebut tercapai, laba bersih SSIA akan melonjak sekitar 570 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya.

Saham SSIA Masih Menguat

Dari pasar modal, saham SSIA pada perdagangan Senin (7/9/2026) tercatat melemah 0,83 persen ke level Rp1.795 per saham.

Namun, pelemahan harian tersebut belum menghapus tren positif saham SSIA. Dalam satu bulan terakhir, saham perseroan masih mencatat kenaikan sekitar 7,49 persen.

Sementara sejak awal 2026, saham SSIA telah menguat sekitar 7,81 persen.

Dengan besarnya investasi yang diarahkan ke Subang Smartpolitan, perkembangan kawasan tersebut menjadi salah satu faktor yang menarik untuk dicermati dalam melihat prospek bisnis SSIA ke depan

Berita Terbaru

Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Lifestyle5 menit lalu
Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Subang39 menit lalu
Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Nasional1 jam lalu
Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Pemerintah Pastikan Konser Israel Houghton di Indonesia Tak Berizin

Pemerintah Pastikan Konser Israel Houghton di Indonesia Tak Berizin

Nasional2 jam lalu
Putusan MK Ijazah Gibran Hari Ini, Ini Jadwal dan Pokok Perkaranya

Putusan MK Ijazah Gibran Hari Ini, Ini Jadwal dan Pokok Perkaranya

Nasional2 jam lalu
Anak Harus Tempuh Jalan Terjal 2,5 Kilometer ke Sekolah dari Gunung Solok Pandan, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi untuk 3 Keluarga

Anak Harus Tempuh Jalan Terjal 2,5 Kilometer ke Sekolah dari Gunung Solok Pandan, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi untuk 3 Keluarga

Bandung Barat2 jam lalu
Koordinator BEM UI Diserang Orang Tak Dikenal, Polisi Turun Tangan

Koordinator BEM UI Diserang Orang Tak Dikenal, Polisi Turun Tangan

Nasional3 jam lalu
2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Ketua Komisi I Tekankan Amanah dan Sinergi dengan Kepala Desa

2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Ketua Komisi I Tekankan Amanah dan Sinergi dengan Kepala Desa

Karawang3 jam lalu
RUU Perkoperasian Bakal Atur Otoritas Pengawas Koperasi, Simpanan Warga Juga Disiapkan Perlindungan

RUU Perkoperasian Bakal Atur Otoritas Pengawas Koperasi, Simpanan Warga Juga Disiapkan Perlindungan

Nasional3 jam lalu