Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Anggota DPRD Kabupaten Subang Pertanyakan Persetujuan Bangunan Gedung Dapur MBG dan Gedung Koperasi Merah Putih

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|10:04 WIB
Bagikan:
Anggota DPRD Kabupaten Subang Pertanyakan Persetujuan Bangunan Gedung Dapur MBG dan Gedung Koperasi Merah Putih
SOROTI PROGRAM: Anggota DPRD Subang, Hendra Purnawan menegaskan pentingnya kepemilikan PBG dalam pembangunan maupun alih fungsi bangunan yang digunakan sebagai dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih.

PASUDNANEKSPRES.ID - Anggota DPRD Kabupaten Subang, Hendra Purnawan, atau akrab disapa Boeng, mempertanyakan sekaligus menegaskan pentingnya kepemilikan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dalam pembangunan maupun alih fungsi bangunan yang digunakan sebagai dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Hendra, PBG merupakan persyaratan mutlak yang harus dipenuhi karena menjadi dasar legalitas dan kelayakan operasional bangunan.

Hal tersebut berlaku tidak hanya untuk pembangunan baru, tetapi juga untuk konversi bangunan, seperti rumah tinggal atau gudang yang dialihfungsikan menjadi dapur MBG.

“PBG ini bukan sekadar administrasi. Ini menyangkut standar teknis, keamanan, dan kesehatan. Termasuk sanitasi dan struktur bangunan dapur MBG,” ujar Hendra.

Ia menjelaskan, dapur MBG wajib memenuhi standar higienis dan sanitasi yang ketat, serta memperhatikan aspek lokasi.

Dapur tidak diperkenankan berada di dekat tempat pembuangan akhir (TPA) atau kawasan dengan risiko lingkungan tinggi yang dapat mengganggu kualitas dan keamanan makanan.

Hendra juga menekankan bahwa pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk mempercepat dan mempermudah proses penerbitan PBG.

Menurutnya, kebijakan tersebut seharusnya bersifat fasilitatif, bukan justru menghambat jalannya program strategis nasional seperti MBG.

Untuk bangunan yang sudah berdiri (existing), ia menyebut terdapat alternatif pengurusan PBG yang dapat disesuaikan dengan Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

Namun, tanpa PBG atau dokumen kelayakan yang sah, dapur MBG dinilai ilegal dan berpotensi dikenai sanksi administratif hingga penghentian operasional.

Selain dapur MBG, Hendra juga menyoroti pembangunan gedung fisik, seperti gudang dan gerai Koperasi Merah Putih.

Ia menegaskan bahwa secara prinsip, pembangunan gedung baru wajib memiliki PBG sebelum konstruksi dimulai, sesuai dengan ketentuan hukum di bidang konstruksi.

Meski demikian, terdapat fleksibilitas dalam pelaksanaannya. Pemerintah saat ini memprioritaskan optimalisasi aset desa yang sudah ada untuk mempercepat operasional koperasi.

Jika koperasi memanfaatkan gedung atau gudang milik desa yang telah berdiri, atau menyewa bangunan, maka PBG tidak diwajibkan, namun tetap harus melengkapi dokumen fungsi dan kelayakan bangunan.

“Kami menerima laporan di lapangan, ada beberapa gerai yang sudah dalam proses pembangunan tetapi belum mengurus PBG. Ini menjadi catatan penting terkait kepatuhan administrasi,” katanya.

Hendra mengingatkan bahwa sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025, Koperasi Merah Putih wajib memiliki gudang dan gerai sebagai bagian dari standar operasional.

Oleh karena itu, seluruh proses pembangunan maupun pemanfaatan bangunan harus tetap mengacu pada ketentuan perizinan yang berlaku.

Sebagai langkah antisipatif, Hendra menyarankan agar pemerintah desa, pengelola dapur MBG, maupun pengurus Koperasi Merah Putih terus berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) setempat.

“Koordinasi sejak awal penting agar tidak menimbulkan persoalan administratif di kemudian hari dan seluruh program bisa berjalan sesuai aturan,” pungkasnya.(idr/ysp)

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline11 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat12 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta12 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang13 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle13 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang13 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta13 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta13 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang14 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang14 jam lalu
Anggota DPRD Kabupaten Subang Pertanyakan Persetujuan Bangunan Gedung Dapur MBG dan Gedung Koperasi Merah Putih | Pasundan Ekspres