Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Apa Itu Koin Jagat yang Sedang VIral dan Ramai Diburu Warga, Temukan Penjelasannya di Sini

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|16:32 WIB
Bagikan:
Apa Itu Koin Jagat yang Sedang VIral dan Ramai Diburu Warga, Temukan Penjelasannya di Sini
Gambar penampakan koin jagat

PASUNDAN EKSPRES - Apa itu Koin Jagat? Kalimat pertanyaan itu menjadi pertanyaan kebanyakan orang saat ini.

Apalagi setelah peristiwa rusaknya beberapa taman di Bandung, yang diduga disebebkan oleh para pemburu koin ini.

Koin Jagat merupakan harta karun yang tengah menjadi buruan adalah koin yang terbagi dalam tiga jenis, yaitu emas, perak, dan perunggu.

Para pengguna aplikasi diminta untuk mengumpulkan koin sebanyak mungkin, karena koin-koin tersebut dapat ditukarkan dengan hadiah berupa uang tunai mulai dari ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah.

Namun, terdapat tantangan dalam perburuan ini. Koin-koin tersebut sengaja diletakkan di lokasi tersembunyi.

Untuk bisa ikut serta dalam permainan ini, pengguna wajib mengunduh aplikasi Jagat dan membuat akun terlebih dahulu. Setelah itu, mereka diminta untuk menonaktifkan fitur GPS pada ponsel mereka.

Sayangnya, aktivitas perburuan koin ini telah menimbulkan berbagai masalah. Beberapa warganet melaporkan bahwa sejumlah pemain merusak fasilitas umum saat mencari koin tersebut.

Apa Itu Koin Jagat?

Koin Jagat adalah bagian dari permainan dalam aplikasi Jagat yang memungkinkan pengguna berburu koin virtual di berbagai lokasi.

Koin ini terbagi dalam tiga jenis, yaitu emas, perak, dan perunggu, dan dapat ditukarkan dengan hadiah uang tunai.

Konsep ini menggabungkan elemen permainan dengan dunia nyata, sehingga pengguna dapat merasakan pengalaman mencari harta karun secara langsung.

Panduan Bermain Koin Jagat

Berdasarkan informasi yang tersedia di akun Instagram resmi aplikasi, berikut adalah langkah-langkah untuk bermain dan berburu koin:

1. Unduh aplikasi Jagat dari Play Store atau App Store.
2. Aktifkan fitur ‘Treasure Map’ di bagian kanan atas aplikasi.
3. Perhatikan peta yang muncul dan pilih koin yang ingin Anda cari.
4. Kunjungi lokasi yang ditunjukkan untuk menemukan koin.
5. Setelah menemukan koin, masukkan nomor seri dan kode unik yang terdapat di belakang koin untuk menukarkan hadiah.
6. Jangan membagikan kode penukaran kepada siapa pun sebelum hadiah berhasil ditukarkan.

Petunjuk Lokasi Koin Jagat

Dalam perburuan koin, pengguna harus memperhatikan beberapa petunjuk berikut:
- Koin tidak diletakkan di dalam tanah atau di antara tanaman.
- Koin tidak berada di tempat berbahaya seperti area perairan atau lokasi terlarang.
- Koin tidak tersembunyi di balik batu bata atau di lokasi yang memerlukan paksaan untuk membukanya.
- Koin tidak diletakkan di area yang melarang akses publik.
- Saat mencari koin, pastikan untuk tetap sopan dan tidak merusak lingkungan atau mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi pencarian.

Peringatan Ahli Keamanan

Pemain Koin Jagat diingatkan untuk tetap berhati-hati selama bermain. Alfons Tanujaya, seorang pakar keamanan siber dari Vaksinkom, mengimbau pengguna agar memeriksa hak akses yang diminta oleh aplikasi sebelum mengunduhnya.

“Aplikasi ini meminta akses lokasi selama 24 jam penuh, yang selain menguras baterai juga dapat menimbulkan masalah privasi karena pergerakan pengguna selalu terpantau,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar para pemain menjaga keselamatan dan tidak merusak lingkungan selama berburu koin.

Jangan sampai aktivitas ini merugikan orang lain dengan cara masuk ke properti pribadi atau lokasi yang rawan bahaya.

Penting juga untuk menghindari wilayah yang berpotensi tinggi terhadap kejahatan.

Pencarian koin sebaiknya dilakukan dengan penuh kehati-hatian untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Tanggapan Menteri Komunikasi dan Digital

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, turut menyoroti fenomena Koin Jagat yang tengah viral ini.

Ia menyebut telah menerima banyak laporan dari masyarakat terkait keresahan yang ditimbulkan aplikasi tersebut.

Menurutnya, pihak kementerian saat ini sedang mempelajari lebih lanjut tentang aplikasi tersebut, termasuk dampaknya serta apakah aplikasi itu mematuhi aturan yang berlaku.

“Kami telah berkoordinasi dengan Wakil Menteri untuk menindaklanjuti persoalan ini. Dalam waktu dekat, kami akan menentukan langkah-langkah tegas jika ditemukan pelanggaran terhadap peraturan yang berlaku,” jelasnya.

Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital akan mengevaluasi aplikasi ini secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada pelanggaran undang-undang dan regulasi yang ada.

Jika ditemukan pelanggaran, tindakan tegas akan segera diambil demi melindungi masyarakat.

Berita Terbaru

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline7 menit lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline27 menit lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle30 menit lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle2 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat3 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline3 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional11 jam lalu
Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Headline11 jam lalu
Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Headline15 jam lalu