Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

BPBD Subang Bentuk Tim LDP untuk Dukung Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

N
Nanda YuanitaEditor: Nanda Yuanita
|11:02 WIB
Bagikan:
BPBD Subang Bentuk Tim LDP untuk Dukung Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

PASUNDAN EKSPRES -Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan dan penyediaan Layanan Dukungan Psikososial di wilayah terdampak bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Subang melaksanakan Pelatihan Pendampingan Psikososial Pasca Bencana TA 2024 di Hotel Puspasari Ciater 7 - 8 Mei 2024.

Kegiatan Pelatihan Pendampingan Psikososial Pasca Bencana TA 2024 tersebut dibuka oleh kepala pelaksana (Kalak) BPBD Subang Udin Zajudin, S.Pd., MM.

BACA JUGA:Gus Eko dan Sujaka Pendaftar Pertama Jalur Perseorangan Bakal Calon Bupati Subang

Pelatihan yang diselenggarakan selama 2 hari tersebut diikuti 50 peserta yang berasal dari berbagai kalangan dintaranya para relawan kemanusiaan, tagana, IDI, psikolog, IEA, serta melibatkan berbagai perwakilan komunitas yaitu dari komunitas kampung dongeng, badut kabut salju, komunitas OI Subang, komunitas Sisingaan, dari  teater dan kabaret yang mewakili Soebang Poenja Tjerita, calawak, tim Pusdalop BPBD, Dinas Kesehatan serta Dinas Sosial Kabupaten Subang.

BACA JUGA:NasDem Subang Usulkan ARD dan Ujang Sutrisna

Menurut Ketua Pelaksana kegiatan Tommy Hidayat yang akrab di sapa Abi Tommy kegiatan ini merupakan yang pertama kali diadakan oleh BPBD Kabupaten Subang, dalam upaya pembentukan Tim Layanan Dukungan Psikososial yang bersinergi dengan fungsi BPBD yaitu Pencegahan, penanggulangan dan Rehabilitasi. 

"kami coba himpun berbagai kalangan untuk dijadikan sebuah tim trauma healing Subang yang solid dan berdedikasi" ujarnya.

BACA JUGA:Masuk Grup 2 Babak 32 Besar, Pemain Persikas Siap Tempur

Abi tommy memaparkan dalam kegiatan tersebut para peserta diberi pembekalan berbagai materi diantaranya Manajemen Penanggulangan Bencana dan Manajemen Layanan Dukungan Psikososial. 

Selain itu para peserta diberikan pula pelatihan dasar penanganan psikologis terhadap penyintas dan korban bencana, asesmen cepat dan akurat, komunikasi terapetik, sistem komando di wilayah bencana serta berbagai simulasi layanan dukungan psikisosial di kawasan terdampak bencana. 

BACA JUGA:Jokowi Resmikan Tambak Budidaya Ikan Nila Salin di Karawang

"Dengan terbentuknya Layanan Dukungan Psikososial bagi korban bencana, bisa mencegah adanya traumatik pasca bencana yang bisa membuat orang stress, depresi bahkan hilang kewarasan atau gila, maka dengan mengadakan pelatihan Layanan Dukungan Psikososial dapat mencetak konselor-konselor tangguh berbasis kebencanaan" paparnya

Sementara itu menurut Aples yang dikenal sebagai si badut dari komunitas Kabut Salju Subang mengatakan merasa senang menjadi peserta pelatihan dan bangga telah dilibatkan dalam tim trauma healing Kabupaten Subang serta mengungkapkan bahwa banyak sekali ilmu dan pengetahuan baru yang ia dapatkan dalam pelatihan ini. 

BACA JUGA:Libur Nasional dan Cuti Bersama, Samsat Subang Tetap Layani Pembayaran Pajak via Sambara

Dirinya menjelaskan bahwa selama ini komunitas Kabut Salju Subang memiliki kepedulian tinggi pada sesama terutama korban bencana alam, dan telah mendapatkan kepercayaan BPBD Kabupaten Subang menjadi tim edukasi sosialisasi kebencanaan dan tim yang menghibur anak-anak pengungsi di lokasi bencana. 

Aples pun membeberkan bahwa komunitasnya berkomitmen penuh selalu peduli pada para korban terdampak bencana. 

BACA JUGA:Kadis Kesehatan DI Yogyakarta Berikan Apresiasi pada Kiprah dan Program Anak Muda Peduli Komunikasi Kesehatan

"kalo liat popocongan atau setan yang dialun-alun itu kami kabut salju, setiap pendapatan kabut salju termasuk dari job badut 30% kami alokasikan untuk korban bencana alam, itu sudah jadi komitmen" ujarnya

Dalam pembukaannya Kalak BPBD Kab. Subang menyampaikan rasa syukurnya atas pelaksanaan kegiatan tersebut, menurutnya salah satu kendala yang harus segera diatasi di lokasi bencana adalah bagaimana memulihkan kondisi mental dan psikologis korban agar menjadi lebih stabil sehingga penanganan di lokasi bencana lebih kondusif. 

BACA JUGA:Buka Musrenbangnas 2024, Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Sinkronisasi Program Pembangunan

"Diperlukan penanganan khusus secara psikologis bagi para korban dan pengungsi di lokasi bencana" ujarnya

Kalak Udin berharap para peserta yang mengikuti pelatihan ini akan menjadi garda terdepan BPBD Kabupaten Subang dalam memberikan Layanan Dukungan Psikososial yang prima dan tangguh saat terjadi kedaruratan atau bencana baik di wilayah Kabupaten Subang maupun di wilayah lainnya.

Dirinya berharap agar BPBD Kab.Subang selalu tangguh dan siap jadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Subang. 

BACA JUGA:Kabar Gembira! Ratusan Formasi CPNS dan PPPK Tersedia di Kabupaten Subang Tahun 2024

"Bismillah dengan ini Pelatihan Pendampingan Psikososial Pasca Bencana Tahun Anggaran 2024, dibuka" tuturnya saat pembukaan.Kegiatan tersebut terlaksana dengan baik dan ditutup tanggal 8 Mei 2024 siang hari.

Dalam kegiatan tersebut dilibatkan pula siswa-siswi SDN Ciater Berdikari dalam simulasi penanganan bencana dan Layanan Dukungan Psikososial di lokasi terdampak bencana serta pemberian bantuan berupa produk Sabun cuci tangan dan lainnya. 

Turut hadir pula Adwin Singarimbun, ST, MAP pemateri sekaligus pejabat perwakilan BPBD Jawa Barat dan Milly Mildawati Lektor Kepala Poltekesos Bandung sebagai instruktur sekaligus praktisi Layanan Dukungan Psikososial BPBD Jawa Barat. Hadir pula perwakilan Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Kabupaten Subang.

(nym)

Berita Terbaru

Subang Workplace Safety Forum 2026, BPJS Ketenagakerjaan Perluas Akses Layanan Kecelakaan Kerja

Subang Workplace Safety Forum 2026, BPJS Ketenagakerjaan Perluas Akses Layanan Kecelakaan Kerja

Subang5 menit lalu
Sinyal Positif Penguatan Aktivitas Ekonomi, Konsumsi Listrik Jawa Barat Tumbuh 6,28 Persen

Sinyal Positif Penguatan Aktivitas Ekonomi, Konsumsi Listrik Jawa Barat Tumbuh 6,28 Persen

Purwakarta25 menit lalu
Cara Menggunakan WhatsApp Business, Kembangkan Bisnis Makin Mudah

Cara Menggunakan WhatsApp Business, Kembangkan Bisnis Makin Mudah

Lifestyle2 jam lalu
Prabowo Bakal Luncurkan Perlinsos Digital 10 November, Bansos Ditransfer Cash

Prabowo Bakal Luncurkan Perlinsos Digital 10 November, Bansos Ditransfer Cash

Nasional3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ramai Jasa Polisi Anak di Sosial Media, Apa Saja Pengaruhnya?

Ramai Jasa Polisi Anak di Sosial Media, Apa Saja Pengaruhnya?

Lifestyle4 jam lalu
Prediksi Saham HSC BEI hingga Akhir Pekan 21–23 Oktober 2026, Ini Faktor yang Perlu Dicermati

Prediksi Saham HSC BEI hingga Akhir Pekan 21–23 Oktober 2026, Ini Faktor yang Perlu Dicermati

Lifestyle4 jam lalu
Deretan Kasus Korupsi Terbesar yang Menghebohkan Era Prabowo-Gibran, Ini Perkembangannya

Deretan Kasus Korupsi Terbesar yang Menghebohkan Era Prabowo-Gibran, Ini Perkembangannya

Nasional4 jam lalu
Hari Kedua Babak Pertama French Open 2026: Duel Sesama Indonesia Masih Berlanjut

Hari Kedua Babak Pertama French Open 2026: Duel Sesama Indonesia Masih Berlanjut

Olahraga4 jam lalu
Bukan Lewat Kopdes, Menkeu Suahasil Pastikan Gaji PNS Tetap Lewat Bank

Bukan Lewat Kopdes, Menkeu Suahasil Pastikan Gaji PNS Tetap Lewat Bank

Nasional5 jam lalu
Fenomena Bangun Pabrik Dulu, Baru Urus Izin Belakangan di Subang Disorot, Begini Perkembangan PT CMM

Fenomena Bangun Pabrik Dulu, Baru Urus Izin Belakangan di Subang Disorot, Begini Perkembangan PT CMM

Subang5 jam lalu