Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Cara Membedakan QRIS Asli dan Palsu, Waspada Penipuan Kuras ATM

N
Nisa Atiatul M MEditor: Nisa Atiatul M M
|10:11 WIB
Bagikan:
Cara Membedakan QRIS Asli dan Palsu, Waspada Penipuan Kuras ATM
Cara Membedakan QRIS Asli dan Palsu, Waspada Penipuan Kuras ATM ( Dok Istimewa)

PASUNDAN EKSPRES - Kamu sering ketipu QRIS Palsu? Jika iya yuk simak artikel ini dan kenali cara membedakan QRIS asli dan palsu. 

Aksi penipuan tentunya tidak akan berhenti, merek akan terus menghalalkan segala cara dalam melakukan penipuan. 

Maka dari itu, penipu yang lebih cerdik harus dimbangi dengan kewaspadaan yang luar biasa oleh dirimu. 

Untuk itu, artikel ini akan memberikan informasi tentang Cara Membedakan QRIS Asli dan Palsu agar kamu tidak kembali di tipu. Simak Yuk!

Ada 6 yang bisa kamu lakukan dalam Cara Membedakan QRIS Asli dan Palsu, diantaranya. 

Scan dari Lembaga Resmi 

Untuk mengetahui keaslian QRIS itu sendiri, tentunya harus bersumber dari lembaga atau toko yang jelas asal usulnya. 

Periksa Keaslian 

QRIS pada umumnya dicetak agar mudah untuk dipindai. Contohnya ketika melakukan pembelian pada toko A, pastikan QRIS tersebut berasal dari toko A yang tercantum pada layar smartphone.

Lakukan Pengecekan Ulang 

Ketika kamu mulai mengscan QRIS, pastikan bahwa kode tersebut tidak mempunyai kejanggalan atau tanda-tanda yang tidak wajar yang tentunya akan merugikan kamu. 

Hindari Pembagian QR Code 

Cara Membedakan QRIS Asli dan Palsu selanjutnya adalah dengan tidak membagikan QR code identitas pribadi kepada orang lain. Contoh: jangan membagiakn QR Code kartu Vaksin. 

Ketahui Jumlah Maksimal Transaksi 

Hal ini tentunya harus kamu ketahui, dan nominal  paling banyak adalah Rp10.000.000 per satu kali transaksi. 

Oleh Karna itu jika terdapat transaksi lebih dari nominal tersebut, maka sebagaikanya untuk tidak melanjutkannya dan lakukan pembayaran metode lainnya yang lebih aman seperti Cash. 

Ketahui Jenis Pembayaran 

Ada tiga jenis pembayaran dalam QRIS yaitu Merchant Presented Mode (MPM) Statis, MPM Dinamis, dan Customer Presenter Mode (CPM).

Jika jenis pembayaran tersebut tidak diantara ketiganya, maka segera lakukan pembayaran dengan menggunakan metode lain. 

Itulah informasi yang dapat kami berikan kepada kalian tentang Cara Membedakan QRIS Asli dan Palsu.

Berita Terbaru

Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Headline6 menit lalu
Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle59 menit lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle1 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional2 jam lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle2 jam lalu
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional2 jam lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline2 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang2 jam lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional3 jam lalu