Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

DPRD Kota Bandung Pastikan Program Ducting Berjalan untuk Estetika dan Keselamatan Pengguna Jalan

H
HubaEditor: Huba
|08:22 WIB
Bagikan:
DPRD Kota Bandung Pastikan Program Ducting Berjalan untuk Estetika dan Keselamatan Pengguna Jalan
TERUS DILAKUKAN: Anggota Komisi C DPRD Kota Bandung Rendiana Awangga memastikan program ducting yang sedang dilakukan Pemkot Bandung terus dilakukan. ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES

KOTA BANDUNG-Anggota Komisi C DPRD Kota Bandung Rendiana Awangga memastikan program ducting yang sedang dilakukan Pemerintah Daerah Kota (Pemkot) Bandung terus dilakukan. 

Hal ini, sambungnya, mengingat program penanaman kabel udara ke dalam tanah itu untuk kepentingan estetika kota dan keselamatan pengguna jalan.

"Jika kabel udara sudah ditanam di bawah tanah (ducting, red), nantinya tidak ada lagi kabel yang melintang di udara yang terlihat semrawut dan mengganggu estetika," kata Awang melalui rilisnya, Ahad (30/6).

Politisi Partai Nasdem ini melanjutkan, kabel udara yang semrawut juga berpotensi membahayakan, bahkan sudah pernah memakan korban jiwa di Kota Bandung.

"Di Kota Bandung pernah ada yang jatuh terjerat kabel saat naik bus wisata Bandros. Selain itu, ada beberapa kejadian kabel menjuntai ke bawah di beberapa ruas jalan di Kota Bandung," ujarnya.

Di sisi lain, kata Awang, program ducting ini merupakan rencana yang telah cukup lama dibuat. Akan tetapi, karena satu dan lain hal pembangunannya tertunda. Program ducting baru terealisasi tahun ini dengan dana cukup besar dan dibayar pihak ketiga. 

Padahal, lanjutnya, program ini sudah terencana sejak Wali Kota Bandung masih Ridwan Kamil. "Artinya, sudah cukup lama tertunda karena memang ditemukan beberapa kendala," ucapnya. 

Ke depan, kata Awang, kebutuhan ducting akan semakin banyak, mengingat banyak pula kabel yang akan tersambung. Karenanya, lanjut dia, meski diakui pengerjaan ducting ini terhitung terlambat, namun patut disyukuri.

"Dimulainya pengerjaan ducting ini merupakan progres yang harus disyukuri. Alhamdulilah akhirnya sudah dimulai juga," kata Awang.

Dirinya pun meminta kepada pihak eksekutif agar lebih gencar melakukan sosialisasi, mengingat pengerjaan ducting berpotensi menimbulkan kemacetan. Dengan begitu, masyarakat terinfokan dan bisa mencari alternatif jalan yang akan dilalui.

Benahi Tranportasi Publik 

Lebih lanjut Awang mengingatkan agar transportasi publik di Kota Bandung segera dibenahi. "Seharusnya konversi tiga angkot ke satu bus sudah dilakukan, tapi saat ini masih rencana dan belum terwujud," ujarnya. 

Transportasi umum yang baik, kata Awang, adalah yang terintegrasi sehingga bisa pindah dari satu angkutan ke angkutan yang lain. Selain itu, juga harus bisa lebih efesien terutama soal waktu.

Dengan begitu, kata Awang, waktu tempuh pun bisa diprediksi dan orang akan lebih nyaman menggunakan kendaraan publik. "Contohnya di Bogor. Mereka sudah konversi angkot, padahal dulu idenya dari Kota Bandung. Di Bogor sudah diberlakukan, Kota Bandung malah belum," ucapnya.

Tak sampai di situ, Perda Transportasi juga tengah dibahas DPRD Kota Bandung, salah satunya terkait kenyamanan dalam menggunakan transportasi umum.

Selain itu, moda transportasi juga harus tepat waktu. Termasuk, armada saat datang ke halte juga harus diperhatikan. "Jangan sampai moda transportasi umum terlambat karena terlalu lama mengetem," katanya.

Selanjutnya, moda transporatsi umum di Kota Bandung harus aman dari tindakan kriminal, pun halnya armadanya pun harus terjamin sehingga saat digunakan bisa selamat sampai tujuan. 

"Tak kalah penting, keselamatan warga pengguna moda transportasi umum juga harus diperhatikan, sehingga masyarakat mau beralih dari transportasi pribadi ke umum," ujarnya.

Mewujudkan kenyamanan, kata Awang, memang tidak mudah, mengingat jumlah kendaraan bertambah setiap tahunnya. Belum lagi banyaknya kendaraan dari luar Kota Bandung yang melintas.

"Karenanya hal ini membutuhkan peran provinsi untuk menjadi koordinator yang bisa mengatasi masalah perhubungan," ucap Awang.(adv/add/ysp) 

Berita Terbaru

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle4 jam lalu
Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Bandung Barat6 jam lalu
Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Subang6 jam lalu
Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Subang6 jam lalu
ADVERTISEMENT
BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

Subang6 jam lalu
Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Subang6 jam lalu
Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Karawang6 jam lalu
Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Subang6 jam lalu
Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Karawang6 jam lalu
SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

Subang6 jam lalu