Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Geger Penemuan Kerangka Mayat Ibu dan Anak di Bandung Barat, Tetangga Mengira Pindah Rumah

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|10:06 WIB
Bagikan:
Geger Penemuan Kerangka Mayat Ibu dan Anak di Bandung Barat, Tetangga Mengira Pindah Rumah
Geger Penemuan Kerangka Mayat Ibu dan Anak di Bandung Barat, Tetangga Mengira Pindah Rumah. (Foto: Tribun Jabar)

PASUNDAN EKSPRES - Penemuan kerangka mayat ibu dan anak menghebohkan warga di Perumahan Tanimuya Indah, Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Diketahui, penemuan dua kerangka manusia itu berada di sebuah rumah di Kabupaten Bandung Barat pada Senin, 29 Juli 2024.

Identitas mayat ibu dan anak itu diketahui bernama Iguh Indah Hayati (55) dan anaknya, Elia Imanuel Putra (24).

Kapolsek Padalarang, AKP Kusmawan menerangkan bahwa dua kerangka mayat tersebut ditemukan di atas tempat tidur di dalam kamar tidur.

"Posisi saat ditemukan kerangka mayat tersebut terbaring di tempat tidur. Yang ditemukan ada dua kerangka diduga ibu dan anak," ucap Kusmawan, dikutip dari Disway, Rabu (31/7).

Penemuan kerangka mayat ibu dan anak itu pertama kali ditemukan oleh suaminya yang hendak berkunjung ke rumah Indah. 

Diketahui, suami dari Indah itu telah pisah rumah dan sudah lama tidak bertemu sejak tahun 2018.

"Awalnya yang menemukan adalah suaminya, karena statusnya pisah sudah lama ditinggalin kurang lebih 6 tahun dari 2018 sampai dengan 2024 ini, rencana si suaminya ini berkunjung kepada anak dan istrinya," jelasnya.

Saat hendak masuk ke rumah, sang suami menemukan kondisi pintu pagar digembok dari dalam.

Lalu, ia meminta bantuan kepada RT dan warga sekitar rumah untuk membuka kunci pagar tersebut.

"Setelah terbuka ditemukan lah dua sosok kerangka mayat tersebut di tempat tidur," ujarnya.

Polisi langsung melakukan olah TKP yang dilakukan tim Inafis Satreskrim Polres Cimahi.

Diduga, ibu dan anak itu telah meninggal sejak enam tahun lalu dan diperkirakan meninggal dalam keadaan mengunci diri di dalam rumah.

Suami dari Indah pun tidak mengetahui bahwa istri dan anaknya telah meninggal sebab dirinya sudah lama tidak berkomunikasi dengan keduanya.

"Keduanya sudah lama tidak komunikasi dengan warga termasuk dengan suaminya yang tinggal di Cirebon," ucap Kapolsek Padalarang itu.

Begitu juga dengan salah satu tetangga korban bernama Ai Suryati yang menyebut, bahwa korban terakhir terlihat pada tahun 2019 sebelum pandemi corona.

Warga mengira korban telah pindah rumah karena kondisi rumahnya yang telah lama kosong dan tidak terawat.

"Terakhir ketemu sebelum corona 2019-an. Orangnya enggak pernah ngobrol, jadi kalau lewat rumah ya lewat saja. Selama ini anggapan warga rumah itu kosong karena katanya pindah," ucap Ai.

Hingga saat ini, polisi belum bisa memastikan penyebab kematian ibu dan anak itu hingga menyisakan kerangka yang ditemukan di dalam rumahnya.

Adapun jenazah dibawa ke RS Sartika Asih untuk diotopsi serta polisi masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksi-saksi untuk penyelidikan lebih lanjut. (inm)

Berita Terbaru

Jumat Bersih di Komplek CHR, Camat Ciater Dorong Kepedulian Lingkungan

Jumat Bersih di Komplek CHR, Camat Ciater Dorong Kepedulian Lingkungan

Subang1 jam lalu
Pojokan 326: “Ini Duniaku”

Pojokan 326: “Ini Duniaku”

Opini1 jam lalu
Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Jawa Barat3 jam lalu
Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Headline4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Headline4 jam lalu
Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional5 jam lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline6 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga7 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline7 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline7 jam lalu