Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kasus DBD Menurun, Cikungunya Meroket Capai 918 Kasus di Kabupaten Subang

C
Cindy Desita Putri Editor: Yusup Suparman
|08:40 WIB
Bagikan:
Kasus DBD Menurun, Cikungunya Meroket Capai 918 Kasus di Kabupaten Subang
NARASUMBER: Kadinkes Subang, dr. Maxi (kiri) menjadi narasumber dalam podcast Bincang-Bincang Pasundan mengenai kasus DBD dan Cikungunya. Cindy Desita/Pasundan Ekspres

SUBANG-Dinas Kesehatan Kabupaten Subang mencatat penurunan jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) pada semester pertama 2025 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, lonjakan drastis justru terjadi pada kasus chikungunya yang mencapai ratusan kali lipat dari tahun lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Subang, dr. Maxi, mengungkapkan, sepanjang Januari–Juli 2025, tercatat 619 kasus DBD dengan enam korban meninggal dunia. Angka ini menurun dibandingkan tahun 2024 pada periode sama mencapai sekitar 1.000 orang.

“Head to head month to month memang menurun dibandingkan tahun lalu. Tapi 600 kasus bukan angka kecil, karena tetap saja menyebabkan masyarakat sakit, apalagi dengan adanya kematian. Satu nyawa pun sangat berarti,” ujar dr. Maxi, saat podcast dalam acara Bincang-Bincang Pasundan Ekspres pada Jumat (8/8/2025).

Sementara itu, kasus chikungunya justru melonjak tajam. Jika pada 2024 jumlahnya tidak sampai 10 kasus, tahun ini hingga akhir Juli sudah tercatat 918 kasus. 

Dari jumlah tersebut, Maxi menjelaskan, hasil uji laboratorium menunjukkan sekitar 52 orang terkonfirmasi positif chikungunya.

Menurutnya, peningkatan ini erat kaitannya dengan kondisi lingkungan dan cuaca. Chikungunya, seperti DBD, ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan sangat dipengaruhi musim hujan serta pancaroba.

“Penyakit yang disebabkan nyamuk ini sifatnya endemis, selalu ada sepanjang tahun. Namun saat musim penghujan dan pancaroba, populasi nyamuk meningkat karena banyak tempat yang menampung air,” jelasnya.

Dinkes Subang memprediksi potensi peningkatan kasus kembali terjadi pada Oktober–November 2025 seiring masuknya musim hujan. 

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk aktif melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan cara 3M plus menutup tempat penampungan air, mengurasnya secara rutin, dan memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

“Kuncinya ada di kebersihan lingkungan. Sampah yang bisa menampung air hujan harus dibersihkan. Jangan tunggu kasus meningkat baru bergerak,” pungkas dr. Maxi.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

Rekomendasi Serial Anime untuk Weekend Ini, Cocok Menemani Waktu Santai!

Rekomendasi Serial Anime untuk Weekend Ini, Cocok Menemani Waktu Santai!

Lifestyle23 menit lalu
Mengenal Gembyung Ragasuta Subang, Kesenian Tradisional yang Menjaga Warisan Budaya Sunda

Mengenal Gembyung Ragasuta Subang, Kesenian Tradisional yang Menjaga Warisan Budaya Sunda

Lifestyle1 jam lalu
Lebih dari Pemecah Ombak, Inovasi APO Strap dan Harapan Baru Warga Pesisir Subang

Lebih dari Pemecah Ombak, Inovasi APO Strap dan Harapan Baru Warga Pesisir Subang

Headline1 jam lalu
Bukan Sekadar Tabuhan Bedug, Genjring Bonyok WBTb dari Subang Punya Cerita Panjang

Bukan Sekadar Tabuhan Bedug, Genjring Bonyok WBTb dari Subang Punya Cerita Panjang

Subang4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Tujuan Perda Pemajuan Kebudayaan, Bukan Sekadar Menjaga Warisan Leluhur

Tujuan Perda Pemajuan Kebudayaan, Bukan Sekadar Menjaga Warisan Leluhur

Jawa Barat5 jam lalu
Jadwal Persib Bulan November : Tujuh Laga Menanti, Ada Melbourne Victory dan FC Seoul

Jadwal Persib Bulan November : Tujuh Laga Menanti, Ada Melbourne Victory dan FC Seoul

Olahraga8 jam lalu
Pesan Menteri ATR/BPN kepada 152 Pejabat dalam Pelantikan: Layani Masyarakat dengan Baik

Pesan Menteri ATR/BPN kepada 152 Pejabat dalam Pelantikan: Layani Masyarakat dengan Baik

Nasional9 jam lalu
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Makin Mendekat Layanan ke Masyarakat Lewat ATR/BPN Dekat

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Makin Mendekat Layanan ke Masyarakat Lewat ATR/BPN Dekat

Nasional9 jam lalu
Cara Melamar Kerja di BYD Subang 2026, Ini Link Pendaftaran Resmi dan Tips agar Lolos Seleksi

Cara Melamar Kerja di BYD Subang 2026, Ini Link Pendaftaran Resmi dan Tips agar Lolos Seleksi

Jawa Barat9 jam lalu
BAZNAS Subang Terima Penghargaan di Puncak Hari Santri 2026

BAZNAS Subang Terima Penghargaan di Puncak Hari Santri 2026

Headline9 jam lalu
Kasus DBD Menurun, Cikungunya Meroket Capai 918 Kasus di Kabupaten Subang | Pasundan Ekspres