Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Makan Jamur Rampak Membawa Petaka, Delapan Warga Sukamulya Subang Keracunan

H
HubaEditor: Huba
|08:07 WIB
Bagikan:
Makan Jamur Rampak Membawa Petaka, Delapan Warga Sukamulya Subang Keracunan
JENGOK KORBAN: Pj Bupati Subang Ade Afriandi bersama dengan Dirut RSUD Subang dr Ahmad Nasuhi saat menjenguk korban keracunan setelah mengonsumi jamur rampak.

SUBANG-Kasus keracunan warga Kampung Sukamulya, Desa Palasari, Kecamatan Ciater akibat mengonsumsi jamur rampak perlu jadi pelajaran. Warga mesti berhati-hati untuk tidak sembarangan mengonsumi jamur liar tersebut.

Peristiwa bermula ketika kelompok pekerja yang kelelahan setelah bekerja seharian menemukan jamur liar jenis rampak di sekitar lokasi kerja.

Karena lapar, mereka memutuskan untuk memasaknya menjadi hidangan makan malam. Namun, niat menikmati makanan justru berubah menjadi malapetaka. Insiden ini terjadi pada Selasa (28/1/2025) pukul 18.00 WIB.

Salah satu korban, Tahyudin (31), menuturkan bahwa setelah menyantap jamur, ia dan teman-temannya mulai merasakan gejala aneh dalam waktu kurang dari 30 menit.  

"Awalnya biasa saja, tapi setelah makan, kepala mulai pusing, penglihatan kabur, badan lemas," ujar Tahyudin.  

Melihat kondisi yang semakin memburuk, warga sekitar segera membawa mereka ke RSUD Subang sekitar pukul 22.00 WIB. Para korban langsung mendapatkan perawatan medis di RSUD Subang. Total ada delapan orang yang mengalami keracunan.

Direktur RSUD Subang, dr. Ahmad Nasuhi, menegaskan bahwa meskipun kondisi korban membaik, mereka masih harus menjalani perawatan lebih lanjut untuk memastikan racun benar-benar keluar dari tubuh.  

"Mereka belum bisa pulang karena masih dalam tahap pemulihan. Biaya perawatan ditanggung oleh KIS, dan bagi yang tidak memiliki KIS bisa menggunakan SKTM," jelasnya.  
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan mengonsumsi jamur liar. Banyak jenis jamur yang terlihat mirip dengan jamur konsumsi, tetapi sebenarnya mengandung racun yang bisa berakibat fatal.  

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih berhati-hati sebelum mengolah dan mengonsumsi jamur liar. Salah satu kesalahan yang dilakukan korban adalah tidak menjemur jamur sebelum dimasak.

Padahal, beberapa jenis jamur beracun bisa lebih aman dikonsumsi setelah melalui proses pengeringan. Masyarakat diimbau untuk selalu memastikan keamanan bahan pangan yang dikonsumsi agar kejadian serupa tidak terulang.  

Mendengar kejadian ini, Pj Bupati Subang, Drs. Ade Afriandi, M.T., langsung turun tangan. Ia mengunjungi para korban di RSUD Subang, memberikan dukungan moril, serta membawa bingkisan buah-buahan.  

Saat Pj Bupati tiba, kondisi korban sudah mulai membaik. Ia pun mendoakan kesembuhan mereka.  

"Semoga lekas sembuh dan bisa kembali beraktivitas," ucapnya dengan penuh empati, Rabu (29/1/2025).(hdi/ysp)

Berita Terbaru

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

Headline2 jam lalu
Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Headline2 jam lalu
Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Headline3 jam lalu
Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Headline3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle5 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle6 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle7 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle8 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional8 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle9 jam lalu
Makan Jamur Rampak Membawa Petaka, Delapan Warga Sukamulya Subang Keracunan | Pasundan Ekspres