Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Masyarakat Subang Selatan Keluhkan Kondisi Jalan di Depan PTPN Tambakan

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|11:45 WIB
Bagikan:
Masyarakat Subang Selatan Keluhkan Kondisi Jalan di Depan PTPN Tambakan
Masyarakat Subang Selatan Keluhkan Kondisi Jalan di Depan PTPN Tambakan

SUBANG – Warga Subang Selatan, khususnya di daerah Tambakan, mengeluhkan kondisi jalan yang penuh debu dan material berceceran, terutama di area depan PTPN Tambakan. 

Kondisi tersebut dinilai membahayakan dan mengganggu aktivitas pengguna jalan, termasuk wisatawan yang melintasi jalur dari Subang menuju Lembang, para pengusaha pun, tidak memper hatikan K3 nya dari mulai Armada pengangkut untuk pengiriman project Ases tol Patimban.

Erfan, salah satu warga Jalancagak, menyebutkan bahwa masih banyak kendaraan dump truck yang beroperasi meskipun hari Sabtu, padahal seharusnya mereka tidak beroperasi pada hari tersebut. 

"Kendaraan dump truck itu tidak mematuhi peraturan yang sudah ada. Ini bisa mengganggu aktivitas wisatawan yang melintas," ujarnya kepada Pasundan Ekspres, Sabtu (28/9).

Selain itu, Erfan juga menyoroti kondisi jalan yang berdebu dan dipenuhi material, yang pada akhirnya memerlukan penanganan dari petugas damkar untuk membersihkan area tersebut. 

"Saat ini petugas damkar sudah turun tangan untuk membersihkan jalan yang dipenuhi debu dan material," tambahnya.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh salah seorang pengendara motor yang sempat merekam kondisi jalan tersebut. 

Dia mengkritik kendaraan yang masih melintas di hari Sabtu, meskipun sudah ada peraturan yang melarangnya. 

"Hari Sabtu masih aja lewat, peraturan dibuat hanya untuk dilanggar. Tidak ada pembersihan jalan sampai-sampai damkar turun tangan. Ini sangat membahayakan pengendara, terutama roda dua," tuturnya.

Kondisi jalan yang tidak terawat ini, lanjut salah seorang pengendara motor,  dianggap dapat meningkatkan risiko kecelakaan dan membahayakan keselamatan para pengguna jalan, khususnya pengendara motor yang lebih rentan terhadap bahaya debu dan material yang berceceran.(hdi)

Berita Terbaru

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle52 menit lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle1 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat2 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional10 jam lalu
Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Headline10 jam lalu
Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Headline14 jam lalu
inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

Purwakarta15 jam lalu
Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Lifestyle16 jam lalu
LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

Lifestyle18 jam lalu