Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Rumah Ketua KPPS di Pamekasan Dibom Orang Tidak Dikenal, Tidak Ada Korban Jiwa

I
Inessia Nabila MEditor: Yusup Suparman
|10:46 WIB
Bagikan:
Rumah Ketua KPPS di Pamekasan Dibom Orang Tidak Dikenal, Tidak Ada Korban Jiwa
Sebuah rumah Ketua KPPS di Pamekasan dibom orang tidak dikenal (OTK). (Foto: tangkapan layar Info Madura)

PASUNDAN EKSPRES - Sebuah rumah Ketua KPPS di Pamekasan dibom orang tidak dikenal (OTK) yang membuat rumahnya seketika hancur.

Tragedi mengerikan dialami oleh Kusairi (53) yang mengalami musibah rumahnya dibom oleh orang tak dikenal.

Kusairi yang merupakan warga Desa Nyalabu Daja, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, itu diketahui merupakan ketua KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) di desa tersebut.

Ia menyebutkan kejadian ledakan itu terjadi pada Senin, 19 Februari 2024 dinihari sekitar pukul 03.00 WIB.

Ketua KPPS itu menuturkan dirinya saat itu sedang tidur pulas di rumah sebelahnya, sebab rumah tersebut disekat menjadi dua rumah.

Rumah yang menjadi sasaran ledakan oleh orang tak dikenal itu merupakan rumah yang letaknya berada di belakang.

Namun, anak perempuan Kusairi sempat tidur di rumah yang menjadi sasaran pengeboman itu dan beruntung masih bisa diselamatkan sebab ia pindah ke rumah depan sebelum peristiwa itu terjadi.

"Waktu itu anak saya yang nomor tiga katanya dia sekitar pukul 02.00 WIB dia pindah, jadi di rumah waktu itu kosong," ucap Kusairi dalam keterangannya pada Senin (19/02/2024). 

Saat mendengar suara ledakan, Kusairi pun langsung terbangun dan melihat rumah belakangnya telah hancur porak poranda.

Beberapa perabotan rumah tangga, pintu rumah, jendela rumah, tempat tidur hingga atap asbes rumah tersebut hancur berantakan akibat dibom.

Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ledakan ini.

Pihak Polres Pamekasan bersama Tim Gegana Satuan Brimob Polda Jawa Timur diturunkan untuk melakukan penyelidikan dan olah TKP terhadap insiden rumah Ketua KPPS di Pamekasan dibom orang tidak dikenal.

Menurut Kapolda Jatim Irjen Imam Sugianto, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut dan menyebut ledakan itu diduga berasal dari bondet atau bom ikan.

Imam pun menyebut pihaknya telah memeriksa beberapa saksi di sekitar lokasi kejadian dan berharap pelaku bom itu segera ditangkap. (inm)

Berita Terbaru

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle1 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle2 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle3 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional4 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle5 jam lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang5 jam lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle5 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle6 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional6 jam lalu