Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Satpam Komplek Curi Sepeda Motor Warganya "Buat dipakai doang"

N
Nisa Atiatul M MEditor: Yusup Suparman
|09:26 WIB
Bagikan:
Satpam Komplek Curi Sepeda Motor Warganya "Buat dipakai doang"
Telah terjadi pencurian sepeda motor di kawasan Kota Depok, Jawa Barat. Pencurian tersebut dilakukan oleh sekelompok satpam komplek curi sepeda motor warganya sendiri. Foto Dok Istimewa

PASUNDAN EKSPRES - Telah terjadi pencurian sepeda motor di kawasan Kota Depok, Jawa Barat. Pencurian tersebut dilakukan oleh sekelompok satpam komplek curi sepeda motor warganya sendiri. 

Saat ini satpam komplek tersebut telah ditangkap oleh polisi, bersama dengan lima rekannya yang beraksi bersama. 

Polres Metro Depok telah menerima laporan dari Masyarakat yang berhasil meringkus enam orang tersangka. Yang salah satunya berprofesi sebagai satpam komplek. 

6 Pelaku curanmor tersebut adalah AK, JM, OD, RV, RM, dan DF. JM yang berprofesi sebagai satpam komplek tersebut bekrja di perumahan Puri Rangkapan Jaya, Pancoran Mas, Kota Depok. 

Kepada Polisi JM mengaku bahwa ia dirinya terpaksa mencuri sepeda motor milik warganya di komplek tempatnya bekerja. 

Ia terpaksa mencuri motor tersebut karna terdesak kebutuhan ekonomi. 

“Motor warga di perumahan,” katanya dilansir dari RadarCirebon.com

Menurut pengakuan JM motor yang ia curi tidak ia jual. Justru hanya digunakan untuk keperluan dirinya sehari-hari. 

“Buat dipakai doang,” katanya.

Saat melakukan pencurian tersebut sodari JM tidak mendapatkan kesulitan, karna gerbang rumah korban tidak dikunci. 

Terlebih lagi tidak adanya kecurigaan yang ia dapatkan, karna ia bertugas sebagai penjaga keamanan alias satpam komplek. 

“Pintu gerbangnya enggak dikunci. Sebelumnya juga sama pernah melakukan itu (pencurian) belajar sama teman,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang6 menit lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional26 menit lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline30 menit lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional43 menit lalu
ADVERTISEMENT
Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang47 menit lalu
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang51 menit lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang1 jam lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional1 jam lalu
Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Headline1 jam lalu
Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Purwakarta1 jam lalu