Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Israel Peringatkan Serangan terhadap Badan Keuangan Hizbullah, Hancurkan Kemampuan Ekonomi Musuh!

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|09:41 WIB
Bagikan:
Israel Peringatkan Serangan terhadap Badan Keuangan Hizbullah, Hancurkan Kemampuan Ekonomi Musuh!
Asap terlihat membubung dari sebuah bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di Dahiyeh, pinggiran selatan Beirut, Lebanon, pada Minggu, 20 Oktober 2024. (Image From: CBS News)

PASUNDAN EKSPRES - Israel peringatkan serangan terhadap badan keuangan Hizbullah. Ratusan warga Beirut meninggalkan rumah mereka pada Minggu malam waktu setempat setelah beberapa ledakan terdengar di seluruh kota.

Israel bersiap menyerang lokasi yang terkait dengan kegiatan keuangan kelompok Hizbullah di Lebanon dan memperingatkan warga untuk segera menjauh dari area tersebut.

Israel Peringatkan Serangan terhadap Badan Keuangan Hizbullah

Para saksi mata Reuters melihat asap hitam membubung di udara setelah setidaknya 10 ledakan terjadi.

Menurut saksi mata, yang tidak ingin disebutkan namanya, sebuah bangunan di wilayah Chiyah, pinggiran selatan Beirut, hancur menjadi puing-puing. 

Beberapa orang yang berada di area tersebut berhasil melarikan diri sebelum ledakan, dan tidak ada laporan korban jiwa.

BACA JUGA: Kepala Politik Hamas, Yahya Sinwar Tewas dalam Serangan Israel di Gaza

BACA JUGA: Israel Hentikan Proses Impor Makanan Komersial Utama ke Gaza

Kerumunan orang yang panik memenuhi jalan-jalan, menyebabkan kemacetan di beberapa bagian kota Beirut saat mereka berusaha pindah ke area yang dianggap lebih aman, menurut para saksi mata.

Seorang juru bicara militer Israel sebelumnya mengatakan di platform media sosial X bahwa mereka akan segera menyerang infrastruktur milik Hizbullah Al-Qard Al-Hassan, dan memperingatkan agar orang-orang segera menjauh dari lokasi tersebut.

Al-Qard al-Hassan memiliki lebih dari 30 cabang di seluruh Lebanon, termasuk 15 cabang yang berlokasi di wilayah padat penduduk di pusat kota Beirut dan sekitarnya.

Saat ditanya oleh wartawan apakah cabang-cabang tersebut bisa dianggap sebagai target militer, seorang pejabat intelijen senior Israel menjelaskan bahwa tujuan serangan ini adalah untuk menghancurkan kemampuan ekonomi Hizbullah, baik selama perang maupun setelahnya, agar mereka kesulitan membangun kembali dan mempersenjatai diri di masa mendatang.

(ipa)

Berita Terbaru

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle20 menit lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional33 menit lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional35 menit lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle37 menit lalu
ADVERTISEMENT
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional47 menit lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline1 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang1 jam lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional1 jam lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline1 jam lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional2 jam lalu