Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Universitas Columbia Hentikan Demonstran pro-Palestina setelah Perundingan Pembubaran Kamp Gagal

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|09:51 WIB
Bagikan:
Universitas Columbia Hentikan Demonstran pro-Palestina  setelah Perundingan Pembubaran Kamp Gagal
Universitas Columbia Hentikan Demonstran pro-Palestina pro-Palestina setelah Perundingan Pembubaran Kamp Gagal (Image From: CNA)

PASUNDAN EKSPRES - Universitas Columbia hentikan demonstran pro-Palestina. Pada hari Senin, (29/4/2024), Universitas Columbia mulai melakukan pengusiran terhadap aktivis mahasiswa pendukung Palestina yang menolak membongkar kamp protes di kampus New York City setelah universitas tersebut mengalami kebuntuan dalam perundingan untuk mengakhiri demonstrasi tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, Presiden Universitas Nemat Minouche Shafik menyatakan bahwa setelah beberapa hari negosiasi antara organisator mahasiswa dan para pemimpin akademik, upaya untuk membujuk para demonstran agar membongkar puluhan tenda yang didirikan sebagai bentuk penolakan terhadap perang Israel di Gaza telah mengalami kegagalan.

Universitas Columbia Hentikan Demonstran pro-Palestina 

Tindakan keras di Universitas Columbia, yang terjadi dalam konteks protes terkait Gaza yang sedang mengguncang kampus-kampus universitas di seluruh Amerika Serikat dalam beberapa pekan terakhir, diikuti dengan peristiwa di University of Texas di Austin, di mana polisi menangkap banyak mahasiswa dengan menggunakan semprotan merica pada unjuk rasa yang mendukung Palestina.

Pada Senin pagi, Universitas Columbia mengirimkan surat yang berisikan peringatan kepada mahasiswa bahwa jika mereka tidak membongkar perkemahan sebelum pukul 14.00 ET dan menandatangani formulir yang berjanji untuk mematuhi kebijakan universitas, mereka akan dijatuhi sanksi skorsing dan tidak memenuhi syarat untuk menyelesaikan semester dengan nilai yang baik.

“Kami telah mulai meliburkan para mahasiswa sebagai bagian dari tahap selanjutnya dari upaya kami untuk memastikan keamanan di kampus kami,” kata Ben Chang, juru bicara universitas, dalam sebuah konferensi pers yang dikutip dari Reuters, Selasa, (30/4/2024). 

Menurut Chang, perkemahan yang dilakukan oleh para demonstran telah menciptakan lingkungan yang tidak ramah bagi banyak mahasiswa dan fakultas Yahudi. Protes tersebut juga telah mengganggu proses belajar mengajar dan persiapan ujian akhir. 

BACA JUGA: Momen 29 April: Anniversary Pernikahan Kate Middleton dan Pangeran William

BACA JUGA: ByteDance Lebih Memilih Penutupan TikTok di AS daripada Menjualnya

Sebelumnya, Shafik mengatakan bahwa Universitas Columbia tidak akan menarik investasinya dari Israel, yang merupakan tuntutan utama dari para pengunjuk rasa.

Namun, sebagai alternatif, ia menawarkan untuk melakukan investasi di sektor kesehatan dan pendidikan di Gaza serta meningkatkan transparansi kepemilikan investasi langsung oleh Columbia.

Para pengunjuk rasa telah bersumpah untuk mempertahankan keberadaan mereka di kampus Manhattan sampai tuntutan mereka terpenuhi oleh Universitas Columbia.

Tuntutan tersebut meliputi divestasi, transparansi keuangan universitas, dan pemberian amnesti kepada mahasiswa dan staf pengajar yang telah dikenai disiplin atas peran mereka dalam protes tersebut.

“Taktik menakut-nakuti yang menjijikkan ini tidak ada artinya dibandingkan dengan kematian lebih dari 34.000 warga Palestina. Kami tidak akan bergerak sampai Columbia memenuhi tuntutan kami atau kami digerakkan dengan paksa,” ujar para pemimpin koalisi Mahasiswa Columbia Apartheid Divest dalam sebuah pernyataan. 

(ipa)

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline7 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat8 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta9 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang9 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle9 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang9 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta10 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta10 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang10 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang10 jam lalu