Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

ByteDance Lebih Memilih Penutupan TikTok di AS daripada Menjualnya

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:22 WIB
Bagikan:
ByteDance Lebih Memilih Penutupan TikTok di AS daripada Menjualnya
ByteDance Lebih Memilih Penutupan TikTok di AS daripada Menjualnya (Image From: Pexels/cottonbro studio)

PASUNDAN EKSPRES - ByteDance lebih memilih penutupan TikTok di AS. ByteDance yang merupakan perusahaan induk TikTok lebih memilih menutup aplikasi tersebut daripada menjualnya, jika mereka telah mencoba semua opsi hukum yang tersedia untuk melawan undang-undang yang melarang TikTok sebagai aplikasi di Amerika Serikat. 

Menurut beberapa sumber, algoritma yang  menjadi tulang punggung operasional TikTok  dianggap sebagai inti dari keseluruhan operasi ByteDance, yang akan membuat penjualan aplikasi dengan algoritma sangat tidak memungkinkan.

ByteDance Lebih Memilih Penutupan TikTok

Mereka menyatakan bahwa TikTok hanya menyumbang sebagian kecil dari total pendapatan dan pengguna aktif harian ByteDance. Oleh karena itu, dalam skenario terburuk, perusahaan induk lebih memilih menutup aplikasi ini di Amerika Serikat daripada menjualnya kepada pembeli potensial dari negara tersebut.

Penutupan TikTok di Amerika Serikat akan memiliki dampak terbatas pada bisnis ByteDance. Selain itu, perusahaan tidak perlu menyerahkan algoritma intinya dalam proses penutupan tersebut. Sementara, ByteDance sendiri menolak untuk berkomentar. 

Dalam sebuah pernyataan yang diposting di platform media mereka, Toutiao, perusahaan ByteDance menegaskan bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk menjual TikTok.

Pernyataan tersebut merupakan tanggapan terhadap salah satu artikel yang menyebutkan bahwa ByteDance sedang mempertimbangkan opsi untuk menjual bisnis TikTok di Amerika Serikat tanpa menyertakan algoritma.

BACA JUGA: Mengungkap Realitas Kelam di Sekitar Pipa Tansa

BACA JUGA: Presiden Biden Sahkan UU Pemblokiran TikTok, ByteDance di Ambang Keputusan Berat

CEO TikTok yaitu Shou Zi Chew, menyatakan harapannya bahwa perusahaan media sosial ini akan berhasil memenangkan gugatan hukum untuk memblokir undang-undang yang ditandatangani oleh Presiden Joe Biden.

Undang-undang tersebut diperkirakan akan melarang penggunaan aplikasi video pendek TikTok oleh sekitar 170 juta pengguna di Amerika Serikat.

RUU tersebut telah disahkan oleh Senat AS dengan mayoritas suara muncul sebagai respons terhadap kekhawatiran yang tersebar luas di kalangan anggota parlemen AS. K

ekhawatiran tersebut berkaitan dengan potensi akses China terhadap data warga Amerika atau penggunaan aplikasi tersebut untuk tujuan pengawasan.

ByteDance tidak secara publik mengungkapkan kinerja keuangan secara terperinci atau rincian keuangan dari setiap unit bisnisnya.

Sumber-sumber terpisah mengungkapkan bahwa perusahaan ini terus menghasilkan sebagian besar pendapatan dari operasinya di China, terutama melalui aplikasi lain seperti Douyin, yang merupakan versi mirip dengan TikTok yang beroperasi di China.

(ipa)

Berita Terbaru

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Nasional49 menit lalu
Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Nasional52 menit lalu
MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

Nasional54 menit lalu
Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Headline59 menit lalu
ADVERTISEMENT
Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Subang2 jam lalu
Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Bandung Barat3 jam lalu
Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Subang3 jam lalu
Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Lifestyle4 jam lalu
7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle5 jam lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle5 jam lalu