Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Cari Istrinya, Pria Paruh Baya Meninggal di Pematang Sawah Desa Rancaudik

E
EgiEditor: Egi
|04:52 WIB
Bagikan:
Cari Istrinya, Pria Paruh Baya Meninggal di Pematang Sawah Desa Rancaudik
Personel Polsek Binong dan Tim Inafis Polres Subang saat melakukan evakuasi korban di pematang sawah, Desa Rancaudik.(Cindy Desita Putri/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Warga Desa Rancaudik, Kecamatan Tambakdahan, digemparkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki di pematang sawah, Senin (30/9/24). Identitas korban diketahui sebagai Tamir (70), warga Dusun Kalisari, RT 07 RW 02, Desa Pamanukan Sebrang, Kecamatan Pamanukan.

Kapolsek Binong, Iptu Asep Musa Dinata, membenarkan penemuan tersebut. "Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 12.00 siang," terangnya.

Menurut keterangan lebih lanjut dari Kapolsek, kejadian bermula ketika salah satu warga yang menjadi saksi mata hendak mencari rumput di area persawahan pada pukul 10 pagi. "Saat tiba di lokasi, saksi melihat korban sedang duduk di pinggir sawah. Saksi sempat menyarankan korban untuk pindah ke tempat yang lebih teduh, namun korban menolak," jelasnya.

Kemudian, lanjut Asep Musa, Saksi melanjutkan aktivitasnya mencari rumput. Ketika saksi pulang sekitar pukul 12.00 siang, ia mendengar ada anak-anak yang berteriak meminta pertolongan karena menemukan seseorang yang meninggal di sawah. "Setelah dicek, ternyata orang yang ditemukan sudah meninggal adalah korban yang sebelumnya ditemui saksi," ungkapnya. 

Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa, yang langsung meneruskannya kepada pihak kepolisian. Polisi bersama tim inafis Polres Subang dan unit Reskrim Polsek Binong segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah. "Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan atau luka kekerasan pada tubuh korban," jelasnya.

Anak korban, Ati Rohati (49), mengungkapkan bahwa pada Minggu sore, sekitar pukul 18.00, ayahnya meninggalkan rumah tanpa tujuan yang jelas. "Hal ini sering dilakukan bapak lakukan dengan alasan mencari istrinya, meskipun istrinya telah meninggal dunia lima tahun lalu," ujarnya.

Ati mengatakan, keluarga telah menerima kepergian Tamir dengan ikhlas dan menolak dilakukan autopsi. Saat ini korban telah dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.(cdp/sep)

Berita Terbaru

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle34 menit lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle1 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional1 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle1 jam lalu
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional1 jam lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline2 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang2 jam lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional2 jam lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline2 jam lalu