Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Disdik Purwakarta Pastikan Kuota PPDB Lebih Banyak Angka Peserta Didik

E
EgiEditor: Egi
|19:24 WIB
Bagikan:
Disdik Purwakarta Pastikan Kuota PPDB Lebih Banyak Angka Peserta Didik
Kabid Pendidikan Dasar Ervin Aulia

PURWAKARTA-Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Purwakarta menyebutkan, tahapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kabupaten Purwakarta telah dimulai. Tercatat, jumlah kuota untuk SD sebanyak 20.104 siswa dan SMP sebanyak 14.923 siswa. Jumlah tersebut melebihi angka peserta didik yang akan masuk, yakni sebanyak 9.876 untuk SD dan 13.307 untuk SMP. 

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik Kabupaten Purwakarta, Ervin Aulia Rahman mengatakan, tahapan PPDB SD sudah dimulai sejak 6 Mei 2024. Adapun untuk PPDB SMP akan dimulai pada 20 Mei 2024. "Kalau yang SD ini sudah dimulai sejak pekan kemarin, sementara yang SMP dimulai pekan depan," kata Ervin kepada wartawan usai sosialisasi PPDB di SMPN 1 Babakancikao, Selasa (14/5). 

Menurutnya, secara umum jumlah rombongan belajar (rombel) yang tersedia telah mencukupi jika dibandingkan dengan jumlah peserta didik. Pasalnya, kata dia, berdasarkan data referensi, siswa yang akan masuk SD sebanyak 9.876 siswa dengan daya tampung sebanyak 20.104. Meskipun angka tersebut belum termasuk anak-anak yang tidak masuk ke Taman Kanak-kanak (TK), namun secara daya tampung akan mencukupi. 

Adapun untuk SMP berdasarkan data referensi sebanyak 13.307 dengan daya tampung 14.923 siswa. "Secara keseluruhan Insyaallah mencukupi," ujarnya. 

Ervin menuturkan, PPDB dilaksanakan sesuai dengan Permendikbud No. 1/2021 tentang PPDB pada TK, SD, SMP, SMA dan SMK. Selain itu, pihaknya juga berpedoman pada Kepsesjen Kemendikbudristek Nomor 47/M/2023 tentang PPDB Pada TK, SD, SMP, SMA, dan SMK, Perbup dan juga Juknis dari Kepala Dinas Pendidikan.

Secara jalur, lanjutnya, PPDB untuk SD dan SMP di Kabupaten Purwakarta melalui jalur afirmasi, perpindahan tugas, prestasi dan zonasi untuk SMP. "Khusus untuk SD tidak ada jalur prestasi," ucapnya. 

Adapun pembagian persentase untuk PPDB SMP yakni, afirmasi 15 persen, perpindahan tugas 5 persen, prestasi rapor 5 persen, prestasi akademik dan nonakademik 15 persen serta zonasi 60 persen. "Sementara untuk SD, afirmasi 15 persen, perpindahan tugas 5 persen dan zonasi 80 persen. Tidak banyak yang berubah," kata Ervin menambahkan. 

Adapun saat ini pihaknya tengah melakukan tahap sosialisasi terakhir untuk persiapan penggunaan aplikasi PPDB SMP.(add/sep)

Berita Terbaru

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional1 jam lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline2 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga2 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline2 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle3 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle4 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle5 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat6 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline6 jam lalu