Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Diskanak Purwakarta Sosialisasi Pemeriksaan dan Penyembelihan Hewan Kurban, Jelang Hari Raya Iduladha 1446 H

E
EgiEditor: Egi
|06:30 WIB
Bagikan:
Diskanak Purwakarta Sosialisasi Pemeriksaan dan Penyembelihan Hewan Kurban, Jelang Hari Raya Iduladha 1446 H
Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Purwakarta menggelar sosialisasi pemeriksaan kesehatan dan penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam, Senin (26/5).(Adam Sumarto/Pasundan Ekspres)

PURWAKARTA-Menjelang Hari Raya Iduladha 1446 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Purwakarta menggelar sosialisasi pemeriksaan kesehatan dan penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam, Senin (26/5).

Kegiatan ini digelar di Aula Kantor Diskanak dan melibatkan perwakilan kecamatan, Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dari seluruh wilayah Purwakarta.

Kepala Diskanak Purwakarta, Ida Hamidah, menekankan pentingnya edukasi masyarakat dalam pelaksanaan ibadah kurban. 

“Masih banyak yang belum paham pentingnya pemeriksaan kesehatan hewan sebelum disembelih. Kami ingin memastikan pelaksanaan kurban berjalan aman, sehat, dan sesuai ajaran agama,” kata Ida kepada wartawan.

Ia menyebutkan, Diskanak telah menurunkan 11 tim pemeriksa ke seluruh kecamatan untuk mengecek kondisi hewan kurban, memastikan mereka terbebas dari penyakit menular seperti PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) serta LSD (Lumpy Skin Disease). 

"Tim masih menemukan hewan dalam kondisi tidak layak jual. Ini berisiko tinggi bagi kesehatan masyarakat. Kami imbau agar warga lebih selektif dalam membeli hewan kurban,” ujarnya.

Diskanak juga memperketat lalu lintas hewan kurban yang masuk dari luar wilayah. Setiap hewan wajib dilengkapi surat jalan dan surat keterangan sehat dari dokter hewan. 

“Mobilitas hewan meningkat tajam jelang Iduladha. Kami tidak ingin ada celah penularan penyakit,” ucap Ida.

Sementara itu, Ketua Komisi Fatwa MUI Kabupaten Purwakarta, Aji Ahmad Tajudin, turut menegaskan bahwa hewan kurban harus memenuhi empat kriteria utama, yakni sehat, tidak buta, tidak pincang dan tidak kurus. 

“Penyembelihan itu bukan hanya soal sah, tapi juga soal adab dan kebersihan. Gunakan alat tajam, jangan sakiti hewan, dan jangan biarkan hewan melihat penyembelihan lainnya,” katanya.

Aji juga menyarankan panitia kurban segera berkoordinasi jika menemukan hewan dalam kondisi kritis menjelang hari H, karena ada fatwa khusus terkait penyembelihan darurat.

Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet, Wini Karmila, menyampaikan bahwa pemeriksaan dilakukan dalam tiga tahap, sebelum penyembelihan di lapak, sebelum penyembelihan di masjid, dan sesudah penyembelihan di lokasi.

Tahun ini, lanjut dia, ada 11 petugas dinas dibantu 79 kader dari 17 kecamatan diturunkan untuk menjalankan tugas ini.

Wini juga mengingatkan bahwa meskipun belum ditemukan penyakit zoonosis, masyarakat tetap harus waspada. 

“Kami kerap menemukan hati yang terinfeksi cacing. Pastikan daging dimasak dengan suhu minimal 70°C selama 30 menit untuk membunuh parasit,” ujar Wini.

Usai sosialisasi, dilanjutkan dengan pemeriksaan ketat terhadap sapi dan kerbau yang masuk ke wilayah Pasar Hewan Ciwareng. 

Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas dan kesehatan hewan kurban yang akan dijual kepada masyarakat.

"Pemeriksaan rutin memang selalu dilakukan sebelum hewan masuk ke Pasar Hewan Ciwareng. Namun untuk hewan kurban, hari ini menjadi pemeriksaan perdana sekaligus pelepasan petugas pengawas hewan kurban," ucap Wini.

Ia menyebutkan, pemeriksaan dilakukan dalam dua tahap, yakni pemeriksaan administrasi dan pemeriksaan klinis. 

"Pemeriksaan administrasi meliputi verifikasi surat kesehatan hewan dari daerah asal, terutama bagi hewan yang datang dari luar Purwakarta seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Lampung," katanya.

Sementara pemeriksaan klinis, lanjut dia, mencakup observasi terhadap kondisi fisik hewan, seperti kondisi mata, mulut, lubang hidung, serta postur tubuh untuk memastikan tidak ada cacat atau kelainan gerak.

"Bila hewan dinyatakan sehat, maka akan langsung diberikan label tanda sehat oleh petugas. Ini menjadi bukti bahwa hewan layak dijadikan kurban," ujarnya.

Wini juga menyampaikan bahwa Pasar Hewan Ciwareng merupakan salah satu pasar hewan terbesar di Jawa Barat, sehingga banyak pedagang dan pembeli dari berbagai daerah yang bertransaksi, terutama menjelang hari raya kurban.

Diskanak Purwakarta, kata dia, akan terus melakukan pengawasan ketat demi menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam membeli hewan kurban yang sehat dan layak.

Salah satu pedagang di Pasar Hewan Ciwareng, Agus mengaku senang dengan adanya pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh Diskanak Purwakarta.

"Alhamdulillah tadi sudah diperiksa, dan sehat. Kemudian sudah ditandai juga kalau sapi yang dijual sehat, jadi pembeli tidak perlu khawatir lagi untuk kesehatan hewannya," ucapnya.(add)

Berita Terbaru

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Jawa Barat38 menit lalu
Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Headline1 jam lalu
Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Headline1 jam lalu
Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline3 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga3 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline4 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline4 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle4 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle5 jam lalu