Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Lepas Hewan Ternak di TPA, Diskanak Purwakarta: Sangat Berisiko Keracunan

A
Adam SumartoEditor: Asep
|07:46 WIB
Bagikan:
Lepas Hewan Ternak di TPA, Diskanak Purwakarta: Sangat Berisiko Keracunan
Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Purwakarta melalui Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner saat menggelar Sosialisasi Analisis Risiko Pemeliharaan Ternak. (Adam Sumarto/Pasundan Ekspres)

PURWAKARTA-Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Purwakarta melalui Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) terus berupaya meningkatkan kesadaran akan bahaya memelihara ternak di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Kabid Kesehatan Hewan dan Kesmavet Diskanak Purwakarta, Wini Karmila menegaskan, bahwa kebiasaan melepas sapi untuk mencari makan di lokasi pembuangan sampah masih sering ditemukan di sejumlah wilayah.

"Sekilas memang terlihat menguntungkan karena peternak tidak perlu mengeluarkan biaya pakan," kata Wini pada Sosialisasi Analisis Risiko Pemeliharaan Ternak di TPA yang berlangsung di Aula Desa Margasari, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, Senin (15/9/2025).

Akan tetapi, kata Wini, dampaknya justru sangat merugikan. Sapi yang memakan sampah di TPA berisiko keracunan logam berat, terkena penyakit infeksi, bahkan menularkan penyakit berbahaya kepada manusia.

"Dengan demikian, praktik tersebut bukan solusi, melainkan ancaman serius bagi kesehatan hewan, manusia, dan lingkungan," ujar Wini di hadapan para peserta sosialisasi yang terdiri atas tokoh masyarakat, hingga para peternak ini.

Turut hadir dalam sosialisasi tersebut di antaranya perwakilan Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, BPBD, jajaran kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat sekitar.

Wini menjelaskan, sapi yang mengonsumsi sampah berpotensi menelan logam berat seperti timbal (Pb), cadmium (Cd), dan merkuri (Hg).

"Zat berbahaya ini bisa menumpuk di hati, ginjal, hingga susu dan daging. Akibatnya, ternak mengalami gangguan organ, penurunan produktivitas, hingga kematian mendadak," ucapnya.

Selain itu, kata dia, praktik tersebut juga membuka peluang penyebaran penyakit zoonosis seperti leptospirosis, tuberkulosis sapi (bovine TB), serta infeksi cacing (helminthiasis).

Penyakit ini, lanjutnya, tak hanya merugikan peternak, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat melalui konsumsi daging atau susu yang tercemar.

"Produk ternak dari sapi yang dilepas di TPA tidak layak dikonsumsi. Selain tidak memenuhi standar keamanan pangan, daging dan susu berisiko membawa bakteri maupun racun kimia yang membahayakan kesehatan manusia dalam jangka panjang," kata Wini.

Dari sisi lingkungan, pelepasan ternak di TPA mempercepat pencemaran tanah dan air. Sementara secara sosial ekonomi, meski terlihat hemat biaya pakan, kerugian justru lebih besar ketika ternak jatuh sakit, tidak produktif, atau mati.

Wini menekankan, solusi terbaik adalah mencegah sejak awal. Peternak diimbau menyediakan pakan yang bersih dan sehat serta tidak lagi mengandalkan sampah di TPA sebagai sumber makanan ternak.

"Kesehatan ternak yang baik berarti kesehatan manusia juga terlindungi. Pencegahan jauh lebih baik daripada mengobati. Mari bersama-sama hentikan kebiasaan melepas sapi ke TPA demi menjaga masa depan peternakan dan kesehatan masyarakat," ucapnya.(add/sep)

Berita Terbaru

Lengkap! Daftar Destinasi Wisata Bisnis di Subang Per September 2026, Bisa untuk Meeting hingga Kunjungan Kerja

Lengkap! Daftar Destinasi Wisata Bisnis di Subang Per September 2026, Bisa untuk Meeting hingga Kunjungan Kerja

Subang22 menit lalu
GIIAS Bandung 2026 Resmi Berakhir, 25.170 Pengunjung Padati Pameran Otomotif Jawa Barat

GIIAS Bandung 2026 Resmi Berakhir, 25.170 Pengunjung Padati Pameran Otomotif Jawa Barat

Nasional1 jam lalu
Bukan Sekadar Jalan-Jalan, Ini Tempat Wisata untuk Investor di Subang

Bukan Sekadar Jalan-Jalan, Ini Tempat Wisata untuk Investor di Subang

Jawa Barat2 jam lalu
Polres Subang Amankan 36 Barang Bukti Pelanggaran Lalu Lintas

Polres Subang Amankan 36 Barang Bukti Pelanggaran Lalu Lintas

Headline3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Rekomendasi Wisata untuk Tamu Perusahaan di Subang

Rekomendasi Wisata untuk Tamu Perusahaan di Subang

Lifestyle4 jam lalu
Film Indonesia yang Tayang di Netflix September 2026, Ada Sekawan Limo 2

Film Indonesia yang Tayang di Netflix September 2026, Ada Sekawan Limo 2

Lifestyle5 jam lalu
Rekomendasi Wisata Subang untuk Wisatawan Asing, Yuk Eksplor!

Rekomendasi Wisata Subang untuk Wisatawan Asing, Yuk Eksplor!

Lifestyle6 jam lalu
Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Headline17 jam lalu
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle18 jam lalu
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang19 jam lalu