Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Menanggapi Kasus Penyekapan Taufik Hidayat, Dedi Mulyadi Minta Pemilik Kos Tingkatkan Pengawasan

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|10:32 WIB
Bagikan:
Menanggapi Kasus Penyekapan Taufik Hidayat, Dedi Mulyadi Minta Pemilik Kos Tingkatkan Pengawasan
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengimbau para pemilik rumah kos dan kontrakan agar lebih cermat dalam memverifikasi identitas calon penyewa.

PASUNDANEKSPRES.ID - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengimbau para pemilik rumah kos dan kontrakan agar lebih cermat dalam memverifikasi identitas calon penyewa. Imbauan tersebut disampaikan setelah terungkap kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial YTR (29) di sebuah rumah kos di Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Peristiwa itu terkuak setelah pelaku penyekapan, Taufik Hidayat, berhasil diamankan oleh Polda Jawa Barat di kawasan Majalaya, Kabupaten Bandung, pada Selasa (23/6/2026) malam.

Dedi menilai kejadian tersebut harus menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan siapa saja yang tinggal di lingkungan sekitar, termasuk penghuni rumah kos maupun kontrakan.

Menurutnya, pemilik kos tidak seharusnya menerima penyewa tanpa terlebih dahulu melakukan pemeriksaan identitas secara jelas dan lengkap.

“Saya menyampaikan pada seluruh warga Jawa Barat, para pemilik kos, untuk setiap tamu yang datang, yang nginep apabila memang sudah berpasangan, sebaiknya ditanya surat nikahnya, dilihat KTP-nya,” kata Dedi, dikutip dari akun Instagram pribadinya, Rabu (24/6/2026).

Minta Data Penyewa Dilaporkan ke RT dan RW

Selain itu, Dedi menekankan pentingnya pendataan penghuni kos yang secara berkala dilaporkan kepada RT dan RW setempat. Ia menilai langkah tersebut diperlukan untuk meningkatkan pengawasan di lingkungan masyarakat.

“Yang kedua, harus secara rutin nama-nama tersebut didaftarkan ke RT, RW setempat untuk menghindari problem-problem yang terjadi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa peran perangkat lingkungan, mulai dari RT, RW, kepala desa hingga lurah, sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah masing-masing.

“Semoga seluruh para kepala desa, para kepala kelurahan, ketua RT dan RW aktif melakukan monitoring,” tegasnya.

Harap Kasus Tidak Terulang

Dedi berharap kasus penyekapan yang menimpa YTR tidak kembali terulang di kemudian hari. Ia mengajak masyarakat menjadikan kejadian tersebut sebagai pengingat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar.

“Semoga peristiwa ini menjadi pembelajaran penting bagi kita untuk sama-sama melindungi keluarga kita masing-masing. Hatur nuhun,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Jumat Bersih di Komplek CHR, Camat Ciater Dorong Kepedulian Lingkungan

Jumat Bersih di Komplek CHR, Camat Ciater Dorong Kepedulian Lingkungan

Subang6 menit lalu
Pojokan 326: “Ini Duniaku”

Pojokan 326: “Ini Duniaku”

Opini13 menit lalu
Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Jawa Barat2 jam lalu
Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Headline3 jam lalu
Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional4 jam lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline5 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga5 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline5 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline6 jam lalu