Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Polda Jabar Tetapkan YouTuber Resbob sebagai Tersangka Kasus Ujaran Kebencian terhadap Suku Sunda

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|14:00 WIB
Bagikan:
Polda Jabar Tetapkan YouTuber Resbob sebagai Tersangka Kasus Ujaran Kebencian terhadap Suku Sunda
Resbob sebagai tersangka tertunduk lesu

PASUNDANEKSPRES.ID - Kepolisian Daerah Jawa Barat resmi menetapkan YouTuber Adimas Firdaus, yang dikenal dengan nama Resbob, sebagai tersangka dalam perkara dugaan ujaran kebencian terhadap masyarakat Sunda.

Kepala Polda Jawa Barat Inspektur Jenderal Polisi Rudi Setiawan menjelaskan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi sejumlah alat bukti yang dinilai cukup, termasuk keterangan saksi dan pendapat para ahli.

Menurut Rudi, Resbob diketahui berprofesi sebagai live streamer. Dari hasil pemeriksaan, terungkap bahwa motif tersangka melontarkan ujaran kebencian diduga untuk meraih keuntungan finansial berupa saweran atau donasi dari penonton saat siaran langsung.

“Tersangka menyadari bahwa konten yang dibuatnya berpotensi menjadi viral. Ketika tayangan viral, jumlah penonton meningkat dan saweran yang diterima juga bertambah, sehingga mendatangkan keuntungan,” ujar Rudi di Bandung, Rabu.

Kapolda menambahkan, setelah Resbob diamankan dan dibawa ke Mapolda Jawa Barat, penyidik segera menggelar perkara. Berdasarkan hasil gelar tersebut, penyidik secara resmi menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka.

“Setelah gelar perkara dan mempertimbangkan hasil penyidikan, kami menetapkan Resbob sebagai tersangka,” kata Rudi.

Selain itu, Polda Jawa Barat masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam penyebaran konten ujaran kebencian tersebut, termasuk dugaan pihak yang turut menyebarluaskan atau mengunggah ulang video dimaksud.

“Terkait kemungkinan adanya tersangka lain, masih kami dalami dalam proses penyidikan,” ujarnya.

Atas perbuatannya, Resbob dijerat dengan Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45A ayat (2) dan/atau Pasal 34 juncto Pasal 50 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Ancaman pidananya maksimal enam tahun penjara dan dapat diperberat hingga 10 tahun,” kata Rudi.

Berita Terbaru

Jadwal Persib Bulan November : Tujuh Laga Menanti, Ada Melbourne Victory dan FC Seoul

Jadwal Persib Bulan November : Tujuh Laga Menanti, Ada Melbourne Victory dan FC Seoul

Olahraga2 menit lalu
Pesan Menteri ATR/BPN kepada 152 Pejabat dalam Pelantikan: Layani Masyarakat dengan Baik

Pesan Menteri ATR/BPN kepada 152 Pejabat dalam Pelantikan: Layani Masyarakat dengan Baik

Nasional47 menit lalu
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Makin Mendekat Layanan ke Masyarakat Lewat ATR/BPN Dekat

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Makin Mendekat Layanan ke Masyarakat Lewat ATR/BPN Dekat

Nasional54 menit lalu
Cara Melamar Kerja di BYD Subang 2026, Ini Link Pendaftaran Resmi dan Tips agar Lolos Seleksi

Cara Melamar Kerja di BYD Subang 2026, Ini Link Pendaftaran Resmi dan Tips agar Lolos Seleksi

Jawa Barat1 jam lalu
ADVERTISEMENT
BAZNAS Subang Terima Penghargaan di Puncak Hari Santri 2026

BAZNAS Subang Terima Penghargaan di Puncak Hari Santri 2026

Headline1 jam lalu
Pabrik BYD di Subang Diprotes Warga Soal Tenaga Kerja Lokal

Pabrik BYD di Subang Diprotes Warga Soal Tenaga Kerja Lokal

Subang3 jam lalu
Permenaker BSU 2026 Terbit, Ini Syarat Penerima dan Besaran Dananya

Permenaker BSU 2026 Terbit, Ini Syarat Penerima dan Besaran Dananya

Nasional4 jam lalu
Prediksi Cuaca Kabupaten Subang Sabtu 31 Oktober 2026, Sejumlah Wilayah Berpotensi Berawan

Prediksi Cuaca Kabupaten Subang Sabtu 31 Oktober 2026, Sejumlah Wilayah Berpotensi Berawan

Lifestyle5 jam lalu
Cerita Sopir Angkot: Mengais Rezeki dari Setiap Liter Bensin

Cerita Sopir Angkot: Mengais Rezeki dari Setiap Liter Bensin

Subang12 jam lalu
DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

Headline16 jam lalu