Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Puluhan PKL di Cilamaya Bojong Ditertibkan SatPol PP

E
EgiEditor: Egi
|19:05 WIB
Bagikan:
Puluhan PKL di Cilamaya Bojong Ditertibkan SatPol PP
DICKY HALIM PERDANA/PASUNDAN EKSPRES PENERTIBAN: SatPol PP Kabupaten Karawang kembali melakukan penertiban kepada puluhan PKL di jalan Cilamaya Bojong.

KARAWANG-Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) Cilamaya bersama anggota Mako kembali melakukan razia penertiban dan peringatan kedua kepada puluhan PKL yang masih bertahan mengganggu di bahu-bahu jalanan Cilamaya Bojong Ss- Ketimpal, Senin (6/5).

Kasie Trantib Cilamaya Wetan, Totong Dadang mengatakan, penertiban tersebut dibantu Mako Pol PP dan Linmas, SatPol PP Kecamatan kembali turun lapangan melakukan penertiban PKL di lokasi bekas Tempat Pasar Sementara (TPS) pasar Cilamaya dan bahu jalannya yang dianggap mengganggu ketertiban umum. 

Adapun imbauan penertiban ini adalah bagi pedagang di sekitar pasar bekas TPS Sepanjang jalan Pasar Cilamaya. Pihaknya juga berikan himbauan Peringatan kepada warga yang berjualan di pinggir jalan agar membongkar warung atau tempat jualannya secara mandiri sebelum di bongkar petugas.

"Kita libatkan Mako Pol PP 25 orang, Anggota Polsek 2 orang, Koramil 1 Orang, Pol PP Kecamatan 9 orang dan Linmas Desa 4 orang. Ini adalah peringatan kedua, jika masih tak tertib dan tidak mengindahkan imbauan aparat, maka akan diambil tindakan pembongkaran oleh pihaknya,” ucapnya.

Sebelumnya, Kasatpol PP Karawang Basuki Rachmat mengatakan, aparat tidak melarang orang berjualan, atau bahkan mengarahkan supaya semua pedagang masuk ke area pasar bersih Cilamaya. Tapi, lebih pada penegakan Perda K3.

"Kami mendapati keluhan dari aparat desa dan pengendara yang merasa terganggu lalu lintasnya akibat muka jalan menyempit akibat para pedagang membuat lapak-lapak yang memakai bahu jalan, bahkan permanen di sepanjang akses Bojong - Ketimpal,” katanya.

Basuki menyebutkan, dulu memang belum ditertibkan karena lokasi itu mau tidak mau ramai karena dijadikan TPS sementara pasar Cilamaya yang direvitalisasi, tapi ketika pasar sudah dipindahkan, sementara pedagang malah tetap bertahan dan membuat permanen semakin banyak, justru banjir keluhan.

"Pendekatan kita tentu belum sampai pada tindakan, ada surat ada peringatan dan sosialisasi. Jika masih tak mengindahkan, maka mau tidak mau aparat sendiri yang akan melakukan pembongkaran," ungkapnya.(dik/ery) 

Berita Terbaru

Hadapi Peralihan Musim, Pupuk Kujang Siapkan 98 Ribu Ton Pupuk Subsidi di Jabar

Hadapi Peralihan Musim, Pupuk Kujang Siapkan 98 Ribu Ton Pupuk Subsidi di Jabar

Subang1 jam lalu
Gapensi Bidik Peluang Proyek Lokal di Era Digital

Gapensi Bidik Peluang Proyek Lokal di Era Digital

Subang1 jam lalu
Wujudkan Keadilan Sosial, Pemerintah Hadirkan Listrik ke Dusun di Pesisir Karawang

Wujudkan Keadilan Sosial, Pemerintah Hadirkan Listrik ke Dusun di Pesisir Karawang

Karawang2 jam lalu
Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan

Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
PLN Beberkan Kejanggalan Blackout Batam, Posisi CCTV Bergeser Sehari Sebelum Kejadian

PLN Beberkan Kejanggalan Blackout Batam, Posisi CCTV Bergeser Sehari Sebelum Kejadian

Nasional4 jam lalu
5 Hal yang Menyebabkan Stres di Tempat Kerja yang Harus Kamu Tahu

5 Hal yang Menyebabkan Stres di Tempat Kerja yang Harus Kamu Tahu

Lifestyle5 jam lalu
Mau Masuk Circle Eksklusif? Nasabah BCA Prioritas Harus Lewati Syarat Ini!

Mau Masuk Circle Eksklusif? Nasabah BCA Prioritas Harus Lewati Syarat Ini!

Lifestyle5 jam lalu
Bahaya Asap Karhutla bagi Kesehatan Tubuh Manusia, dari Iritasi Mata hingga Risiko Kanker Paru-paru

Bahaya Asap Karhutla bagi Kesehatan Tubuh Manusia, dari Iritasi Mata hingga Risiko Kanker Paru-paru

Lifestyle6 jam lalu
Tema dan Logo Hari Sumpah Pemuda ke 98 Tahun 2026, Ini Link Downloadnya

Tema dan Logo Hari Sumpah Pemuda ke 98 Tahun 2026, Ini Link Downloadnya

Nasional6 jam lalu
Bukan Gibran, KDM Puncaki Survei Elektabilitas Cawapres 2029 Versi PPI

Bukan Gibran, KDM Puncaki Survei Elektabilitas Cawapres 2029 Versi PPI

Headline6 jam lalu