Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ratusan Warga Pasirmunjul Keracunan, Diduga Usai Santap Hidangan Hajatan

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|14:36 WIB
Bagikan:
Ratusan Warga Pasirmunjul Keracunan, Diduga Usai Santap Hidangan Hajatan
KERACUNAN MASSAL. Ratusan warga Kampung Sukamulya, Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta yang mengalami keracunan massal saat dirawat di RSUD Bayu Asih Purwakarta.

PASUNDAN EKSPRES -Polres Purwakarta menyelidiki dugaan keracunan massal yang terjadi di Kampung Sukamulya, Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta, Minggu (5/5).

Hal tersebut disampaikan Kapolres Purwakarta AKBP Edwar Zulkarnain melalui Kasat Reskrim AKP Muchammad Arwin Bachar.

"Sampai saat ini masih dilaksanakan penyelidikan lebih lanjut oleh Satreskrim Polres Purwakarta dan Polsek Sukatani," kata Arwin kepada wartawan, Senin (6/5).

Dirinya menyebutkan, para korban mengalami gejala pusing, mual, muntah dan diare setelah mengonsumsi makanan yang ada di acara khitanan yang digelar salah seorang warga setempat. 

"Acara hajatan yang dimulai pada pukul 10.00 WIB, mulai terasa oleh para korban antara pukul 12.00 WIB. Rata-rata korban mengalami buang air besar berulangkali, muntah-muntah dan pusing. Lalu pada sekira pukul 14.00 WIB dan 15.00 WIB para korban mulai lemas," ujar Arwin. 

Dirinya menambahkan, sekira pukul 16.00 WIB para korban dirawat oleh bidan Desa Pasirmunjul, Puskesmas Sukatani dan RSUD Bayu Asih Purwakarta. 

"Untuk saat ini, dari total keseluruhan yang berobat sebanyak 159 orang, yang masih dirawat 14 orang di Puskesmas Sukatani dan RSUD Bayu Asih Purwakarta, sedangkan 145 orang sudah pulang," ucapnya. 

Polres Purwakarta, lanjutnya, sudah berkoordinasi dengan puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta untuk mengambil sampel makanan serta muntahan guna mengetahui penyebabnya. 

"Kami sudah mengamankan barang bukti berupa sampel makanan dan wadah yang diduga penyebab terjadinya keracunan. Kami juga melakukan pengecekan TKP dan meminta keterangan dari sejumlah warga," kata Arwin. 

Sebelumnya, ratusan warga Kampung Sukamulya, Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta mengalami gejala keracunan diduga usai menyantap hidangan hajatan.

Korban mengalami gejala mual, muntah, pusing, diare hingga sesak nafas setelah menyantap makanan di acara hajatan sunatan yang digelar oleh warga setempat.

Salah satu korban yang kini tengah menjalani observasi di Instalasi Gawat Darurat RSUD Bayu Asih Purwakarta menyebutkan, dirinya merasakan gejala keracunan setelah menyantap makanan itu dengan jangka waktu sekitar enam jam.

"Saya makan pukul 13.00 siang kerasa pusing, mual, sampai sesak nafas setelah Maghrib. Pusing banget pokoknya," ujar Asep kepada wartawan di IGD RSUD Bayu Asih Purwakarta.

Asep menjelaskan, dirinya menyantap makan jenis daging sapi, karedok hingga sayur sop. Tidak ada ada yang aneh dengan bentuk hingga rasa dari makanan itu saat disantap, namun hampir semua warga mengalami yang sama usai menyantap makanan itu.

"Yang saya makan itu, daging, sayur sop, karedok. Gak ada curiga karena gak ada yang aneh dari makanannya, cuma gak tau dari makanan yang mana jadi pusing gini," ucapnya.

Sementara itu, dokter jaga di IGD RSUD Bayu Asih Purwakarta, dr Ahmad Zaki, sebanyak 30 pasien masuk dan dilakukan pemeriksaan di IGD, dan semuanya mengalami gejala yang sama diduga akibat keracunan makanan.

"Kurang lebih 26-27 pasien, tadi tambah lagi tiga orang. Kondisi saat ini, 15 orang rawat jalan, lima orang masih di observasi dan dua harus di rawat," kata dr Ahmad Zaki.

Dirinya belum bisa memastikan jenis makanan apa yang menjadi pemicu keracunan. "Saya belum dapat info lebih lanjut terkait jenis makanan penyebab warga keracunan. Akan tetapi ada tim dari Dinas Kesehatan yang akan mengambil sampel makanan untuk di cek di laboratorium," ujarnya.(add)

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline3 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat3 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta4 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang4 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle4 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang4 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta5 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta5 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang5 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang5 jam lalu