Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Sekolah Diminta Aktif Cegah Siswa Bawa Kendaraan dan Gadget

A
AsepEditor: Asep
|07:35 WIB
Bagikan:
Sekolah Diminta Aktif Cegah Siswa Bawa Kendaraan dan Gadget
UPACARA: Siswa SD dan SMP saat mengikuti upacara Hardiknas di Lapang Mekarsari, Ngamprah, Bandung Barat.

BANDUNG BARAT-Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat (Disdik KBB), Rustyana mengimbau agar sekolah lebih aktif dalam melarang siswa membawa gadget dan kendaraan ke sekolah.

Menurutnya, larangan membawa kendaraan hingga gadget itu dilakukan sebagai upaya menjaga fokus dan keselamatan siswa. "Gadget atau handphone di tingkat SD dan SMP tidak digunakan dalam pembelajaran. Kalau pun ada (kebutuhan menggunakan gadget), itu difasilitasi oleh sekolah," ujar Rustyana, Kamis (7/8/2025).

Hal itu, kata dia, sebagaimana kebijakan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (Demul), yang melarang siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) membawa handphone (HP) dan sepeda motor ke sekolah.

Ia menambahkan, penggunaan HP oleh siswa kerap menimbulkan gangguan, terutama jika digunakan untuk bermain gim. Hal ini berdampak pada menurunnya konsentrasi belajar dan interaksi sosial antar pelajar. "Biasanya siswa yang membawa handphone itu hanya main game yang berakibat konsentrasi hilang dan interaksi sosial dengan teman-teman sekolah berkurang. Tentu dampaknya buruk," ujarnya.

Meski kebijakan tersebut belum diterbitkan secara resmi dalam bentuk surat edaran, Disdik KBB mengklaim sudah mulai menyosialisasikan kebijakan tersebut ke sekolah-sekolah di wilayahnya. "Intinya, kebijakan gubernur sangat kami sambut baik karena cukup efektif untuk mendorong kepatuhan di kalangan pelajar dan orang tua," katanya.

Selain larangan HP, kebijakan ini juga melarang siswa yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) mengendarai sepeda motor ke sekolah. Rustyana menegaskan, siswa SD dan SMP umumnya masih di bawah usia 17 tahun sehingga belum diperbolehkan membawa kendaraan bermotor berdasarkan aturan lalu lintas. "Kalau masih SD atau SMP, otomatis belum berusia 17 tahun dan belum punya SIM. Jadi tidak boleh mengendarai motor. Ini bukan hanya soal aturan sekolah, tapi juga aturan lalu lintas," tegasnya.

Sebagai solusi, Rustyana mendorong keterlibatan orang tua untuk mengantar anak-anak mereka ke sekolah. Selain itu, beberapa sekolah di KBB juga membantu pemesanan ojek online bagi siswa yang membutuhkannya saat pulang sekolah. "Kalau tidak ada angkutan umum, bisa dengan ojek online. Ada sekolah yang membantu siswanya memesan gojek saat pulang. Jadi tidak menjadi masalah," jelasnya.

Larangan membawa HP dan motor ini merupakan bagian dari pendekatan baru Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih disiplin. Sebelumnya, Pemprov Jabar juga sempat mewacanakan penerapan wajib militer bagi siswa yang melakukan pelanggaran berat di sekolah. "Kami berharap seluruh pihak pendidikan, termasuk guru, orang tua, dan masyarakat, bisa mendukung kebijakan ini demi terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi siswa," tandasnya.(wit/je/sep)

Berita Terbaru

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle1 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle2 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle4 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional5 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle6 jam lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang6 jam lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle6 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle6 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional7 jam lalu