Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kepercayaan Hari Imlek yang Masih Dijaga: 10 Pantangan ini Dipercaya Bawa Energi Baik

P
Putri MelaniaEditor: Heru Ramdani
|10:10 WIB
Bagikan:
Kepercayaan Hari Imlek yang Masih Dijaga: 10 Pantangan ini Dipercaya Bawa Energi Baik
Gambar: Lampion Imlek yang menggantung. (Sumber: ภาพของNarin Sapaisarn/Canva)

PASUNDANEKSPRES.ID - Kepercayaan Hari Imlek selalu hadir setiap kali perayaan Tahun Baru China tiba. Lampion merah mulai bergantungan di mana-mana, aroma masakan khas memenuhi rumah, dan keluarga pun berkumpul untuk berbagi cerita serta harapan baru.

Suasana hangat ini bukan sekadar perayaan, tapi juga momen penting yang sarat makna.

Di balik kemeriahannya, tersimpan tradisi turun-menurun yang masih dijaga hingga sekarang, bukan karena takut melanggar, melainkan sebagai bentuk penghormatan pada nilai dan simbol kehidupan.

Ritual kecil hingga kebiasaan sehari-hari selama Imlem dipercaya membawa pengaruh baik bagi perjalanan setahun ke depan.

Mulai dari urusan rumah, pakaian, sampai makanan, semuanya memiliki filosofi yang menarik untuk dipahami.

Supaya tidak keliru melangkah di awal tahun, berikut rangkuman kepercayaan Hari Imlek yang paling sering dijumpai dan masih dijalani hingga kini.

Kepercayaan Hari Imlek yang Dipercaya Turun-Temurun

Kepercayaan Hari Imlek bukan muncul tanpa alasan. Setiap pantangan lahir dari simbol dan harapan agar kehidupan berjalan lebih seimbang dan penuh keberuntungan.

Berikut daftarnya yang dikutip dari Zalora Malaysia:

1. Warna merah sebagai simbol utama

Merah selalu hadir di perayaan Imlek karena melambangkan kebahagiaan, keberanian, dan kemakmuran.

Pakaian cerah, hiasan rumah, hingga angpao didominasi warna ini. Warna hitam dan putih biasanya dihindari karena identik dengan suasana duka.

2. Membersihkan rumah sebelum Imlek

Rumah yang bersih dipercaya menandakan kesiapan menyambut hal baik.

Jendela dicuci, ruangan dirapikan, barang lama disingkirkan.

Nah, aktivitas ini melambangkan pelepasan energi negatif dari tahun sebelumnya.

Namun, menyapu saat hari pertama Imlek justru dihindari karena diyakini bisa mengusir rezeki yang baru datang.

3. Angpao sebagai doa baik

Angpao bukan sekadar uang. Tradisi ini menjadi simbol doa, kasih sayang, dan harapan baik.

Angka yang dipilih pun diperhatikan, angka 8 dan 9 dianggap membawa keberuntungan, sementara angka 4 dihindari.

4. Melepas sepatu di dalam rumah

Sepatu dianggap membawa kotoran dari luar. Rumah yang bersih dipercaya menjaga aliran energi positif tetap lancar.

5. Menjauh dari benda tajam

Pisau dan gunting dipercaya bisa memutus aliran keberuntungan. Aktivitas dapur biasanya disiapkan jauh-jauh hari agar hari pertama Imlek terasa lebih tenang.

6. Membuka pintu pagi hari

Pintu dan jendela dibuka sejak pagi sebagai simbol menyambut rezeki dan energi baru masuk ke rumah.

7. Larangan potong rambut

Rambut dianggap bagian dari keberuntungan. Memotongnya saat Imlek dipercaya sama saja memotong rezeki. Banyak orang memilih merapikan diri beberapa hari sebelum perayaan dimulai.

8. Menahan emosi

Tangisan di hari Imlek dipercaya membawa kesedihan berkepanjangan. Suasana hangat dan tawa keluarga menjadi fokus utama agar awal tahun terasa ringan.

9. Makanan penuh makna

Setiap hidangan punya simbol. Pangsit melambangkan kekayaan, ikan berarti kelimpahan, nian gao menggambarkan peningkatan hidup, jeruk identik dengan hoki. Bubur dan nasi polos sering dihindari karena diasosiasikan dengan kesederhanaan berlebih.

10. Tidak meminjamkan uang

Kepercayaan Hari Imlek juga mengatur soal keuangan. Meminjamkan uang diyakini bisa mengganggu kestabilan finansial sepanjang tahun.

Kepercayaan Hari Imlek bukan cuma aturan lama. Tradisi ini menjadi bagian dari budaya yang kaya makna, mengajarkan keharmonisan, rasa syukur, dan kebersamaan keluarga.

Lewat kebiasaan sederhana, Imlek terasa lebih hangat dan penuh harapan, membantu banyak orang memulai tahun baru dengan pikiran positif dan hati yang tenang.

(pm)

Berita Terbaru

Jalan ke Pabrik BYD Subang dari Jakarta, Ini Rute dan Estimasi Waktu Tempuhnya

Jalan ke Pabrik BYD Subang dari Jakarta, Ini Rute dan Estimasi Waktu Tempuhnya

Subang3 menit lalu
Rekomendasi Film Indonesia di Bioskop Subang Minggu, 1 November 2026

Rekomendasi Film Indonesia di Bioskop Subang Minggu, 1 November 2026

Lifestyle1 jam lalu
Daftar Event dan Konser Musik di Jakarta November 2026

Daftar Event dan Konser Musik di Jakarta November 2026

Lifestyle2 jam lalu
Rekomendasi Serial Anime untuk Weekend Ini, Cocok Menemani Waktu Santai!

Rekomendasi Serial Anime untuk Weekend Ini, Cocok Menemani Waktu Santai!

Lifestyle13 jam lalu
ADVERTISEMENT
Mengenal Gembyung Ragasuta Subang, Kesenian Tradisional yang Menjaga Warisan Budaya Sunda

Mengenal Gembyung Ragasuta Subang, Kesenian Tradisional yang Menjaga Warisan Budaya Sunda

Lifestyle14 jam lalu
Lebih dari Pemecah Ombak, Inovasi APO Strap dan Harapan Baru Warga Pesisir Subang

Lebih dari Pemecah Ombak, Inovasi APO Strap dan Harapan Baru Warga Pesisir Subang

Headline14 jam lalu
Bukan Sekadar Tabuhan Bedug, Genjring Bonyok WBTb dari Subang Punya Cerita Panjang

Bukan Sekadar Tabuhan Bedug, Genjring Bonyok WBTb dari Subang Punya Cerita Panjang

Subang17 jam lalu
Tujuan Perda Pemajuan Kebudayaan, Bukan Sekadar Menjaga Warisan Leluhur

Tujuan Perda Pemajuan Kebudayaan, Bukan Sekadar Menjaga Warisan Leluhur

Jawa Barat18 jam lalu
Jadwal Persib Bulan November : Tujuh Laga Menanti, Ada Melbourne Victory dan FC Seoul

Jadwal Persib Bulan November : Tujuh Laga Menanti, Ada Melbourne Victory dan FC Seoul

Olahraga21 jam lalu
Pesan Menteri ATR/BPN kepada 152 Pejabat dalam Pelantikan: Layani Masyarakat dengan Baik

Pesan Menteri ATR/BPN kepada 152 Pejabat dalam Pelantikan: Layani Masyarakat dengan Baik

Nasional21 jam lalu