Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kontroversi Kebijakan BP Tapera, Tak Semua Gaji Pegawai Dipotong!

K
Khoirul AnsoriEditor: Khoirul Ansori
|23:35 WIB
Bagikan:
Kontroversi Kebijakan BP Tapera, Tak Semua Gaji Pegawai Dipotong!
Kontroversi Kebijakan BP Tapera, Tak Semua Gaji Pegawai Dipotong!

PASUNDAN EKSPRES - BP Tapera (Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat) tengah menjadi pusat perhatian publik karena kebijakan baru yang memotong gaji pekerja dengan pendapatan di atas Upah Minimum Regional (UMR) untuk tabungan perumahan (Tapera). Kebijakan ini menuai kontroversi, terutama karena fasilitas utama Tapera, seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan tenor panjang dan suku bunga rendah, hanya diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Lalu, bagaimana dengan manfaat bagi pekerja non-MBR?

Menurut ketentuan BP Tapera, MBR adalah pekerja dengan penghasilan maksimal Rp 8 juta per bulan, atau Rp 10 juta per bulan khusus di wilayah Papua dan Papua Barat. Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menjelaskan bahwa pekerja non-MBR yang ikut membayar iuran Tapera disebut sebagai penabung mulia. "Penabung mulia akan mendapatkan pengembalian pokok tabungan beserta bunga deposito," jelas Heru.

Selain itu, Heru mengungkapkan bahwa BP Tapera sedang mengembangkan berbagai manfaat tambahan bagi penabung mulia. "Kami menjajaki manfaat tambahan seperti diskon khusus dari merchant atau kemudahan fasilitas kredit konsumsi dari perbankan. Semua ini sedang kami kaji dan kembangkan agar penabung mulia mendapatkan lebih banyak keuntungan," ujar Heru dalam konferensi pers di Kantor KSP, Jumat (31/5/2024).

Di sisi lain, BP Tapera memberikan sejumlah manfaat signifikan bagi peserta MBR. Mereka dapat mengakses Kredit Renovasi Rumah (KRR) dan Kredit Bangun Rumah (KBR). Selain itu, peserta MBR juga bisa mendapatkan KPR dengan tenor hingga 30 tahun dan suku bunga tetap di bawah suku bunga pasar. Berdasarkan website BP Tapera, MBR adalah mereka yang berpenghasilan maksimal Rp 8 juta per bulan, atau Rp 10 juta per bulan di wilayah Papua dan Papua Barat.

Namun, kebingungan masih terjadi di kalangan pekerja non-MBR terkait manfaat Tapera bagi mereka. Berdasarkan PP No 21 tahun 2024, pekerja dengan gaji minimal UMR wajib menjadi peserta Tapera, tetapi manfaat spesifik bagi pekerja dengan gaji di atas Rp 8-10 juta belum dijelaskan secara rinci.

BP Tapera berusaha untuk memberikan solusi yang lebih inklusif dengan memperhatikan kepentingan penabung mulia. Heru Pudyo Nugroho menegaskan bahwa BP Tapera terus mengembangkan skema manfaat yang lebih luas agar semua peserta, termasuk non-MBR, bisa merasakan keuntungan dari program ini. BP Tapera berupaya menciptakan keseimbangan agar semua kelompok pekerja mendapatkan manfaat yang adil dan merata dari tabungan perumahan ini.

BP Tapera juga berencana untuk meningkatkan transparansi dan sosialisasi mengenai kebijakan dan manfaat Tapera. Dengan peningkatan sosialisasi ini, diharapkan semua peserta dapat lebih memahami manfaat yang mereka peroleh. Selain itu, BP Tapera sedang mengeksplorasi kerjasama dengan berbagai lembaga keuangan untuk memperluas opsi investasi bagi penabung mulia. Hal ini bertujuan untuk memberikan imbal hasil yang lebih kompetitif dan menguntungkan bagi para penabung.

Berita Terbaru

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Opini10 jam lalu
Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat11 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta11 jam lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta11 jam lalu
Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Karawang13 jam lalu
Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Headline13 jam lalu
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Headline13 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Headline14 jam lalu
Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle15 jam lalu