Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Profil Paus Fransiskus, Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Sedunia yang Down to Earth

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|14:01 WIB
Bagikan:
Profil Paus Fransiskus, Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Sedunia yang Down to Earth
Profil Paus Fransiskus, Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Sedunia yang Down to Earth (Image From: Reuters)

PASUNDAN EKSPRES - Profil Paus Fransiskus di Indonesia. Hari ini, Paus Fransiskus yang merupakan Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik sedunia telah menginjakkan kakinya di pelataran tanah Indonesia. 

Kedatangannya disambut dengan kenegaraan. Ia tampak turun dari pesawat ITA Airways dengan menggunakan kursi roda. 

Sejak kedatangannya, Paus Fransiskus mencuri perhatian dari sikapnya yang selalu rendah hati. Ia disebut-sebut menolak untuk menaiki private jet.

Bahkan, Paus menolak mobil anti peluru dan mobil mewah. Ia memilih untuk menggunakan mobil yang dipakai sehari-hari. 

Paus Fransiskus sendiri akan melakukan beragam kegiatan selama empat hari di Indonesia, di mulai dari hari ini hingga tanggal 6 September 2024.

Tanggal 5 September 2024, diketahui Paus Fransiskus akan menjadi pemimpin dalam misa akbar yang dilaksanakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno. 

Profil Paus Fransiskus yang akan Laksanakan Misa di Indonesia 

Berikut adalah profil dari Paus Fransiskus. 

Paus Fransiskus, yang memiliki nama asli Jorge Mario Bergoglio, lahir di Buenos Aires, Argentina, pada 17 Desember 1936.

Ia adalah putra dari imigran Italia. Ayahnya, Mario, bekerja sebagai akuntan di sebuah perusahaan kereta api, sementara ibunya, Regina Sivori, adalah seorang ibu rumah tangga yang mengabdikan dirinya untuk merawat lima anak mereka. 

Sebelum memutuskan untuk menjadi imam, Bergoglio awalnya menempuh pendidikan sebagai teknisi kimia.

BACA JUGA: Paus Fransiskus Tiba di Indonesia dan Disambut dengan Baik, Siap Laksanakan Misa di GBK

BACA JUGA: Ketahui 7 Dokumen Persyaratan Daftar CPNS 2024, Jangan Sampai Terlewat!

Pada tahun 1958, Bergoglio mulai menjalani masa novisiat dengan bergabung ke dalam Ordo Jesuit di Villa Devoto. Ia melanjutkan pendidikan humaniora di Chili, dan pada tahun 1963, ia kembali ke Argentina untuk memperoleh gelar dalam bidang filsafat dari Colegio de San José.

Antara tahun 1964 hingga 1966, Bergoglio mengajar sastra dan psikologi di dua perguruan tinggi yang berbeda sebelum melanjutkan studinya dalam bidang teologi di Colegio de San José.

Pada tahun 1969, Bergoglio ditahbiskan sebagai pendeta, dan pada tahun 1973, ia mengucapkan kaul kekal dalam Ordo Jesuit.

Pada tahun 1988, ia diangkat sebagai Uskup Agung Buenos Aires. Kemudian, pada tahun 2013, ia terpilih sebagai pemimpin tertinggi Gereja Katolik sedunia dan kepala negara Vatikan.

Pada 13 Maret 2013, ia terpilih sebagai Paus ke-266, menggantikan Paus Benediktus XVI yang mengundurkan diri. Bergoglio menjadi Paus pertama yang berasal dari benua Amerika.

Nama Fransiskus sendiri bermakna penghormatan kepada Santo Fransiskus, yang dikenal karena cintanya terhadap alam dan kaum miskin. Paus Fransiskus juga dikenal sebagai pemimpin yang sederhana sepanjang masa jabatannya.

(ipa)

Berita Terbaru

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline14 menit lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle17 menit lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle1 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat3 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline3 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional10 jam lalu
Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Headline10 jam lalu
Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Headline15 jam lalu
inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

Purwakarta15 jam lalu