Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Protes Terbesar di Serbia, 325 Ribu Orang Turun ke Jalan untuk Menuntut Keadilan

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|15:05 WIB
Bagikan:
Protes Terbesar di Serbia, 325 Ribu Orang Turun ke Jalan untuk Menuntut Keadilan
Protes Terbesar di Serbia, 325 Ribu Orang Turun ke Jalan untuk Menuntut Keadilan (Image From: SeeNews)

PASUNDAN EKSPRES - Ratusan ribu warga Serbia turun ke jalan di ibu kota Beograd pada Sabtu (15/3) waktu setempat dalam aksi protes besar-besaran terkait runtuhnya stasiun kereta di Novi Sad yang menyebabkan 15 orang meninggal dunia.

Tragedi yang terjadi pada November tahun lalu ini telah memicu kemarahan publik, dengan banyak yang menyalahkan korupsi dan kelalaian pemerintah sebagai penyebab utama insiden tersebut.

Protes Terbesar dalam Sejarah Serbia

Pemerintah Serbia menyebut jumlah demonstran mencapai 107.000 orang di seluruh Beograd.

Namun, menurut data dari Public Meeting Archive, jumlah peserta aksi diperkirakan antara 275.000 hingga 325.000 orang, menjadikannya demonstrasi terbesar dalam sejarah Serbia. Bahkan, lembaga pemantau independen menilai jumlah sebenarnya bisa lebih tinggi.

Protes yang bertajuk "15th for 15", merujuk pada 15 korban yang tewas, digelar di beberapa titik pertemuan di ibu kota Serbia.

Salah satu lokasi utama, Republic Square, dipenuhi demonstran yang berkumpul di sekitar patung Prince Mihajlo, sebuah tempat ikonik di Beograd.

Massa membentang dari Museum Nasional Serbia hingga Students' Square, sebelum akhirnya bergerak menuju Gedung Parlemen Nasional.

Tuntutan Demonstran

Awalnya demonstrasi diketuai oleh mahasiswa, hingga kemudian mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk sopir taksi, petani, pengacara, bahkan veteran militer.

Mereka menuntut transparansi penuh terkait proyek renovasi stasiun Novi Sad yang diresmikan pada tahun 2022 oleh Presiden Serbia Aleksandar Vucic.

Para mahasiswa menginginkan publikasi seluruh dokumen terkait proyek tersebut dan meminta pertanggungjawaban bagi mereka yang bertanggung jawab atas runtuhnya bangunan tersebut.

Hingga saat ini, 16 orang telah didakwa, termasuk mantan Menteri Konstruksi Serbia, Goran Vesic. Namun, persidangan belum dimulai, membuat para demonstran semakin geram.

Jana Vasic, seorang mahasiswa hukum yang ikut serta dalam protes, menyatakan kepada BBC bahwa mereka ingin negara dapat berfungsi dengan baik. Mereka ingin institusi yang menjalankan tugas dapat melakukannya dengan benar. 

Respon Pemerintah Serbia

Sejumlah pejabat telah mengundurkan diri sebagai respons terhadap meningkatnya tekanan publik. Perdana Menteri Serbia, Milos Vucevic, mengumumkan pengunduran dirinya pada akhir Januari. Namun, pengunduran diri tersebut belum disahkan oleh parlemen, sehingga ia masih tetap menjabat.

Sementara itu, Presiden Aleksandar Vucic, yang merupakan tokoh paling berpengaruh di pemerintahan Serbia, menegaskan bahwa dirinya tidak akan mundur.

Namun, ketika ia mendengar seruan para demonstran, Vucic menyatakan bahwa ia akan melakukan perubahan. 

(ipa)

Berita Terbaru

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline8 menit lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle11 menit lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle1 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat3 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline3 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional10 jam lalu
Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Headline10 jam lalu
Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Headline15 jam lalu
inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

Purwakarta15 jam lalu