Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Apakah Fenomena Gerhana Matahari Total 8 April 2024 Bisa Diamati di Indonesia?

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|14:18 WIB
Bagikan:
Apakah Fenomena Gerhana Matahari Total 8 April 2024 Bisa Diamati di Indonesia?
Fenomena Gerhana Matahari Total (GMT). (Sumber Foto: www.asc-csa.gc.ca)

PASUNDAN EKSPRES - Pada tanggal 8 April 2024 mendatang, akan terjadi fenomena langit yakni Gerhana Matahari Total (GMT).

Nah, FYI, ini akan menjadi fenomena gerhana kedua setelah Gerhana Bulan Penumbra (GBP) yang terjadi pada 25 Maret lalu, dan juga merupakan gerhana Matahari pertama di tahun ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengatakan bahwa total akan ada empat fenomena gerhana sepanjang tahun 2024!

Nah fenomena gerhana tersebut itu terdiri dari dua gerhana Bulan dan dua gerhana Matahari.

Siapa yang penasaran?

Kapan Fenomena Gerhana Matahari Total (GMT)?

Setelah Gerhana Bulan Penumbra pada 25 Maret 2024, Gerhana Matahari Total akan segera mengikuti pada 8 April 2024.

Menurut kalender BMKG, gerhana ini hanya akan terlihat di wilayah Amerika Utara, Amerika Serikat, Meksiko, bagian tengah Amerika Serikat, dan timur Kanada.

Perlu dicatat bahwa lokasi dan waktu terjadinya Gerhana Matahari Total pada tanggal tersebut tidak dapat diamati dari Indonesia.

Durasi totalitas gerhana ini yaitu saat terjadi kegelapan total, terpanjang akan mencapai 4 menit 26 detik.

Waktu Terjadinya Gerhana Matahari Total (GMT)

Berikut adalah waktu-waktu penting dalam proses global fase Gerhana Matahari Total seperti yang dikutip dari detiknews:

  1. Gerhana Sebagian dimulai di lokasi awal: 15.42.15 UT atau sekitar 22.42.15 WIB
  2. Gerhana Total dimulai di lokasi awal: 16.38.52 UT atau sekitar 23.38.52 WIB
  3. Puncak Gerhana: 18.17.21 UT atau sekitar 01.17.21 WIB
  4. Gerhana Total berakhir di lokasi akhir: 19.55.35 UT atau sekitar 02.55.35 WIB
  5. Gerhana Sebagian berakhir di lokasi akhir: 20.52.19 UT atau sekitar 03.52.19 WIB

Selama Gerhana Matahari Total berlangsung, wilayah yang dilalui jalur totalitasnya akan mengalami kegelapan total, meskipun hanya berlangsung beberapa saat. (pm)

Berita Terbaru

Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Bandung Barat2 menit lalu
Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Subang9 menit lalu
Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Subang11 menit lalu
BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

Subang24 menit lalu
ADVERTISEMENT
Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Subang29 menit lalu
Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Karawang29 menit lalu
Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Subang36 menit lalu
Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Karawang36 menit lalu
SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

Subang38 menit lalu
Polres Purwakarta Ungkap Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi, Berhasil Amankan 1.110 Liter

Polres Purwakarta Ungkap Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi, Berhasil Amankan 1.110 Liter

Purwakarta47 menit lalu