Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Jadwal Tasreh Tidak Bisa Diulang, Jemaah Haji Indonesia Diimbau Prioritaskan Ziarah Raudhah

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|14:47 WIB
Bagikan:
Jadwal Tasreh Tidak Bisa Diulang, Jemaah Haji Indonesia Diimbau Prioritaskan Ziarah Raudhah
Jemaah haji Indonesia gelombang II diimbau untuk mengutamakan ziarah Raudhah. (Foto: laman resmi Kemenag)

PASUNDAN EKSPRES - Jemaah haji Indonesia gelombang II diketahui telah diberangkatkan dari Kota Makkah ke Madinah sejak Rabu, 26 Juni 2024 untuk melakukan sejumlah rangkaian ibadah dan ziarah ke sejumlah tempat bersejarah yang ada di kota Nabi.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Madinah bersiap untuk operasional layanan jemaah haji gelombang II secara penuh selama kurang lebih delapan atau sembilan hari di Madinah mencakup akomodasi, katering, transportasi, lansia, dan layanan kesehatan. 

Anggota Media Center Kementerian Agama, Widi Dwinanda menyampaikan imbauan dari PPIH agar jemaah memprioritaskan ziarah Raudhah sebelum melakukan ziarah ke lokasi ziarah lainnya seperti ke Masjid Kuba, Jabal Uhud, dan sebagainya.

"Utamakan ziarah ke Raudhah, karena jadwalnya sesuai tasreh yang telah diberikan Kementerian Haji dan Umrah Saudi, sehingga tidak bisa diulang. Kalau sudah terlewat, jemaah tidak punya kesempatan lagi. Petugas telah mengurus tasreh yang akan digunakan jemaah sebagai tiket masuk Raudhah," ucap Widi, dilansir dari laman resmi Kementerian Agama, Kamis (27/6).

Dia menjelaskan, kondisi hotel di Madinah berbeda dengan di Makkah yang mana kapasitas hotel di Madinah tidak sebanyak di Makkah. 

Satu hotel di Makkah bisa menampung hingga 20 ribu jemaah, sementara hotel-hotel di Madinah memiliki kapasitas tampung untuk 1.500 orang.

"Kondisi tersebut perlu dipahami para jemaah, karena berdampak terhadap penempatan jemaah dan ada potensi kloter yang terpisah penempatannya," tuturnya.

Selain kapasitas hotel, lanjut Widi, hotel di Madinah memiliki lobi yang lebih kecil serta jumlah lift yang terbatas. 

Oleh karena itu, jemaah diimbau agar mengatur waktu turun dan naik lift usai salat di Masjid Nabawi.

Lebih lanjut, Widi juga mengingatkan kepada jemaah agar melengkapi diri dengan alat pelindung diri seperti topi, kaca mata hitam dan semprotan air selama bepergian atau ziarah mengingat cuaca di Kota Madinah lebih panas dari Kota Makkah.

Bila ingin beribadah di Masjid Nabawi, jemaah agar mencatat dan mengingat nama dan nomor hotel serta memberi tahu dan mencatat nomor kontak PPIH di hotel.

"Tetap mengenakan identitas pengenal, terutama gelang jemaah, membawa paspor, visa dan identitas diri lainnya," pungkasnya.

Sementara itu, fase pemulangan jemaah haji Indonesia masih berlangsung hingga tanggal 26 Juni 2024 pukul 21.00 WAS. 

Adapun jemaah haji dan petugas yang telah diterbangkan ke Tanah Air berjumlah 36.835 orang yang tergabung dalam 93 kelompok terbang. (inm)

Berita Terbaru

Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Subang36 menit lalu
Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Subang39 menit lalu
Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Subang59 menit lalu
Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

Nasional2 jam lalu
DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

Nasional3 jam lalu
Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Lifestyle3 jam lalu
Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Purwakarta3 jam lalu
Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Jawa Barat4 jam lalu
Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Subang4 jam lalu