Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Partai Buruh Dukung Penuh Farhan-Erwin, Optimis Bandung Sejahtera

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|12:08 WIB
Bagikan:
Partai Buruh Dukung Penuh Farhan-Erwin, Optimis Bandung Sejahtera
Dukungan Partai Buruh Kota Bandung kepada pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan dan H. Erwin.

BANDUNG - Pemilihan Kepala Daerah serentak akan dilaksanakan 27 November 2024, beberapa pasangan calon sudah bermunculan pasca pendaftaran ke KPU daerah masing-masing.

Walaupun Mahkamah Konstitusi sudah mengeluarkan Keputusan MK No.60 terkait ambang batas Pencalonan Pilkada, hasil dari uji materiil yang diajukan oleh Partai Buruh dan Partai Gelora yang sudah dimasukkan ke dalam PKPU No.8/2024, namun masih saja ada Partai dan atau Pasangan Calon yang tidak mengakomodir Partai yang tidak mendapatkan kursi untuk menjadi partai pengusung, hanya menjadi partai pendukung saja.

Seperti kita ketahui, bahwa sempat terjadi gerakan rakyat Peringatan Darurat ketika Baleg DPR RI mengeluarkan wacana revisi undang2 yang diduga bertentangan dengan putusan MK No.60 tersebut, pada saat itu Partai Buruh pun turut turun aksi mengawal putusan MK bersama elemen masyarakat lainnya.

Prana Rifsana, Ketua Partai Buruh EXCO Kota Bandung menyampaikan kepada awak media dihari peringatan 3 Tahun Kebangkitan Klas Pekerja bahwa fenomena adanya Partai dan atau Pasangan Calon yang tidak mengakomodir Partai Non Seat untuk menjadi pengusung itulah mereka yang sebenarnya menentang hasil putusan MK tersebut.

Partai Buruh Kota Bandung pada saat Pilkada 2024 ini menjadi salah satu Partai Pengusung Pasangan Calon Farhan - Erwin bersama-sama dengan Partai Nasdem, PKB dan Partai Gelora.

Sebagai informasi, Partai Buruh bersama Partai Nasdem, PKB dan Partai Gelora mengusung pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan dan H. Erwin dalam Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) 2024.

Pada setiap kesempatan, Farhan beberapa kali menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Partai Buruh dan Partai Gelora yang telah berhasil dalam proses uji materiil di MK sehingga dapat membuat perubahan proses  demokrasi di Indonesia menjadi semakin baik.

Prana meyakini dibawah kepemimpinan Farhan-Erwin di Kota Bandung nanti warga menjadi sejahtera dan Bandung menjadi tempat tinggal yang nyaman, sehingga perwujudan Negara Sejahtera akan dimulai dari Kota Bandung.

Sementara itu, pasangan Farhan-Erwin resmi membentuk Sekretariat Bersama (Sekber) atau Posko Pemenangan Farhan-Erwin di Kota Bandung pada 13 September lalu.

Pasangan Cawalkot Bandung nomor urut 3 itu juga membentuk koalisi bernama Koalisi Bandung Utama yang merupakan konsolidasi dari empat partai yang mengusung pasangan tersebut.

Berita Terbaru

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle18 menit lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional31 menit lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional33 menit lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle35 menit lalu
ADVERTISEMENT
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional45 menit lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline1 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang1 jam lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional1 jam lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline1 jam lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional2 jam lalu