Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Viral Jemaah Haji Asal Bogor Protes Kekurangan Tempat Hingga Tidur di Luar Tenda di Mina

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|10:26 WIB
Bagikan:
Viral Jemaah Haji Asal Bogor Protes Kekurangan Tempat Hingga Tidur di Luar Tenda di Mina
Sebuah video viral jemaah haji Indonesia asal Bogor, Jawa Barat protes dengan kondisi tenda di Mina. (Foto: screenshot Instagram @hazairinsitepu)

PASUNDAN EKSPRES - Sebuah video viral beredar luas di media sosial di mana beberapa jemaah haji Indonesia asal Bogor, Jawa Barat protes dengan kondisi tenda di Mina.

Video yang dibagikan akun Instagram @hazairinsitepu itu memperlihatkan seorang jemaah memprotes kepada petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) terkait kondisi tenda di Mina yang penuh sesak.

Dalam keterangan video itu, disebutkan bahwa ukuran tenda kurang lebih 10x12 meter bagi 160 jemaah itu dianggap terlalu kecil.

Hal ini menyebabkan beberapa jemaah harus tidur sambil duduk bahkan ada jemaah yang harus tidur di lorong Maktab karena ruang yang tersedia tidak cukup untuk menampung seluruh jemaah untuk berbaring.

"Anda itu ditugaskan untuk memfasilitasi kami, selesaikan, bantu kami, kami ada kesulitan," ucap salah satu jemaah kepada petugas, dikutip dari akun Instagram @hazairinsitepu, Selasa (18/6).

Diketahui, jemaah yang memprotes hal tersebut tergabung rombongan KBIHU YPHB dalam kloter 49 Jks, berada di Maktab 44.

Video itu juga memperlihatkan sejumlah jemaah tidur di luar tenda di Mina karena keterbatasan ruang di dalam tenda.

Begitu juga dengan kondisi di dalam tenda yang penuh sesak hingga jemaah terpaksa tidur berhimpitan dengan jemaah lainnya.

Atas video viral tersebut, sejumlah pihak dari perwakilan jemaah kloter 49, Ketua Rombongan Jemaah YPHB Wahyu Widianto, Ketua Kloter 49 Supriadi Gunawan, dan Kepala Kantor Kemenag Kota Bogor Dede Supriatna telah menyelesaikan permasalahan tersebut dan mengunggah video klarifikasi mengenai kejadian itu.

Adapun salah satu jemaah yang memprotes hal tersebut, Asep Kartiwa telah menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pihak dan meminta agar petugas dan pihak terkait dapat memperbaiki pelayanan haji yang lebih baik di kemudian hari.

"Mudah-mudahan setelah kami melakukan komunikasi dan koordinasi, bisa terselesaikan dengan catatan ini merupakan pembelajaran untuk perbaikan di kemudian hari," ucap Asep.

"Jangan sampai jemaah haji yang sudah berkorban segala macam, menerima fasilitas yang menurut saya ini agak kurang, mudah-mudahan kejadian ini pertama dan terakhir," pungkasnya. (inm)

Berita Terbaru

Cerita Sopir Angkot: Mengais Rezeki dari Setiap Liter Bensin

Cerita Sopir Angkot: Mengais Rezeki dari Setiap Liter Bensin

Subang3 jam lalu
DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

Headline6 jam lalu
Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Headline7 jam lalu
Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Headline7 jam lalu
ADVERTISEMENT
Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Headline7 jam lalu
Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle9 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle10 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle11 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle12 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional12 jam lalu