Frans Putros Absen Dua Laga, Persib Bandung Dipaksa Rotasi Hadapi Bhayangkara FC dan PSM

PASUNDANEKSPRES.ID - Bek serbabisa Persib Bandung, Frans Putros Absen Dua Laga beruntun menghadapi Bhayangkara FC dan PSM Makassar pada lanjutan kompetisi Liga 1 2025.
Persib dijadwalkan menjamu Bhayangkara FC pada Minggu (21/12/2025) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), dengan kick off pukul 19.00 WIB. Sementara itu, duel kontra PSM Makassar yang merupakan laga tunda pekan kedelapan akan digelar pada Sabtu (27/12/2025) di venue yang sama.
Ketidakhadiran Frans Putros saat melawan Bhayangkara FC disebabkan akumulasi kartu kuning. Adapun pada laga kontra PSM Makassar, bek Timnas Irak tersebut harus menepi akibat sanksi Komite Disiplin (Komdis) PSSI, menyusul kartu merah langsung yang diterimanya saat Persib menghadapi Arema FC pada pekan keenam.
Untuk menutup lubang yang ditinggalkan Putros, pelatih kepala Persib Bojan Hodak memiliki sejumlah opsi. Eliano Reijnders bisa dimaksimalkan di posisi bek kiri, sementara Alfeandra Dewangga juga menjadi alternatif untuk memperkuat lini pertahanan Maung Bandung.
Hodak turut memaparkan kondisi skuadnya setelah menjalani jadwal padat di dua kompetisi. Persib disebut mulai dilanda kelelahan, yang terlihat saat menelan kekalahan dari Malut United pada 14 Desember lalu di Ternate.
“Sekarang semuanya lebih tajam, semuanya dalam kondisi lebih baik. Tapi jika tim bermain enam kali dalam 23 hari, ditambah perjalanan ke Singapura, Madura, dan Maluku Utara, itu perjalanan yang sangat panjang,” ujar Hodak.
Ia mengakui rotasi sudah dilakukan, namun kelelahan tetap terlihat. “Kami melakukan rotasi, tapi bisa dilihat saat melawan Malut kami masih terlihat kelelahan,” tambahnya.
Rotasi diperkirakan akan kembali diterapkan Hodak saat Persib menghadapi Bhayangkara FC dan PSM Makassar. Pelatih asal Kroasia itu berharap dukungan penuh suporter di GBLA mampu menjadi pembeda.
“Ketika bermain di kandang dan stadion penuh, maka lebih mudah untuk bermain,” katanya. “Bisa dilihat saat menghadapi Bangkok United dan Borneo FC, kondisi lawan menurun dan kami terangkat. Inilah yang disebut keuntungan bermain di kandang,” tutup Bojan Hodak
