Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Madura United Evaluasi Tim Usai Piala Presiden 2024, Lepas Empat Pemain

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|11:03 WIB
Bagikan:
Madura United Evaluasi Tim Usai Piala Presiden 2024, Lepas Empat Pemain
Piala Presiden 2024 - Ilustrasi Pelatih dan Pemain Madura United (Bola.com/Adreanus Titus)

PASUNDAN EKSPRES - Madura United melakukan langkah signifikan usai kegagalan mereka melaju ke babak semifinal Piala Presiden 2024. Bergabung dalam Grup B, Laskar Sapeh Kerrab hanya mampu meraih satu kemenangan dari tiga pertandingan dan finis di posisi ketiga. Hasil tersebut memaksa manajemen tim untuk melakukan evaluasi dan perubahan pada skuat mereka.

Manajer Madura United, Umar Wachdin, mengumumkan secara resmi perpisahan dengan empat pemain. Mereka adalah Yustinus Uca, Jovan Karundeng, Fadillah Akbar, dan Dikri Yusron. Dalam pernyataannya, Umar menyampaikan, "Yustinus Uca, Jovan Karundeng, Fadillah Akbar, dan juga Dikri Yusron sudah tak berseragam Madura United lagi. Terimakasih sudah pernah memulai hal baik di klub ini," ujar Umar pada Minggu (28/7/2024).

BACA JUGA:Persib Bandung Mendatangkan Lima Pemain Baru dan Melepas Lima Pemain Juara

Dua dari pemain yang dilepas, Yustinus Uca dan Jovan Karundeng, merupakan pemain muda, sementara Fadillah Akbar dan Dikri Yusron adalah pemain berpengalaman di Liga 1. Meskipun keempatnya baru diperkenalkan oleh klub, mereka belum sempat tampil di kompetisi Liga 1 sebelum kontrak mereka berakhir.

BACA JUGA:Persib Bandung Dihadang Rintangan dalam Upaya Mendatangkan Bintang Bali United

Umar menambahkan bahwa keputusan ini didasarkan pada penilaian performa dan alasan lainnya terkait hengkangnya beberapa pemain. "Ada beberapa pemain yang kami nilai masih kurang (mumpuni), dan ada beberapa pemain lainnya yang memiliki alasan tertentu (hengkang)," jelasnya.

BACA JUGA:Konflik Antara Suporter Arema FC dan Persis Solo Mewarnai Semifinal Piala Presiden 2024

Dengan kompetisi Liga 1 2024/2025 yang akan dimulai pada 9 Agustus 2024, keputusan ini tentu menjadi kejutan, terutama karena Madura United akan menghadapi Malut United di pekan pertama pada 10 Agustus 2024 di Stadion Gelora Bangkalan.

"Kita harus segera mencari penggantinya, mengingat kompetisi sudah sangat dekat," tutup Umar Wachdin.

Berita Terbaru

BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

Subang10 menit lalu
Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Subang16 menit lalu
Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Karawang16 menit lalu
Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Karawang23 menit lalu
ADVERTISEMENT
SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

Subang25 menit lalu
Polres Purwakarta Ungkap Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi, Berhasil Amankan 1.110 Liter

Polres Purwakarta Ungkap Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi, Berhasil Amankan 1.110 Liter

Purwakarta34 menit lalu
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Sekda Purwakarta Fokus Perkuat Tata Kelola RSUD Bayu Asih

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Sekda Purwakarta Fokus Perkuat Tata Kelola RSUD Bayu Asih

Purwakarta35 menit lalu
Disdik Purwakarta Pastikan Kebijakan Pendidikan Berdampak bagi Peserta Didik

Disdik Purwakarta Pastikan Kebijakan Pendidikan Berdampak bagi Peserta Didik

Purwakarta43 menit lalu
Banyak Dapur Tak Penuhi Standar dan Pengadaan Tidak Masuk Akal, BGN Sisir Dana Rp414 M dari Rekening Virtual

Banyak Dapur Tak Penuhi Standar dan Pengadaan Tidak Masuk Akal, BGN Sisir Dana Rp414 M dari Rekening Virtual

Nasional50 menit lalu
Evaluasi 100 Hari Kepala BGN: Ungkap Dugaan Korupsi, Ratusan Yayasan Perantara Potong Biaya Produksi

Evaluasi 100 Hari Kepala BGN: Ungkap Dugaan Korupsi, Ratusan Yayasan Perantara Potong Biaya Produksi

Nasional58 menit lalu