Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Konflik Antara Suporter Arema FC dan Persis Solo Mewarnai Semifinal Piala Presiden 2024

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|10:58 WIB
Bagikan:
Konflik Antara Suporter Arema FC dan Persis Solo Mewarnai Semifinal Piala Presiden 2024
Stadion Manahan terancam tak bisa menyambut suporter Persis Solo di Piala Presiden 2024. (FAUZI NUGROHO/BOLASPORT.COM)

PASUNDAN EKSPRES - Arema FC akan menghadapi Persis Solo dalam laga semifinal Piala Presiden 2024 di Stadion Manahan, Solo, pada Rabu (31/7) pukul 19.30 WIB. Meskipun berstatus sebagai tuan rumah, kehadiran suporter Aremania menuai kontroversi dan penolakan dari suporter Persis Solo.

Regulasi Piala Presiden 2024, yang mengadopsi kebijakan Liga 1, membatasi kehadiran suporter hanya untuk pendukung tim tuan rumah. Meskipun demikian, Arema FC diberikan kuota khusus sebanyak 1.600 tiket untuk suporter mereka, yang dapat memilih untuk duduk di tribun utara atau selatan stadion.

BACA JUGA:Persib Bandung Mendatangkan Lima Pemain Baru dan Melepas Lima Pemain Juara

Manajer Bisnis Arema, Munif Bagaskara Wakid, menjelaskan bahwa keputusan ini telah diambil oleh panitia penyelenggara. "Kita dikasih slot tiket untuk suporter sebanyak 1.600, bebas milih di tribune utara atau selatan," ujarnya.

BACA JUGA:Persib Bandung Dihadang Rintangan dalam Upaya Mendatangkan Bintang Bali United

Tetapi keputusan ini tidak diterima baik oleh suporter Persis Solo yang mengungkapkan penolakan mereka terhadap kehadiran Aremania di Solo melalui media sosial. Mereka menegaskan bahwa tragedi Kanjuruhan yang belum terselesaikan menjadi alasan utama penolakan ini.

Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada tahun 2022 meninggalkan luka yang dalam bagi komunitas suporter sepak bola di Indonesia. Suporter Persis Solo berpendapat bahwa sebelum kasus ini diselesaikan, mereka tidak dapat menerima kehadiran Aremania di kota mereka sebagai bentuk solidaritas terhadap korban.

Meski begitu, Manajer Arema, Munif, menyebutkan bahwa informasi lebih lanjut mengenai penjualan tiket untuk Aremania akan diumumkan kemudian oleh panitia penyelenggara. Hingga saat ini, detail terkait penjualan tiket masih dalam proses penjajakan.

Pertandingan ini diharapkan menjadi salah satu momen penting dalam Piala Presiden 2024, namun perdebatan terkait kehadiran suporter menggarisbawahi ketegangan yang ada di antara kedua kubu.

Berita Terbaru

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle56 menit lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle1 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional1 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle2 jam lalu
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional2 jam lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline2 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang2 jam lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional3 jam lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline3 jam lalu