Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Marc Marquez Perlu Penyesuaian Saat Jajal Motor Ducati

N
Nisa Atiatul M MEditor: Yusup Suparman
|12:03 WIB
Bagikan:
Marc Marquez Perlu Penyesuaian Saat Jajal Motor Ducati
Marc Marquez tentunya perlu ada penyesuaian ketika menjajal motor ducati, hal tersebut diungkapnya saat wawancara dengan media Spayol, DAZN. (Dok istimewa)

PASUNDAN EKSPRES - Marc Marquez tentunya perlu ada penyesuaian ketika menjajal motor ducati, hal tersebut diungkapnya saat wawancara dengan media Spayol, DAZN. 

"Saya tidak suka membandingkan motor di publik dan saya tidak akan mengungkap perbedaannya. Tapi jelas keduanya motor yang berbeda, punya gaya berkendara yang berbeda, dan seperti yang saya bilang ketika Anda mengendarai motor juara, banyak juga pebalap yang cepat dengan motor ini, jadi motor ini ada di bawah kendali Anda. Saya bisa beradaptasi dengan cepat di luar ekspektasi, saya bisa langsung merasa sangat baik," ungkapnya dalam wawancara dengan media Spanyol, DAZN.

Bagi Marquez, ia harus mempelajari mendalam motor ducati, tak hanya itu, ada beberapa penyesuaian yang harus dilakukan meski ia sudah belasan tahun berada di kelas MotoGP. 

"Masuk akal karena saya sudah bekerja dengan sebuah grup selama 11 tahun, dan sekarang grupnya baru. Tapi keluarga Gresini sangat menerima saya dengan baik, semuanya sangat menyenangkan dan membantu saya agar lebih kalem," tuturnya lagi.

Pada tahun ini, Marquez akan mulai menunggangi motor Ducati bekas Johann Zarco. Motor tersebut berusia setahun lebih tua jika dibandingkan dengan Desmosedici GP24 yang dikendarai para pembalap Ducati Lenovo dan Pramac Racing. 

Meski harus ada penyesuaian, ketika pertama kali menunggangi motor Ducati, Marquez langsung 'Klop'. Bhakan ia menjadi pembalap tercepat keempat pada sesi tes di Valencia. 

Berita Terbaru

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional33 menit lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline1 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga1 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline2 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle2 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle3 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle4 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat5 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline5 jam lalu