Persib Bandung Waspadai Persis Solo di Pekan ke-19, Hodak Soroti Finishing dan Sambut Kembalinya Dua Penyerang

PASUNDANEKSPRES.ID - Persib Bandung dijadwalkan melakoni laga tandang melawan Persis Solo pada pekan ke-19 Super League 2025/26. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Manahan, Solo, pada Sabtu, 31 Januari 2026.
Meski Persis saat ini masih berada di zona bawah klasemen, pelatih Persib Bojan Hodak menegaskan pentingnya menjaga fokus dan tidak memandang remeh lawan. Menurut pelatih asal Kroasia itu, posisi klasemen bukanlah cerminan mutlak kekuatan sebuah tim.
Hodak menjadikan laga sebelumnya sebagai bahan evaluasi. Pada pertandingan melawan PSBS Biak di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, 25 Januari 2026, Persib hanya mampu meraih kemenangan tipis 1-0. Dalam laga tersebut, Hodak menilai efektivitas lini depan timnya masih menjadi pekerjaan rumah.
“Kemenangan itu penting, hampir semuanya berjalan bagus kecuali penyelesaian akhir. Kami harus bekerja untuk itu,” ujar Hodak, dikutip dari laman resmi klub, 28 Januari 2026.
Menatap duel melawan Persis, Hodak mendapat tambahan kepercayaan diri setelah dua penyerang utama Persib yang sebelumnya dibekap cedera kini telah kembali berlatih penuh dan berada dalam kondisi siap dimainkan.
Hodak juga menilai Persis Solo mengalami perubahan signifikan setelah melakukan perombakan besar, baik di jajaran kepelatihan maupun komposisi pemain. Ia bahkan menyebut Persis tampil lebih baik dalam laga terakhir mereka.
“Mereka sudah jauh lebih baik. Bahkan di laga terakhir melawan Borneo FC, mereka tidak pantas untuk kalah. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit karena semua tim yang melawan Persib pasti bermain seratus persen,” tuturnya.
Dengan berbagai pertimbangan tersebut, Hodak tetap berharap anak asuhnya mampu membawa pulang hasil maksimal dari Solo. “Saya harap kami mendapatkan hasil yang positif pada akhirnya,” ujarnya.
Selain fokus pada laga melawan Persis, Hodak juga menyimpan ekspektasi tinggi terhadap dua pemain anyar Persib, Layvin Kurzawa dan Dion Markx. Keduanya diproyeksikan memperkuat lini pertahanan tim, baik di Super League 2025/26 maupun AFC Champions League Two 2025/26.
Hodak menjelaskan bahwa perekrutan Kurzawa dan Dion dilakukan untuk menutup kekosongan posisi yang ditinggalkan Muhammad Rezaldi Hehanussa dan Al Hamra Hehanussa, yang dipinjamkan ke Persik Kediri pada awal putaran kedua musim ini.
“Dua pemain baru ini bagus untuk kami. Sebab, kami agak kekurangan stok setelah Rezaldi dan Hamra pergi. Kami butuh tambahan di bek kiri dan satu bek tengah,” jelasnya.
Secara khusus, Hodak menaruh harapan besar pada Dion Markx. Pemain Tim Nasional Indonesia U-23 itu dinilai memiliki potensi untuk mengikuti jejak Kakang Rudianto dan Robi Darwis yang sukses menembus skuad utama Persib.
“Dion itu seperti Kakang dan Robi, dia pemain U-23. Kami mencari pemain muda yang bisa berkembang pesat dalam waktu singkat,” tambah Hodak.
Masuknya Dion semakin menambah stok pemain muda potensial Persib, yang sebelumnya telah memiliki Zulkifli Lukmansyah, Nazriel Alvaro, serta penjaga gawang muda Fitrah Maulana.
“Mereka adalah masa depan klub. Semuanya perlu berlatih dan mendapatkan kesempatan untuk melihat siapa yang bisa masuk tim utama nantinya,” jelasnya.
Sementara itu, terkait Layvin Kurzawa yang memiliki pengalaman bermain bersama Paris Saint-Germain, Hodak menilai kehadirannya memberikan nilai tambah dari segi kualitas dan reputasi. Meski demikian, ia menekankan pentingnya kesabaran dalam proses adaptasi sang pemain.
“Dalam 3,5 bulan ke depan, kami akan menjalani minimal 19 hingga 25 pertandingan, jadi pasti ada menit bermain untuknya. Kami akan melakukannya perlahan. Dia sudah lama tidak bermain, sama seperti kasus Federico Barba atau Stefano Beltrame dulu. Pemain yang absen beberapa bulan butuh waktu, tapi dia punya kualitas yang kami butuhkan. Kami akan bersabar,” pungkas Hodak.
