Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kelompok 4 KKN Universitas Bhakti Kencana Hadirkan Aksi Gemilang

H
HubaEditor: Huba
|17:47 WIB
Bagikan:
Kelompok 4 KKN Universitas Bhakti Kencana Hadirkan Aksi Gemilang
Kelompok 4 KKN Universitas Bhakti Kencana

Cegah Anemia & Nikah Dini untuk Remaja di SMP Yayasan Pendidikan 17 NAGREG

Kekurangan hemoglobin dapat menyebabkan anemia yaitu suatu kondisi yang ditandai dengan tubuh lemas, wajah pucat, menurunnya konsentrasi belajar, serta berkurangnya daya tahan tubuh. Berdasarkan Riskesdas 2018, remaja putri mengonsumsi TTD sesuai standar masih sangat rendah yaitu sebesar 1,4%. Kelompok 4 KKN UBK di Desa Citaman, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung telah melaksanakan program edukasi kesehatan dengan tema GEMILANG yaitu Cegah Anemia dan Nikah Dini untuk Remaja pada tanggal 15 Agustus 2025.

Kegiatan ini ditujukan untuk siswa kelas 7 di SMP Yayasan Pendidikan17 Nagreg dengan tujuan meningkatkan pengetahuan remaja tentang pentingnya menjaga kesehatan serta menghindari risiko pernikahan dini. Salah satu fokus utama program ini adalah edukasi serta Pembagian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada para siswi di kelas 7 tersebut.

Tablet tambah darah ini mengandung zat besi (Fe) dan asam folat yang berperan penting dalam pembentukan hemoglobin dalam tubuh. Untuk membuat suasana lebih menyenangkan, Kelompk KKN juga menghadirkan games tebak gambar dan quiz interaktif. Pertanyaan seputar anemia, manfaat TTD, dan dampak nikah dini membuat siswa semakin aktif dan antusias.

Di SMP Yayasan Pendidikan 17 Nagreg ini sendiri tidak ada pembagian Tablet Tambah Darah (TTD) secara rutin yang diberikan 1 minggu sekali, yang mana menyebabkan remaja putri tidak mengkonsumsi TTD dan juga kurang mengerti megenai bahaya anemia. Oleh karena itu, kami Kelompok 4 KKN UBK memberikan edukasi dan penjelasan mengenai pentingnya TTD dan aturan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) yang benar, yaitu :

  1. Mengandung zat besi yang membantu pembentukan hemoglobin.
  2. Perlu diminum satu tablet seminggu sekali, setelah makan, dengan air putih.
  3. Tidak boleh diminum bersama teh, susu, atau kopi agar manfaatnya maksimal.

Selain pencegahan anemia, akibat maraknya pernikahan dini di Desa Citaman, mahasiswa KKN Kelompok 4 Universitas Bhakti Kencana mengadakan edukasi mengenai dampak negatif pernikahan dini bagi siswa-siswi SMP Yayasan Pendidikan 17 Nagreg. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman tentang dampak negatif pernikahan dini terhadap kesehatan, pendidikan, dan masa depan remaja, yang dilakukan dengan penanyangan Video Edukatif. Pernikahan di usia remaja dapat menimbulkan berbagai risiko, antara lain:

  1. Hilangnya kesempatan untuk menikmati masa remaja secara utuh.
  2. Terganggunyaaksespendidikan.
  3. Risiko kesehatan, seperti kehamilan dini, komplikasi persalinan, dan gangguan kesehatan mental.
  4. Dampak jangka panjang berupa kerentanan terhadap kemiskinan, kekerasan dalam rumah tangga, serta ketidaksetaraan gender.

Kegiatan Kelompok 4 KKN UBK di Desa Citaman melalui program GEMILANGmerupakan upaya nyata dalam membentuk Generasi yang sehat, cerdas, dan bersemangat meraih masa depan gemilang. Dengan mengedepankan pencegahan anemia dan pemahaman bahaya pernikahan dini, siswa diharapkan mampu menjaga kesehatan diri sekaligus mengambil keputusan yang bijak untuk masa depan.

Melalui kegiatan ini, Kelompok 4 KKN UBK tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga meninggalkan bekal penting bagi generasi muda di Desa Citaman untuk tumbuh sebagai pribadi yang berkualitas.(*)

Berita Terbaru

12 Tips Meningkatkan Skill untuk Bekerja di Kawasan Industri Subang

12 Tips Meningkatkan Skill untuk Bekerja di Kawasan Industri Subang

Lifestyle9 menit lalu
Anggota DPRD Jabar Andhika Jadi Pembina Apel Pembukaan Trip Observasi SMA Labschool Jakarta di Banceuy, Soroti Pentingnya Pendidikan Karakter

Anggota DPRD Jabar Andhika Jadi Pembina Apel Pembukaan Trip Observasi SMA Labschool Jakarta di Banceuy, Soroti Pentingnya Pendidikan Karakter

Headline42 menit lalu
Otorita IKN Gelar Festival Cabai Nusantara, Dorong Pangan Lokal dan Akses Pasar Petani

Otorita IKN Gelar Festival Cabai Nusantara, Dorong Pangan Lokal dan Akses Pasar Petani

Nasional54 menit lalu
Otorita Ibu Kota Nusantara Gunakan Pendekatan Humanis, Fasilitasi Warga Tinggalkan Tahura Bukit Soeharto

Otorita Ibu Kota Nusantara Gunakan Pendekatan Humanis, Fasilitasi Warga Tinggalkan Tahura Bukit Soeharto

Nasional58 menit lalu
ADVERTISEMENT
Pojokan 324: Ah, Surya!

Pojokan 324: Ah, Surya!

Opini1 jam lalu
IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

Jawa Barat2 jam lalu
Cara DPRD Subang Mengawasi Hasil Pembangunan Infrastruktur, Tak Hanya Lewat Rapat

Cara DPRD Subang Mengawasi Hasil Pembangunan Infrastruktur, Tak Hanya Lewat Rapat

Subang3 jam lalu
Bukan Cuma Lapangan Kerja, Ini Dampak Industri terhadap Ekonomi Wisata Subang

Bukan Cuma Lapangan Kerja, Ini Dampak Industri terhadap Ekonomi Wisata Subang

Lifestyle4 jam lalu
Infak Subang Berseri di RSUD Ciereng Terus Mengalir, Kali Ini Terkumpul Rp2,44 Juta

Infak Subang Berseri di RSUD Ciereng Terus Mengalir, Kali Ini Terkumpul Rp2,44 Juta

Headline5 jam lalu
Peluang UMKM di Kawasan Industri Subang Makin Terbuka, Ini Daftar Usahanya

Peluang UMKM di Kawasan Industri Subang Makin Terbuka, Ini Daftar Usahanya

Subang5 jam lalu