Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pemda Purwakarta Ajak Warga Kelola Sampah Mandiri dan Berkelanjutan

A
Adam SumartoEditor: Asep
|08:00 WIB
Bagikan:
Pemda Purwakarta Ajak Warga Kelola Sampah Mandiri dan Berkelanjutan
Pj Sekda Kabupaten Purwakarta, Nina Herlina, saat mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif menjaga kebersihan lingkungan, terlebih memasuki musim penghujan.(Adam Sumarto/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta menyosialisasikan pengelolaan sampah mandiri dan berkelanjutan, Kamis (30/10/2025).

Bertempat di Aula Kelurahan Nagri Tengah, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, sosialisasi ini bertujuan guna mengantisipasi dampak datangnya musim penghujan.

Adapun kegiatan yang dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Purwakarta, Nina Herlina ini diikuti para lurah se-Kecamatan Purwakarta, kader lingkungan, serta masyarakat umum.

Turut mendampingi Pj Sekda di antaranya Plt Camat Purwakarta, Agus Alamsyah, dan Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Madya Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat, Nenden Noeni Kurniati.

Dalam sambutannya, Nina mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pengelolaan sampah secara mandiri merupakan langkah strategis dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi potensi banjir di tengah musim hujan.

"Ini kegiatan yang sangat positif. Pengelolaan sampah mandiri dan berkelanjutan harus dimulai dari rumah tangga. Ketika masyarakat sadar dan disiplin, penumpukan sampah bisa dicegah, dan lingkungan kita akan lebih bersih serta sehat," kata Nina.

Ia menegaskan, kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempat dan waktu yang tepat akan berdampak besar terhadap upaya pencegahan bencana serta penyakit yang kerap muncul saat curah hujan tinggi.

"Kalau sampah dibuang sembarangan, ke sungai atau saluran air, maka aliran bisa tersumbat dan menyebabkan banjir. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif menjaga kebersihan lingkungan," ujarnya kepada Pasundan Ekspres.

Nina juga menyinggung Program "Ngosrek" (Ngolah Sampah Sareng Rame-Rame), program kebersihan yang digagas oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Bin Zein (Om Zein).

Ia berharap program Ngosrek tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diimplementasikan di lingkungan masyarakat.

"Program Ngosrek ini bukan sekadar seremonial, tapi harus menjadi gerakan nyata. Ketika masyarakat ikut terlibat langsung, pengelolaan sampah akan lebih efektif dan berkelanjutan," ucap Nina.

Sementara itu, Lurah Nagri Tengah, Engkun Kuntadi, mengimbau masyarakat agar tertib dalam membuang sampah sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Purwakarta.

"Kami mengingatkan warga agar membuang sampah mulai pukul 08.00 malam hingga 06.00 pagi, sebelum armada pengangkut datang. Ketertiban waktu pembuangan ini penting agar lingkungan tetap bersih dan tidak menimbulkan bau tidak sedap," kata Engkun.

Ia berharap sosialisasi ini meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan mengelola sampah dapat semakin meningkat.

"Dengan begitu, lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas banjir dapat terwujud secara berkelanjutan di seluruh wilayah Purwakarta," ujar Engkun.(add/sep)

Berita Terbaru

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Nasional5 jam lalu
Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Nasional5 jam lalu
MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

Nasional5 jam lalu
Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Headline5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Subang7 jam lalu
Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Bandung Barat7 jam lalu
Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Subang7 jam lalu
Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Lifestyle8 jam lalu
7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle9 jam lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle9 jam lalu